UNDIKSHAUNDIKSHA

Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education Journal

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi hak asasi manusia bagi kaum minoritas yang berdasarkan pada sila ke 5. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka untuk menganalisis dan memahami implementasi hak Asasi Manusia (HAM) bagi kaum minoritas di Indonesia, dengan fokus pada perspektif sila kelima Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hak asasi manusia bagi kaum minoritas terkait dengan sila ke 5 dalam pancasila yaitu a) setiap warga negara bebas memiliki hak milik perorangan; b) hak setiap warga negara dalam mendapatkan hak jaminan sosial; c) setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan hingga fasilitas kesehatan yang sama rata dengan warga negara lainnya. Implikasi dari penelitian ini adalah dengan adanya Pancasila sebagai pegangan seluruh rakyat Indonesia maka diyakini bahwa Hak Asasi Manusia akan selalu dijunjung tinggi oleh seluruh warga Negara. Semakin banyak orang yang mengimplementasikan nilai – nilai yang terkandung didalam pancasila, maka semakin banyak pula orang yang menghargai individu tanpa memandang ras, suku, budaya, agama.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa hak asasi manusia didapatkan oleh setiap manusia sejak lahir dan tidak dapat dicabut.Prinsip HAM dilandasi oleh nilai-nilai Pancasila, yang menjamin keadilan sosial dan kesetaraan bagi seluruh warga negara.Implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kelima, sangat penting untuk menjunjung tinggi HAM dan menciptakan masyarakat yang adil dan inklusif.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas implementasi kebijakan publik dalam melindungi hak-hak kaum minoritas di berbagai daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan agama yang spesifik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran lembaga-lembaga negara, seperti Komnas HAM dan kepolisian, dalam menangani kasus-kasus diskriminasi dan pelanggaran HAM terhadap kaum minoritas, serta mengidentifikasi kendala dan solusi untuk meningkatkan kinerja mereka. Ketiga, penting untuk dilakukan studi komparatif dengan negara-negara lain yang memiliki keberagaman etnis dan agama yang serupa, untuk mempelajari praktik-praktik terbaik dalam mempromosikan toleransi, inklusi, dan perlindungan hak-hak kaum minoritas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya mewujudkan keadilan sosial dan kesetaraan bagi seluruh warga negara Indonesia, serta memperkuat fondasi negara hukum yang demokratis.

  1. DAMPAK CYBERDEMOCRACY TERHADAP PARTISIPASI PEMILIH PADA MASA KAMPANYE PILPRES 2019 | Ganesha Civic Education... ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/GANCEJ/article/view/4907DAMPAK CYBERDEMOCRACY TERHADAP PARTISIPASI PEMILIH PADA MASA KAMPANYE PILPRES 2019 Ganesha Civic Education ejournal2 undiksha ac index php GANCEJ article view 4907
Read online
File size263.9 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test