UNDIKSHAUNDIKSHA

Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education Journal

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses akulturasi budaya Cap Go Meh pada masyarakat etnis Tionghoa dengan masyarakat Sunda di Kota Bogor dan mengetahui upaya yang dilakukan baik dari pemerintah maupun masyarakat dengan adanya proses dapat hidup bersama sebagai Warga Negara Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Peneliti melakukan pengamatan pada saat perayaan Cap Go Meh Kota Bogor tanggal 08 Februari 2020. Wawancara dilakukan pada informan yaitu masyarakat etnis Tionghoa dan Sunda di kawasan Suryakencana Kota Bogor berjumlah 4 orang, key informant berjumlah 1 orang dan expert yaitu dosen dari Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya Universitas Pakuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: Proses akulturasi budaya selain dalam perayaan Cap Go Meh Kota Bogor dengan tetap menampilkan kesenian dan budaya Tionghoa dan turut menampilkan kesenian dan budaya Sunda pada sisi lain terdapat akulturasi budaya yang ditemukan dalam berbagai bidang kehidupan seperti bidang ekonomi, bahasa, makanan. Upaya pemerintah dan masyarakat dengan saling menghargai dan tidak pandang bulu dalam memberi dukungan untuk meyukseskan Cap Go Meh. Jadi, dengan begitu masyarakat Kota Bogor dapat hidup bersama sebagai Warga Negara Indonesia.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa akulturasi budaya Cap Go Meh telah berlangsung lama di Kota Bogor, tercermin dalam perpaduan tradisi Tionghoa dan Sunda.Proses akulturasi ini tidak hanya terjadi dalam perayaan Cap Go Meh, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan seperti ekonomi, bahasa, dan kuliner.Upaya pemerintah dan masyarakat dalam saling menghargai dan mendukung keberlangsungan perayaan Cap Go Meh menunjukkan komitmen untuk hidup bersama sebagai warga negara Indonesia.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji dampak ekonomi dari perayaan Cap Go Meh terhadap UMKM lokal di kawasan Suryakencana, dengan fokus pada bagaimana perayaan tersebut dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai budaya Tionghoa dan Sunda saling berinteraksi dan membentuk identitas kolektif masyarakat Kota Bogor, khususnya di kawasan Pecinan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan proses akulturasi budaya Cap Go Meh di Kota Bogor dengan perayaan serupa di kota-kota lain di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan tantangan yang serupa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika akulturasi budaya dan kontribusinya terhadap kerukunan sosial dan pembangunan ekonomi di Indonesia.

  1. AKULTURASI BUDAYA MASYARAKAT ETNIS TIONGHOA DENGAN MASYARAKAT SUNDA DI PECINAN SURYAKENCANA KOTA BOGOR... ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/GANCEJ/article/view/4902AKULTURASI BUDAYA MASYARAKAT ETNIS TIONGHOA DENGAN MASYARAKAT SUNDA DI PECINAN SURYAKENCANA KOTA BOGOR ejournal2 undiksha ac index php GANCEJ article view 4902
Read online
File size237.09 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test