IAI TABAHIAI TABAH
Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran IslamAlamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran IslamArtikel ini membahas pentingnya transparansi dalam komunikasi Public Relations melalui studi kasus Jerome Polin, seorang kreator konten Indonesia terkenal yang secara terbuka menolak tawaran pemerintah untuk menjadi “buzzer berbayar senilai Rp150 juta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transparansi berfungsi sebagai praktik komunikasi yang etis sekaligus strategi untuk membangun kepercayaan publik di era digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan dari portal berita daring dan unggahan media sosial Jerome Polin pada periode Agustus hingga Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang transparan dapat meningkatkan kredibilitas pribadi, mendorong dialog publik mengenai isu etika, serta memperkuat literasi media terkait manipulasi opini. Namun, transparansi juga menimbulkan tantangan, seperti munculnya skeptisisme publik terhadap keaslian bukti dan tuduhan mencari popularitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transparansi yang disertai akuntabilitas dan komunikasi dua arah mampu memperkuat kredibilitas serta kepercayaan publik sekaligus melawan praktik komunikasi yang manipulatif. Rekomendasi standar etika dan keterbukaan dalam praktik Public Relations untuk menjaga integritas dan reputasi jangka panjang dalam komunikasi digital.
Penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan transparansi Jerome Polin dalam menolak tawaran menjadi buzzer pemerintah merupakan bentuk etika komunikasi Public Relations yang efektif.Transparansi proaktif ini berhasil membangun kepercayaan publik, memicu diskusi mengenai praktik manipulasi opini, dan meningkatkan literasi media.Temuan ini mengindikasikan bahwa transparansi bukan hanya imperatif etis, tetapi juga strategi komunikasi yang berkelanjutan dan menguntungkan dalam era digital.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif yang melibatkan berbagai influencer dengan latar belakang dan keputusan yang berbeda untuk menguji generalisasi temuan. Kedua, penelitian longitudinal diperlukan untuk melacak dampak jangka panjang dari tindakan transparansi terhadap perilaku influencer lain dan respons publik. Ketiga, eksplorasi mendalam mengenai dinamika kekuasaan dalam hubungan antara pemerintah, influencer, dan publik dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang praktik komunikasi politik di era digital. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan teori dan praktik komunikasi yang etis dan bertanggung jawab, serta memperkuat peran media sosial sebagai ruang publik yang demokratis dan informatif. Dengan memahami kompleksitas interaksi antara berbagai aktor dan faktor yang terlibat, kita dapat merumuskan strategi komunikasi yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk membangun kepercayaan publik dan mempromosikan nilai-nilai demokrasi.
| File size | 364.44 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
IPMAFAIPMAFA Menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap enam informan, penelitian ini menemukan bahwa meskipun tayangan tersebut disadariMenggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap enam informan, penelitian ini menemukan bahwa meskipun tayangan tersebut disadari
IPMAFAIPMAFA Terakhir, penggunaan hidden camera memiliki implikasi hukum dan etika yang harus diperhatikan sesuai dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi ElektronikTerakhir, penggunaan hidden camera memiliki implikasi hukum dan etika yang harus diperhatikan sesuai dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik
STAI YPBWISTAI YPBWI Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan media modul dan tugas tantangan sebagai strategi peningkatan kepercayaan diri siswa melaluiPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan media modul dan tugas tantangan sebagai strategi peningkatan kepercayaan diri siswa melalui
SAINTISPUBSAINTISPUB Teknik komunikasi kepemimpinan mencakup komunikasi antar pribadi (dialog harian dan bimbingan spiritual), komunikasi kelompok (halaqah dan pertemuan siswa),Teknik komunikasi kepemimpinan mencakup komunikasi antar pribadi (dialog harian dan bimbingan spiritual), komunikasi kelompok (halaqah dan pertemuan siswa),
UIMUIM Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa pendidikan agama Islam dalam memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk berkontribusi dalamArtikel ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa pendidikan agama Islam dalam memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk berkontribusi dalam
UNIVEDUNIVED Selanjutnya Direktorat PPG juga menerapkan strategi P. Direktorat PPG telah melakukan publikasi (publications) dengan mengoptimalkan sosial media untukSelanjutnya Direktorat PPG juga menerapkan strategi P. Direktorat PPG telah melakukan publikasi (publications) dengan mengoptimalkan sosial media untuk
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI Tahapan penelitian diselesaikan dengan mengumpulkan sumber pustaka primer dan sekunder. Menurut rumusan penelitian, data dikategorikan dalam penelitianTahapan penelitian diselesaikan dengan mengumpulkan sumber pustaka primer dan sekunder. Menurut rumusan penelitian, data dikategorikan dalam penelitian
UAIUAI Penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan Jawa Pos Online tentang pemuda muslim cenderung umum, dengan frekuensi kata menonjolkan keterlibatan pemerintahPenelitian menunjukkan bahwa pemberitaan Jawa Pos Online tentang pemuda muslim cenderung umum, dengan frekuensi kata menonjolkan keterlibatan pemerintah
Useful /
YPSMYPSM Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari Model Cooperative Tipe STAD Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata PelajaranBerdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari Model Cooperative Tipe STAD Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran
UNIVEDUNIVED Sebelum program KIA, anak-anak berusia 0-17 tahun tidak memiliki kartu identitas yang bisa dibawa sebagai bukti diri. Setelah program KIA, manfaat yangSebelum program KIA, anak-anak berusia 0-17 tahun tidak memiliki kartu identitas yang bisa dibawa sebagai bukti diri. Setelah program KIA, manfaat yang
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI Pendidikan karakter bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk membuat keputusan baik dan buruk serta menginternalisasi nilai-nilai tersebutPendidikan karakter bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk membuat keputusan baik dan buruk serta menginternalisasi nilai-nilai tersebut
HARPRESSIDHARPRESSID Data dikumpulkan melalui observasi, analisis data, dan kuesioner. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknikData dikumpulkan melalui observasi, analisis data, dan kuesioner. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik