JOURNAL UIM MAKASSARJOURNAL UIM MAKASSAR

ASHLITION : Ash-Shahabah English Literature, Linguistics, & EducationASHLITION : Ash-Shahabah English Literature, Linguistics, & Education

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis bahasa kiasan yang digunakan dalam cerita pendek The Bet oleh Anton Chekhov dan juga untuk mengetahui makna bahasa kiasan yang digunakan dalam cerita pendek The Bet oleh Anton Chekov. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Untuk memperoleh data, penelitian dilakukan dengan membaca seluruh cerita pendek The Bet, menganalisis setiap kalimat bahasa kiasan dan makna bahasa kiasan dalam cerita pendek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 jenis bahasa kiasan yang terkandung dalam cerita pendek ini, yaitu majas perbandingan 6 data, personifikasi 2 data, majas perumpamaan 3 data, majas alusi 2 data, majas ironi 3 data, majas metonimia 2 data, majas paralelisme 1 data, majas sinestesia 1 data, majas onomatope 1 data, dan majas simbol 3 data. Dari 10 jenis bahasa kiasan tersebut, majas perbandingan mendominasi. Hasil analisis makna bahasa kiasan dalam cerita pendek ini menunjukkan 7 makna yaitu makna konseptual 5 data, makna konotatif 9 data, makna reflektif 2 data, makna kolokatif tidak ada data, makna sosial 1 data, makna afektif 5 data, dan makna tematik 2 data. Dari 7 makna tersebut, makna konotatif adalah makna yang paling mendominasi.

Berdasarkan hasil analisis data, terdapat beberapa jenis bahasa kiasan dalam cerita pendek The Bet.Penelitian ini menggunakan teori Keraf yang menyebutkan ada 16 jenis bahasa kiasan, tetapi dalam cerita pendek ini hanya ditemukan 10 jenis bahasa kiasan yaitu majas perbandingan terdapat 6 data, personifikasi terdapat 2 data, majas perumpamaan terdapat 3 data, majas alusi terdapat 2 data, majas ironi terdapat 3 data, majas metonimia terdapat 2 data, majas paralelisme terdapat 1 data, majas sinestesia terdapat 1 data, majas onomatope terdapat 1 data, dan majas simbol terdapat 3 data.Analisis menunjukkan 7 jenis makna bahasa kiasan, tetapi dalam cerita pendek ini hanya digunakan 6 yaitu makna konseptual terdapat 5 data, makna konotatif terdapat 9 data, makna reflektif terdapat 2 data, makna kolokatif tidak ada data, makna sosial terdapat 1 data, makna afektif terdapat 5 data, dan makna tematik terdapat 2 data.Secara keseluruhan, penggunaan bahasa kiasan dalam cerita pendek ini dapat menyampaikan makna kalimat dengan indah, dan dapat menambah kosakata baru yang sebelumnya tidak dipahami.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut jenis-jenis bahasa kiasan yang digunakan dalam karya sastra lain, seperti puisi, novel, atau film, untuk memahami penggunaan bahasa kiasan dalam berbagai genre sastra. (2) Meneliti pengaruh penggunaan bahasa kiasan terhadap pemahaman dan interpretasi pembaca, serta bagaimana bahasa kiasan dapat meningkatkan pengalaman membaca dan apresiasi sastra. (3) Mempelajari hubungan antara jenis-jenis bahasa kiasan dengan tema atau pesan yang ingin disampaikan dalam karya sastra, dan bagaimana bahasa kiasan dapat memperkuat atau memperkaya makna cerita.

Read online
File size216.66 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test