FKIP UWGMFKIP UWGM

Script JournalScript Journal

Latar belakang: Penelitian ini menyelidiki efek dari pembelajaran independen berbasis web (WBIL) terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa, dengan self-efficacy (SE) dan self-concept (SC) sebagai variabel mediator, dalam konteks pembelajaran terjemahan di pendidikan tinggi.Metodologi: Desain penelitian kuantitatif digunakan dengan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan dari 55 mahasiswa yang mengambil kursus terkait terjemahan melalui instrumen yang telah divalidasi untuk mengukur WBIL, SE, SC, dan HOTS.Temuan: Temuan menunjukkan bahwa WBIL memiliki efek positif signifikan terhadap self-efficacy dan self-concept. Selain itu, baik SE dan SC memprediksi HOTS secara signifikan, dengan self-efficacy sebagai prediktor yang lebih kuat. Analisis mediasi mengungkapkan bahwa SE dan SC memediasi secara parsial hubungan antara WBIL dan HOTS, menunjukkan bahwa WBIL meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi baik secara langsung maupun tidak langsung melalui mekanisme psikologis. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan memberikan bukti empiris tentang hubungan WBIL-HOTS secara khusus dalam pembelajaran terjemahan, sebuah konteks yang membutuhkan proses kognitif kompleks seperti analisis, evaluasi, dan pengambilan keputusan kreatif. Berbeda dengan studi sebelumnya yang berfokus pada pembelajaran digital umum atau konteks STEM, penelitian ini menekankan peran faktor psikologis dalam membentuk berpikir tingkat tinggi dalam disiplin berbasis bahasa.Kesimpulan: Temuan ini menekankan pentingnya mengintegrasikan otonomi pembelajar dan kesiapan psikologis dalam merancang lingkungan pembelajaran berbasis web yang efektif untuk pendidikan terjemahan.

Penelitian ini menyelidiki peran pembelajaran independen berbasis web (WBIL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) di antara mahasiswa universitas dalam kursus terjemahan, dengan self-efficacy (SE) dan self-concept (SC) sebagai variabel mediator.Temuan menunjukkan bahwa WBIL memiliki efek positif pada kedua SE dan SC, menunjukkan bahwa keterlibatan dalam pembelajaran yang dipacu sendiri, yang dimediasi oleh teknologi, dapat meningkatkan kepercayaan dan persepsi akademik siswa.Selain itu, baik SE dan SC memprediksi HOTS secara signifikan, dengan SE sebagai prediktor yang lebih kuat.Hasil ini menunjukkan bahwa faktor psikologis memainkan peran penting dalam mendukung kinerja kognitif tingkat tinggi.Analisis mediasi lebih lanjut menunjukkan bahwa SE dan SC memediasi secara parsial hubungan antara WBIL dan HOTS, menunjukkan bahwa WBIL berkontribusi pada pengembangan HOTS baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kesiapan psikologis siswa.Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti pentingnya merancang lingkungan pembelajaran berbasis web yang mendukung pengembangan kepercayaan dan persepsi diri siswa, yang pada gilirannya dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi mereka.

Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih terstruktur untuk meningkatkan self-efficacy dan self-concept dalam lingkungan pembelajaran independen berbasis web. Penelitian ini menunjukkan bahwa WBIL dapat meningkatkan kepercayaan dan persepsi akademik siswa, tetapi efeknya dapat ditingkatkan dengan memberikan umpan balik terstruktur, kesempatan untuk refleksi, dan tugas-tugas yang menantang secara progresif. Studi lanjutan dapat mengeksplorasi strategi spesifik yang dapat diterapkan dalam WBIL untuk mendukung pengembangan self-efficacy dan self-concept.. . 2. Memerhatikan faktor-faktor psikologis dalam desain pembelajaran berbasis web untuk disiplin-disiplin berbasis bahasa. Penelitian ini menekankan peran penting self-efficacy dan self-concept dalam mendukung kinerja kognitif tingkat tinggi dalam pembelajaran terjemahan. Studi lanjutan dapat menyelidiki lebih lanjut bagaimana faktor-faktor psikologis ini dapat diintegrasikan dalam desain pembelajaran berbasis web untuk disiplin-disiplin berbasis bahasa lainnya, seperti sastra atau linguistik.. . 3. Mengeksplorasi pengaruh variabel-variabel lain yang dapat memediasi hubungan antara WBIL dan HOTS. Penelitian ini menemukan bahwa SE dan SC memediasi secara parsial hubungan antara WBIL dan HOTS, tetapi mungkin ada variabel-variabel lain yang juga berperan. Studi lanjutan dapat menyelidiki variabel-variabel seperti motivasi, minat, atau kemampuan digital siswa, dan bagaimana variabel-variabel ini dapat memengaruhi efek WBIL pada HOTS.

  1. Script Journal. ver empowering hots web based independent learning mediating effects self efficacy concept... doi.org/10.24903/sj.v11i1.2322Script Journal ver empowering hots web based independent learning mediating effects self efficacy concept doi 10 24903 sj v11i1 2322
  2. Using e-learning for translation subjects in Algerian universities: The reality of distance education... doi.org/10.18844/gjflt.v14i2.8969Using e learning for translation subjects in Algerian universities The reality of distance education doi 10 18844 gjflt v14i2 8969
  3. ANALISIS HIGHT ORDER THINKING SKILL BERDASARKAN SELF CONFIDENCE DAN SELF EFFICACY (STUDI PADA MAHASISWA... journal.unuha.ac.id/index.php/utility/article/view/2781ANALISIS HIGHT ORDER THINKING SKILL BERDASARKAN SELF CONFIDENCE DAN SELF EFFICACY STUDI PADA MAHASISWA journal unuha ac index php utility article view 2781
  4. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0022-0663.93.1.55APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0022 0663 93 1 55
Read online
File size466.16 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test