UKMCUKMC

Journal of Life Span DevelopmentJournal of Life Span Development

Individu dengan lanjut usia yang tinggal di panti sosial menghadapi tantangan penyesuaian diri akibat perubahan status, kesehatan yang semakin menurun dan keterbatasan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi terapi eksistensial humanistik dalam mengatasi masalah penyesuaian diri pada lansia di panti sosial. Penelitian menggunakan desain studi kasus pada lansia perempuan berusia 67 tahun, warga binaan panti sosial XY yang mengalami masalah penyesuaian diri setelah stroke kedua dengan simtom menarik diri, kehilangan semangat dan sulit tidur. Intervensi dilakukan lima sesi dengan pendekatan terapi eksistensial humanistik berfokus pada kesadaran diri, makna hidup dan pengembangan hubungan sosial. Intervensi menunjukkan perubahan positif pada seluruh target perilaku. Subjek mampu bersosialisasi pada sesi ke tiga, tidak menunjukkan afek sedih di sesi ke empat dan bisa tidur nyenyak di sesi ke lima. Subjek telah berhasil menemukan makna hidup melalui kegiatan mengajarkan memasak pada para lanjut usia lainnya. Terapi eksistensial humanistik direkomendasikan sebagai intervensi untuk mengatasi masalah penyesuaian diri lanjut usia di panti sosial, dengan dukungan berkelanjutan dari petugas panti.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi eksistensial humanistik efektif dalam mengatasi masalah penyesuaian diri pada lansia di Panti Sosial Harapan Kita Palembang.Intervensi selama 5 sesi berhasil mengubah perilaku subjek dari menarik diri, murung, tidak bersemangat, dan sulit tidur menjadi lebih mampu bersosialisasi, ceria, bersemangat, dan dapat tidur nyenyak.Keberhasilan intervensi ini dicapai melalui fasilitasi penemuan makna hidup, penguatan kesadaran diri dan determinasi diri, serta pengembangan hubungan sosial yang bermakna.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas terapi eksistensial humanistik pada lansia dengan berbagai latar belakang budaya dan tingkat keparahan masalah penyesuaian diri. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana faktor-faktor lingkungan panti sosial, seperti kualitas interaksi sosial antar lansia dan dukungan dari petugas, dapat memoderasi efektivitas intervensi. Penelitian di masa depan juga dapat menyelidiki penggunaan teknologi, seperti aplikasi seluler atau platform daring, untuk menyediakan dukungan psikologis yang berkelanjutan bagi lansia di panti sosial, terutama dalam mengatasi perasaan kesepian dan isolasi. Terakhir, studi komparatif yang membandingkan efektivitas terapi eksistensial humanistik dengan pendekatan terapi lain, seperti terapi perilaku kognitif atau terapi kelompok, dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang pilihan intervensi yang paling sesuai untuk lansia dengan masalah penyesuaian diri.

  1. INTEGRASI PELAYANAN SOSIAL UNTUK MEMBANTU PENYESUAIAN DIRI LANJUT USIA (STUDI KASUS DI BALAI PERLINDUNGAN... doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v22i2.19789INTEGRASI PELAYANAN SOSIAL UNTUK MEMBANTU PENYESUAIAN DIRI LANJUT USIA STUDI KASUS DI BALAI PERLINDUNGAN doi 10 24198 sosiohumaniora v22i2 19789
  2. Permasalahan Yang Dialami Lansia Dalam Menyesuaikan Diri Terhadap Penguasaan Tugas-Tugas Perkembangannya... journal.iaincurup.ac.id/index.php/JBK/article/view/462Permasalahan Yang Dialami Lansia Dalam Menyesuaikan Diri Terhadap Penguasaan Tugas Tugas Perkembangannya journal iaincurup ac index php JBK article view 462
  3. Terapi Kelompok Terapeutik Lansia Efektif Meningkatkan Kemampuan Adaptasi dan Perkembangan Integritas... doi.org/10.33024/mnj.v5i11.12095Terapi Kelompok Terapeutik Lansia Efektif Meningkatkan Kemampuan Adaptasi dan Perkembangan Integritas doi 10 33024 mnj v5i11 12095
Read online
File size321.36 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test