UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Latar Belakang: Kesepian pada lansia dapat terjadi karena kematian pasangan, kemunduran fisik atau keterbatasan kemampuan sosial serta minimnya dukungan dari keluarga atau orang terdekat. Kesepian lansia akan berdampak pada kondisi emosional, kemampuan mekanisme koping atau penerimaan dan pada akhirnya akan berdampak pada kualitas hidup lansia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu pada bulan November 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah 68 responden. Dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Untuk mengetahui hubungan antara tingkat kesepian dengan kualitas hidup, analisis data yang digunakan adalah uji Spearman rhos. Hasil: Dari 68 responden didapatkan lansia dengan tingkat kesepian tinggi dan kualitas hidup buruk sebanyak 57 orang (93,4%). Hasil uji statistik Spearman rhos diperoleh nilai p=0,00 (p<0,05), sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Simpulan: Terdapat Tahun 2021.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu tahun 2021 dengan jumlah 68 responden, peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut.Distribusi frekuensi tingkat kesepian tinggi di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu sebesar 83,8%.Distribusi frekuensi kualitas hidup buruk di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu sebesar 89,7%.Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kesepian dengan kualitas hidup pada lansia di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu dengan nilai p value sebesar 0,00.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kesepian dengan kualitas hidup pada lansia. Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesepian dan kualitas hidup pada lansia, serta intervensi yang dapat dilakukan untuk mengurangi kesepian dan meningkatkan kualitas hidup. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak kesepian pada aspek-aspek lain dalam kehidupan lansia, seperti kesehatan fisik dan mental, serta hubungan sosial mereka. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dan mengatasi masalah kesepian pada lansia.

Read online
File size1012.87 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test