ISTAZISTAZ

PUDAK: Local Wisdom Community JournalPUDAK: Local Wisdom Community Journal

Pendidikan anak usia dini merupakan tahap awal yang sangat penting dalam membentuk pengetahuan, sikap, serta keterampilan. Salah satu cara untuk menanamkan pemahaman budaya lokal sejak dini adalah dengan mengenalkan makanan tradisional. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan memperkenalkan Pudak, makanan khas Gresik, kepada siswa RA Raden Paku Kedamean sebagai sarana menambah wawasan sekaligus melestarikan budaya. Metode yang digunakan yaitu pembelajaran tematik melalui kegiatan bercerita, pengamatan langsung, dan praktik sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak lebih memahami ciri khas makanan lokal, mengetahui bahan dasar pudak, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya daerah. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pengenalan makanan tradisional dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dan sarana pelestarian budaya untuk generasi muda.

Pengenalan makanan tradisional Pudak khas Gresik di RA Raden Paku memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pengetahuan anak usia dini.Anak tidak hanya memperoleh wawasan tentang bentuk, bahan, dan proses pembuatan Pudak, tetapi juga belajar nilai-nilai budaya, sejarah, dan kearifan lokal.Kegiatan ini terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran berbasis pengalaman sekaligus upaya pelestarian budaya di tengah arus globalisasi.

Pertama, perlu diteliti efektivitas pendekatan bermain peran dalam memperkenalkan makanan tradisional seperti Pudak kepada anak usia dini, untuk melihat apakah metode ini lebih meningkatkan daya ingat dan pemahaman budaya dibandingkan metode bercerita dan observasi. Kedua, penting untuk mengkaji dampak jangka panjang dari kegiatan pengenalan makanan tradisional terhadap sikap anak terhadap budaya lokal, misalnya dengan menelusuri apakah anak tetap mempertahankan rasa bangga dan kepedulian terhadap kuliner daerah setelah beberapa tahun. Ketiga, perlu dikembangkan model pembelajaran tematik berbasis kuliner lokal yang terintegrasi dalam kurikulum harian PAUD, untuk mengevaluasi keterlaksanaan, keterlibatan anak, dan peningkatan kompetensi guru dalam menyampaikan materi budaya secara konsisten dan menyenangkan.

Read online
File size97.9 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test