PNLPNL

Jurnal VokasiJurnal Vokasi

Fasilitas sarana dan prasarana perlu tersedia secara lengkap di Taman Kanak-kanak (TK) dan RaudhatulAthfal (RA) agar penyelenggaraan pelayanan pendidikan dapat berjalan dengan baik sehingga pertumbuhan dan perkembangan kepribadian anak dapat tercapai secara baik dan benar. Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah masih minimnya sarana dan prasarana penunjang pembelajaran, seperti sarana bermain dan alat peraga/permainan edukatif; pengetahuan dan keterampilan guru edukatif masih rendah dalam merancang dan membuat; kemampuan guru dalam memahami bakat dan potensi anak masih terbatas; kompetensi guru yang mengajar di TK/RA masih rendah, karena rata-rata guru tersebut bukan lulusan PGTK/PG-PAUD; serta minimnya alat peraga/permainan edukatif berbasis nilai-nilai Islam. Untuk mengatasi permasalahan mitra tersebut, solusi yang ditawarkan adalah: (1) membantu guru dalam mengenali dan memahami berbagai bakat dan potensi yang dimiliki anak melalui model bermain creative art play, sehingga anak berkembang secara holistik dari segi akademik, sosial, emosional, dan spiritual melalui pelatihan dalam bentuk workshop dan pendampingan; (2) membantu guru dalam merancang dan membuat alat peraga/permainan edukatif (APE) berbasis nilai-nilai Islam yang akan digunakan dalam pembelajaran di kelas, sehingga dapat meningkatkan kemampuan profesionalisme guru. Kegiatan yang telah dilaksanakan adalah dengan memberikan pelatihan bagi guru TK/RA. Hasil yang diperoleh adalah meningkatnya pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan guru TK/RA sehingga mampu membuat alat peraga edukatif berbasis nilai-nilai Islam, serta terlaksananya kegiatan belajar mengajar yang menjunjung nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur budaya dalam membentuk anak didik yang bertaqwa kepada Allah swt.

Pelaksanaan pelatihan yang dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan IGTKI Kota Lhokseumawe telah berhasil meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan guru TK/RA sehingga mampu membuat alat peraga edukatif berbasis nilai-nilai Islam.Pelatihan dan pendampingan ini menunjukkan bahwa peserta pelatihan memiliki komitmen yang tinggi untuk mengenalkan nilai-nilai Islam kepada anak sejak dini.Dengan demikian, program kemitraan masyarakat ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini yang berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penggunaan alat peraga edukatif berbasis nilai-nilai Islam terhadap perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik anak TK/RA. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan guru yang lebih inovatif dan berkelanjutan, dengan melibatkan partisipasi aktif dari guru dan masyarakat sekitar. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak penggunaan alat peraga edukatif buatan sendiri terhadap kreativitas dan kemampuan problem solving anak, serta bagaimana hal ini dapat diintegrasikan dalam kurikulum pembelajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai agama dan budaya sejak dini, serta mengembangkan potensi anak secara optimal.

Read online
File size285.58 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test