STAI MASSTAI MAS
JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi KeislamanJIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi KeislamanSeiring dengan semakin majunya teknologi pada dewasa ini, seorang pemimpin dituntut harus mampu mengikuti perkembangan. Hal tersebut diperlukan dalam rangka mengantisipasi kegagalan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang selanjutnya memicu masyarakat untuk menyampaikan ketidakpuasannya. Salah satu pilihan untuk menyelesaikan masalah kompleks tersebut adalah dengan menggunakan pendekatan kepemimpinan transformasi. Pemimpin transformasional akan mampu mengelola secara optimal sumber daya organisasi dalam rangka mencapai tujuan yang bermakna sesuai dengan target yang telah ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional sebagai salah satu model kepemimpinan yang lahir atas ketidakpuasan/krisis kepercayaan terhadap model kepemimpinan yang ada dengan memotivasi pengikut tentang minat-minat pribadi yang melibatkan nilai-nilai pendidikan yang relevan dalam proses pertukaran dan tidak langsung menyentuh substansi perubahan yang dikehendaki. terdiri atas idealized influence (pengaruh ideal), inspirational motivation (motivasi inspirasi), intellectual stimulation (stimulasi intelektual), dan individualized consideration (konsiderasi/pertimbangan individu). Komponen kepemimpinan yang dimiliki atau ditampilkan oleh pemimpin akan dapat dikategorikan kepemimpinan transformasional hendaknya memiliki karisma tinggi, membuat visi yang jelas, mengelola penyampaian visi, memotivasi tim, pertimbangan individu, kreatif dan inovatif, membangun budaya belajar di dalam organisasi, pembangkit intelektual. Kepemimpinan Transformasional dalam Revolusi Industri 4.0, pada lembaga pendidikan hendaknya mengembangkan Self-directed, Multi-sources, and Life-long learning, ICT base, memotivasi, dan responsif terhadap perubahan, adaptif, memiliki growth mindset, kemampuan dalam memanajemen SDM bawahannya, mampu meningkatkan kemampuan dan mengembangkan SDM anggota timnya dengan baik menerima, mendorong, dan memotivasi tim untuk memberikan feedback terhadap kepemimpinannya demi kemajuan bersama.
Kepemimpinan transformasional lahir dari krisis kepercayaan terhadap model kepemimpinan existing dengan memotivasi pengikut melalui nilai-nilai pendidikan yang relevan.Karakteristiknya mencakup pengaruh ideal, motivasi inspirasi, stimulasi intelektual, dan pertimbangan individu, yang ditunjukkan melalui karisma tinggi, visi jelas, dan pembangunan budaya belajar.0, kompetensi ini diperluas dengan pengembangan pembelajaran mandiri, multi-sumber, sepanjang hayat berbasis ICT, serta responsivitas terhadap perubahan dan umpan balik konstruktif dari tim.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana pengaruh penerapan , khususnya dalam aspek stimulasi intelektual dan pertimbangan individual, terhadap kesiapan serta motivasi tenaga pendidik dalam menghadapi transformasi digital dan pembelajaran berbasis teknologi informasi di berbagai jenjang sekolah atau madrasah. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif yang menguji efektivitas model kepemimpinan transformasional secara komprehensif dibandingkan dengan model transaksional dalam meningkatkan kinerja organisasi pendidikan yang sedang menghadapi tantangan disruptive technology di era Revolusi Industri 4.0. Lebih lanjut, penelitian juga dapat mengembangkan desain program pelatihan atau intervensi spesifik yang fokus pada pembentukan karisma, visi bersama, dan budaya belajar bagi para kepala sekolah yang berada di daerah dengan keterbatasan infrastruktur teknologi dan sumber daya manusia yang belum merata. Ketiga arah studi ini sangat penting untuk menguji teori kepemimpinan yang selama ini berbasis kajian pustaka menjadi bukti nyata dalam praktik lapangan, sekaligus mencari solusi konkret bagi berbagai tantangan implementasi kepemimpinan adaptif di konteks pendidikan yang beragam. Dengan demikian, penelitian mendatang tidak hanya menguji konsep secara teoretis, tetapi juga memberikan rekomendasi aplikatif yang dapat langsung diimplementasikan untuk memperkuat kapasitas pemimpin pendidikan dalam mengelola perubahan yang cepat dan kompleks.
| File size | 292.56 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKKENDALSTIKKENDAL Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut berhasil meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital,Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut berhasil meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital,
RCF INDONESIARCF INDONESIA Sebagian besar artikel yang ditemukan dipublikasikan di jurnal bereputasi internasional pada Q1 dan Q2, menegaskan pentingnya topik ini dalam diskursusSebagian besar artikel yang ditemukan dipublikasikan di jurnal bereputasi internasional pada Q1 dan Q2, menegaskan pentingnya topik ini dalam diskursus
STIKKENDALSTIKKENDAL Program ini dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan bimbingan belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, sertaProgram ini dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan bimbingan belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, serta
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Keterampilan tersebut sangat mungkin untuk diberdayakan secara sengaja melalui proses pendidikan. Upaya mengembangkan hardskill dan softskill pada pesertaKeterampilan tersebut sangat mungkin untuk diberdayakan secara sengaja melalui proses pendidikan. Upaya mengembangkan hardskill dan softskill pada peserta
EDUPARTNEREDUPARTNER Studi ini mencakup berbagai elemen pemasaran digital, termasuk pembuatan situs web yang responsif dan dioptimalkan mesin pencari, penggunaan media sosialStudi ini mencakup berbagai elemen pemasaran digital, termasuk pembuatan situs web yang responsif dan dioptimalkan mesin pencari, penggunaan media sosial
UNSURUNSUR Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum Situs Cagar Budaya di Indonesia belum optimal, terkendala oleh faktor internal dan eksternal yangHasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum Situs Cagar Budaya di Indonesia belum optimal, terkendala oleh faktor internal dan eksternal yang
UnnasUnnas Artikel ini merupakan studi literatur yang membahas tantangan dan masalah yang timbul dalam otonomi daerah di era revolusi industri 4. 0, serta bagaimanaArtikel ini merupakan studi literatur yang membahas tantangan dan masalah yang timbul dalam otonomi daerah di era revolusi industri 4. 0, serta bagaimana
UNIPMAUNIPMA Trianggulasi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah trianggulasi metode dan trianggulasi teori. Hasil temuan penelitian menyatakan bahwa masalahTrianggulasi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah trianggulasi metode dan trianggulasi teori. Hasil temuan penelitian menyatakan bahwa masalah
Useful /
RCF INDONESIARCF INDONESIA Gabungan dari beragam penelitian menegaskan bahwa pengembangan karyawan, SWP, dan TM secara bersama-sama memberikan efek positif terhadap produktivitas,Gabungan dari beragam penelitian menegaskan bahwa pengembangan karyawan, SWP, dan TM secara bersama-sama memberikan efek positif terhadap produktivitas,
RCF INDONESIARCF INDONESIA Selain itu, pemanfaatan algoritma pembentukan tim dan platform kolaboratif daring terbukti meningkatkan koordinasi serta efektivitas kerja tim mahasiswa.Selain itu, pemanfaatan algoritma pembentukan tim dan platform kolaboratif daring terbukti meningkatkan koordinasi serta efektivitas kerja tim mahasiswa.
RCF INDONESIARCF INDONESIA Komunikasi yang jelas dan profesional terbukti menjadi elemen penghubung antara perumusan kebijakan dengan pelaksanaan di lapangan, sehingga tujuan organisasiKomunikasi yang jelas dan profesional terbukti menjadi elemen penghubung antara perumusan kebijakan dengan pelaksanaan di lapangan, sehingga tujuan organisasi
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang melibatkan siklus perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yangMetode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang melibatkan siklus perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang