POLIBATAMPOLIBATAM

JOURNAL OF APPLIED MULTIMEDIA AND NETWORKINGJOURNAL OF APPLIED MULTIMEDIA AND NETWORKING

Kekerasan terhadap anak merupakan isu serius yang masih sering terjadi di lingkungan sekitar. Sayangnya, media edukatif visual yang secara efektif mengajarkan anak untuk mengenali tanda-tanda bahaya atau situasi yang tidak aman masih terbatas. Anak-anak membutuhkan media pembelajaran yang menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan perkembangan usia mereka. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada perancangan dan pembuatan aset animasi dua dimensi untuk permainan edukatif berjudul “Safe Space sebagai media edukasi pencegahan kekerasan terhadap anak. Penelitian ini menggunakan metode penciptaan produk, dengan menitikberatkan pada proses perancangan visual dan produksi animasi 2D yang mendukung konten permainan. Tahapan dalam metode ini meliputi observasi, perumusan konsep, desain karakter dan lingkungan, hingga proses animasi. Metode ini terdiri dari tahap pra produksi, produksi, dan pasca produksi, dimana tahap pasca produksi melakukan brainstorming Bersama klien, produksi membuat aset 2D vektor dan penganimasian dengan teknik cutout animation, serta pasca produksi tahap rendering yang siap digunakan untuk permainan. Hasil akhir dari penelitian ini berupa gerakan animasi idle, jump, run, walk, slide, dan fall yang dirender image sequence untuk digunakan sebagai aset permainan edukatif “Safe Space yang dibuat menggunakan teknik cut-out dengan bantuan perangkat lunak Adobe Illustrator dan Adobe After Effects. Animasi ini diharapkan mampu menjadi media edukasi yang interaktif dan informatif bagi anak-anak dalam memahami tindakan preventif terhadap kekerasan.

Penelitian ini berhasil merancang dan menghasilkan aset vektor dan animasi 2D untuk permainan edukatif berjudul “Safe Space.Proses pembuatan dilakukan dengan metode penciptaan produk yang mencakup tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi dengan memanfaatkan teknik cutout animation pada animasi karakter.Aset yang dihasilkan ini membuat permainan menjadi media edukatif, interaktif, serta membantu anak-anak memahami tindakan yang harus dilakukan ketika dalam bahaya sebagai perlindungan diri.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas animasi “Safe Space dalam meningkatkan pemahaman anak tentang pencegahan kekerasan, dengan melibatkan pengukuran perilaku dan respons emosional anak. Kedua, pengembangan permainan ini dapat diperluas dengan menambahkan fitur interaktif yang lebih kompleks, seperti simulasi situasi berbahaya dan pilihan respons yang berbeda, untuk melatih kemampuan anak dalam mengambil keputusan yang tepat. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih imersif dan menarik bagi anak-anak, sehingga pesan edukasi tentang pencegahan kekerasan dapat tersampaikan dengan lebih efektif dan berkesan.

  1. Perancangan Film Pendek Animasi AAA Walk Cycle Menggunakan Prinsip Dasar Animasi | Adiwijaya | Cipta.... doi.org/10.30998/cipta.v2i1.2017Perancangan Film Pendek Animasi AAA Walk Cycle Menggunakan Prinsip Dasar Animasi Adiwijaya Cipta doi 10 30998 cipta v2i1 2017
  2. Evaluasi Program Puspaga Dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Anak Di DP3APPKB Surabaya : (Studi Kasus Layanan... journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/jass/article/view/878Evaluasi Program Puspaga Dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Anak Di DP3APPKB Surabaya Studi Kasus Layanan journal stiayappimakassar ac index php jass article view 878
  3. Dampak Kekerasan Pada Anak | JURNAL PSIKOLOGI MANDALA. kekerasan anak jurnal psikologi mandala main navigation... doi.org/10.36002/jpm.v6i1.1833Dampak Kekerasan Pada Anak JURNAL PSIKOLOGI MANDALA kekerasan anak jurnal psikologi mandala main navigation doi 10 36002 jpm v6i1 1833
Read online
File size1.03 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test