UPSUPS

Cakrawala: Jurnal PendidikanCakrawala: Jurnal Pendidikan

Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh model Retelling Story yang digunakan dalam kemampuan menyimak siswa kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta. Jenis penelitian kuantitatif yang digunakan yaitu Quasi Eksperiment. Populasi penelitian terdiri dari 321 siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian. Kelas eksperimen adalah kelas VII-E dan kelas kontrol adalah kelas VII-F. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes. Hasil uji validitas menggunakan AIKENs V dan uji validasi menggunakan product moment menghasilkan data yang valid. Uji reabilitas menggunakan Cronbachs Alpha menghasilkan data yang reliabel karena CA = 0,617 > 0,6. Selanjutnya, analisis data dengan Liliefors menghasilkan data yang berdistribusi normal karena Lhitung < Ltabel. Uji homogenitas Levene Statistic menunjukkan hasil yang homogen. Uji hipotesis menggunakan rumus One Way Anova menghasilkan 0,000 < 0,05. Dari hasil yang diperoleh menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil data keterampilan menyimak kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Penelitian ini menunjukkan adanya dampak yang signifikan terhadap kemampuan menyimak siswa menggunakan model Retelling Story.Model Retelling Story yang diterapkan dalam penelitian ini memperlihatkan adanya peningkatan yang lebih besar dari kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol.Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari model pembelajaran Retelling Story terhadap kemampuan menyimak siswa kelas VII SMP Negeri 150 Jakarta.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model Retelling Story dengan model pembelajaran menyimak lainnya, seperti model SQ3R atau model Think-Pair-Share, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan kemampuan menyimak siswa. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan berbagai tingkatan kelas dan konteks sekolah yang berbeda untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model Retelling Story, seperti karakteristik guru, motivasi siswa, dan dukungan lingkungan sekolah, guna memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi praktisi pendidikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pembelajaran menyimak yang efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era modern.

  1. Peningkatan Kemampuan Menyimak Cerita Rakyat Pada Siswa Kelas V MI Ghozaliyah Melalui Media Audio | PROSIDING... doi.org/10.55606/mateandrau.v1i2.106Peningkatan Kemampuan Menyimak Cerita Rakyat Pada Siswa Kelas V MI Ghozaliyah Melalui Media Audio PROSIDING doi 10 55606 mateandrau v1i2 106
  2. Pengaruh Media Sosial Dalam Meningkatkan Brand Awareness “Somethinc”... doi.org/10.31294/jkom.v13i2.13261Pengaruh Media Sosial Dalam Meningkatkan Brand Awareness yCeSomethincyCAy doi 10 31294 jkom v13i2 13261
  3. Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar | Wahyuningsih... doi.org/10.33087/jiubj.v24i1.4284Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Wahyuningsih doi 10 33087 jiubj v24i1 4284
Read online
File size887.87 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test