UNIVMEDUNIVMED

Universa MedicinaUniversa Medicina

Latar belakang: Rawat inap dapat mengganggu kehidupan anak dan menimbulkan rasa cemas, takut, atau nyeri. Bermain merupakan bagian penting dalam kehidupan anak. Penting bagi perawat untuk memberikan asuhan yang holistik dan berkualitas, termasuk melalui permainan terapeutik, yang membantu pemulihan anak dengan relaksasi secara fisik dan emosional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan perawat anak mengenai permainan terapeutik serta hubungannya dengan usia, tingkat pendidikan, status pernikahan, dan masa kerja. Metode: Penelitian potong lintang ini dilakukan terhadap 126 perawat yang bekerja di bagian anak di rumah sakit pendidikan dan penelitian. Data dikumpulkan menggunakan Formulir Informasi Perawat dan Kuesioner untuk Menentukan Tingkat Pengetahuan Permainan Terapeutik. Analisis data menggunakan uji statistik deskriptif dan uji nonparametrik. Signifikansi statistik ditetapkan pada p<0,05. Hasil: Dalam penelitian ini, 88,1% perawat menyatakan belum pernah mendapatkan pelatihan permainan terapeutik, dan 79,4% menyatakan ingin mendapatkannya. Tingkat pengetahuan perawat tentang permainan terapeutik menurun seiring usia dan meningkat seiring tingkat pendidikan (p<0,05).

Tingkat pengetahuan perawat yang berpartisipasi dalam penelitian mengenai permainan terapeutik berada di atas rata-rata, tetapi rendah dalam hal integrasi permainan terapeutik ke dalam asuhan.Pengetahuan perawat tentang permainan terapeutik menurun seiring bertambahnya usia dan meningkat seiring tingkat pendidikan.Pelatihan dalam permainan terapeutik meningkatkan pengetahuan perawat, sehingga disarankan agar pelatihan ini diberikan secara berkala.

Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengembangkan modul pelatihan permainan terapeutik yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak dan diterapkan dalam pendidikan perawat tingkat dasar maupun pelatihan di tempat kerja, agar pengetahuan dapat diperoleh sejak dini dan konsisten. Kedua, perlu studi untuk mengevaluasi seberapa efektif pelatihan tersebut dalam perubahan perilaku perawat di lapangan, termasuk sejauh mana permainan terapeutik benar-benar diintegrasikan ke dalam asuhan sehari-hari, bukan hanya diketahui secara teoritis. Ketiga, penting untuk meneliti pengaruh perbedaan usia perawat terhadap penerimaan dan penerapan permainan terapeutik, termasuk faktor-faktor seperti beban kerja, motivasi belajar, atau kepercayaan terhadap metode bermain, agar intervensi pelatihan dapat disesuaikan secara personal dan lebih efektif. Penelitian-penelitian ini akan membantu memastikan bahwa manfaat permainan terapeutik tidak hanya diketahui, tetapi benar-benar terwujud dalam praktik keperawatan anak secara luas dan berkelanjutan.

  1. Percepção das crianças acerca da punção venosa por meio do brinquedo... doi.org/10.37689/acta-ape/2020AO0296Percepyyo das crianyas acerca da punyyo venosa por meio do brinquedo doi 10 37689 acta ape 2020AO0296
  2. The Effect of Preoperative Training and Therapeutic Play on Children’s Anxiety, Fear, and Pain... doi.org/10.1097/JPS.0000000000000060The Effect of Preoperative Training and Therapeutic Play on ChildrenAos Anxiety Fear and Pain doi 10 1097 JPS 0000000000000060
  3. The impact of a creative play intervention on satisfaction with nursing care: A mixed‐methods... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jspn.12169The impact of a creative play intervention on satisfaction with nursing care A mixedyAAAamethods onlinelibrary wiley doi 10 1111 jspn 12169
  4. kuhead.org. kuhead domains seo re getting things ready loading experience won take long doi.org/10.5222/HEAD.2019.288kuhead kuhead domains seo re getting things ready loading experience won take long doi 10 5222 HEAD 2019 288
Read online
File size645.48 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test