UMDUMD
Jurnal Ilmiah CakrawartiJurnal Ilmiah CakrawartiSetiap instansi baik pemerintah, perusahaan, ataupun lembaga lainnya pasti mempunyai Humas dan Protokol. Humas dan Protokol mempunyai tugas dan fungsi untuk bertanggung jawab dan mempertahankan citra positif yang telah ada pada suatu instansi atau perusahaan serta mencitrakan lebih baik kembali dimana tempat instansi atau perusahaan itu berada, berperan menyampaikan suatu kebijakan atau semua informasi yang dilaksanakan oleh instansi atau suatu perusahaan. Dari latar belakang di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimanakah Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Bagian Humas dan Protokol dalam Menjaga Citra Kepala Daerah (Studi Pada Bagian Humas dan Protokol Sekretariat daerah Kabupaten Jembrana). Data dalam penelitian ini adalah data sekunder kualitatif. Populasi diambil dari pegawai pada Bagian Humas dan Protokol Sekretariat daerah Kabupaten Jembrana yang berjumlah 35, metode sampel yang digunakan adalah metode sensus. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas pelaksanaan tupoksi bagian Humas dan Protokol dalam menjaga citra kepala daerah pada Setda Kabupaten Jembrana telah berjalan dengan baik yang dilihat dari indikator: Penerimaan tamu/audensi (dalam dan luar negeri) terlaksana sesuai dengan standar yang ditentukan. Kunjungan tamu (dalam dan luar negeri) dilaksanakan sesuai dengan pedoman yang berlaku. Perjalanan ke daerah/luar negeri dilaksankan sesuai dengan pedoman yang ditentukan. Pengaturan rapat sidang yang dilaksanakan dengan baik. Penyelenggaraan resepsi/jamuan makan yang sudah dilaksanakan dengan baik. Penyelenggaraan upacara-upacara kenegaraan sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Dengan terlaksananya tugas dan fungsi bagian Humas dan Protokol maka citra kepala daerah dapat terjaga dengan baik, yang dilihat dari indikator: Personality Kepala daerah meningkat dengan terlaksananya kegiatan humas dan protokol dengan baik. Reputation Kabupaten Jembrana meningkat terlaksananya kegiatan humas dan protokol dengan baik. Value atau nilai Kabupaten Jembrana yang meningkat dengan terlaksananya kegiatan-kegiatan dari humas dan prokotol dengan baik. Identity atau jadi diri bisa dilihat degnan terlaksananya kegiatan humas dan protokol dengan baik.
Pelaksanaan tugas dan fungsi Bagian Humas dan Protokol di Kabupaten Jembrana telah efektif dalam menjaga citra kepala daerah berdasarkan indikator seperti penerimaan tamu, kunjungan, perjalanan dinas, pengaturan rapat, penyelenggaraan resepsi, dan pelaksanaan upacara kenegaraan.Citra kepala daerah terjaga baik melalui peningkatan personality, reputation, dan value Kabupaten Jembrana.Kegiatan humas dan protokol turut membentuk identitas daerah secara positif.
Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana peran media sosial dalam memperkuat citra kepala daerah melalui strategi komunikasi yang dikembangkan oleh Bagian Humas dan Protokol, mengingat perkembangan teknologi informasi yang pesat. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas protokol dalam menjaga citra kepala daerah selama krisis atau isu negatif, untuk mengetahui sejauh mana fungsi mitigasi opini publik dijalankan secara sistematis. Ketiga, penting untuk mengevaluasi persepsi masyarakat luas—bukan hanya pegawai internal—terhadap citra kepala daerah, agar dapat diketahui seberapa besar dampak nyata dari kegiatan humas dan protokol terhadap publik eksternal. Penelitian lanjutan dapat merancang pendekatan kuantitatif untuk mengukur hubungan antara aktivitas humas dan perubahan citra publik secara statistik, mengembangkan model evaluasi yang lebih komprehensif, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam pembentukan citra kepala daerah. Dengan demikian, hasil penelitian tidak hanya menggambarkan efektivitas secara umum, tetapi juga memberikan panduan strategis untuk peningkatan kinerja humas dan protokol di masa depan berdasarkan data empiris yang valid dan representatif.
| File size | 105.59 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
DIGLOSIA UNMULDIGLOSIA UNMUL Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap jampé berfungsi sebagai doa dan sarana komunikasi spiritual sekaligus sebagai teks ekologis yang memuat etikaHasil penelitian menunjukkan bahwa setiap jampé berfungsi sebagai doa dan sarana komunikasi spiritual sekaligus sebagai teks ekologis yang memuat etika
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Penelitian ini menyimpulkan bahwa slogan Sepintu Sedulang di SD Muhammadiyah Sungailiat belum terintegrasi secara formal dalam kurikulum dan kebijakanPenelitian ini menyimpulkan bahwa slogan Sepintu Sedulang di SD Muhammadiyah Sungailiat belum terintegrasi secara formal dalam kurikulum dan kebijakan
DINASTIRESDINASTIRES In the context of land dispute resolution, Tengtokung(Ritual Immersion) is one of the alternative legal processes that is seen as fairer and more effectiveIn the context of land dispute resolution, Tengtokung(Ritual Immersion) is one of the alternative legal processes that is seen as fairer and more effective
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Jika ini dibiarkan, hal ini akan berdampak pada kualitas lulusan pendidikan matematika. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil penelitianJika ini dibiarkan, hal ini akan berdampak pada kualitas lulusan pendidikan matematika. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian
HABIHABI Penelitian ini dilakukan di SDN Inpres Rite, Kabupaten Bima, dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasiPenelitian ini dilakukan di SDN Inpres Rite, Kabupaten Bima, dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi
ULUMUNAULUMUNA Data diperoleh melalui wawancara dengan informan, termasuk tokoh pesantren, ustadz, dan santri serta observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwaData diperoleh melalui wawancara dengan informan, termasuk tokoh pesantren, ustadz, dan santri serta observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa
MANDALANURSAMANDALANURSA Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengembangan literasi budaya berbasis kearifan lokal di SDN 14 Sadia, Kota Bima, efektif mengoptimalkan keterampilanPenelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengembangan literasi budaya berbasis kearifan lokal di SDN 14 Sadia, Kota Bima, efektif mengoptimalkan keterampilan
STISNQSTISNQ Guru memainkan peran penting dalam proses internalisasi nilai tersebut, baik melalui metode pembelajaran aktif maupun keteladanan sikap. Kesimpulan dariGuru memainkan peran penting dalam proses internalisasi nilai tersebut, baik melalui metode pembelajaran aktif maupun keteladanan sikap. Kesimpulan dari
Useful /
UPSUPS Pembelajaran IPS SMP yang berjalan saat ini adalah guru belum sepenuhnya mengembangkan bahan ajar yang berorientasi kecakapan hidup, program pembelajaranPembelajaran IPS SMP yang berjalan saat ini adalah guru belum sepenuhnya mengembangkan bahan ajar yang berorientasi kecakapan hidup, program pembelajaran
UPSUPS Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. AnalisisMetode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis
ULUMUNAULUMUNA Metode kuantitatif dikumpulkan dari 505 mahasiswa semester pertama melalui kuesioner Likert. Analisis statistik menunjukkan validitas dan reliabilitasMetode kuantitatif dikumpulkan dari 505 mahasiswa semester pertama melalui kuesioner Likert. Analisis statistik menunjukkan validitas dan reliabilitas
ULUMUNAULUMUNA Pertama, pesantren melihat Kiai Ilyas Syarqawi sebagai figur politik yang menjadi panduan mereka. Kedua, pesantren memprioritaskan nilai-nilai kewarganegaraanPertama, pesantren melihat Kiai Ilyas Syarqawi sebagai figur politik yang menjadi panduan mereka. Kedua, pesantren memprioritaskan nilai-nilai kewarganegaraan