IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN
Tarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai aswaja dalam kaidah fikhiyah pada mata pelajaran ke-NU-an di SMK Maarif 5 Gombong, implementasi nilai aswaja pada mata pelajaran ke-NU-an di SMK Maarif 5 Gombong, serta faktor pendudukung dan penghambat beserta evaluasi dari implementasi nilai Aswaja di SMK Maarif 5 Gombong. Penelitian ini berupa penelitian lapangan dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode interview, metode observasi, dan metode dokumentasi. Data dikumpulkan berdasarkan wawancara dengan kepala SMK Maarif 5 Gombong, guru ke-NU-an dan siswa kelas XII SMK Maarif 5 Gombong. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh data bahwa implementasi Nilai Aswaja pada mata Pelajaran Ke-NU-an di SMK Maarif 5 Gombong sebagai berikut: (1) nilai Aswaja yang berkaitan dengan kaidah fikhiyah Nahdlatul Ulama itu meliputi; kaidah al muhafadzah ala al qadimi as sholih wa al akdzu bi al jadidi al – ahslah, kaidah al adah muhakkamah ma lam tukhali al-syara, dan kaidah ma la yudraku kulluhu la yutraku kulluh; (2) implementasi Nilai Aswaja dalam kaidah fikih NU itu berlangsung melalui perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran, dan evaluasi; serta (3) faktor yang menjadi pendukung maupun penghambat dari implementasi nilai aswaja berkaitan dengan kaidah fikhiyah NU disebabkan oleh faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Faktor pendukung yang utama yaitu adanya pesantren An Nahdliyah 5 sehingga penerapan nilai Aswaja disekolah mengikuti. Adapun kendalanya antara lain; siswa berasal dari sekolah yang berbeda; dan beranggapan bahwa mata pelajaran ke-NU-an kurang penting.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai Aswaja dalam kaidah fikhiyah, seperti tawazun (dari kaidah al muhafadzah ala al qadimi as shalih), amar maruf nahi munkar (dari kaidah al adah muhakkamah), dan tawasuth (dari kaidah ma la yudraku kulluhu la yudraku kulluh), diimplementasikan dalam mata pelajaran ke-NU-an.Implementasinya di SMK Maarif Gombong dilakukan melalui pemahaman terstruktur, pembiasaan harian, serta kegiatan ekstrakurikuler dan organisasi seperti IPNU/IPPNU, yang sangat terbantu oleh keberadaan pondok pesantren.Meskipun demikian, terdapat hambatan seperti heterogenitas latar belakang siswa dan persepsi mata pelajaran ke-NU-an yang kurang penting, yang diatasi dengan program Makesta Raya untuk siswa baru dan diklat kader NU bagi guru.
Penelitian lanjutan dapat memperluas fokus dari studi kasus tunggal ini untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai implementasi nilai Aswaja di lembaga pendidikan. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif yang membandingkan efektivitas implementasi nilai Aswaja pada mata pelajaran ke-NU-an di SMK Maarif 5 Gombong dengan SMK Maarif lain yang mungkin memiliki karakteristik siswa berbeda atau tidak didukung fasilitas pondok pesantren terintegrasi. Hal ini akan membantu mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang paling berpengaruh dalam internalisasi nilai Aswaja, misalnya dengan mengeksplorasi apakah kehadiran pesantren menjadi variabel krusial atau apakah strategi lain dapat menghasilkan dampak serupa. Pertanyaan penelitian yang relevan bisa mencakup Bagaimana model implementasi nilai Aswaja di sekolah tanpa pesantren terintegrasi memengaruhi tingkat pemahaman dan pengamalan siswa? Kedua, mengingat adanya persepsi bahwa mata pelajaran ke-NU-an kurang penting, studi selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari internalisasi nilai Aswaja terhadap kesiapan siswa menghadapi tantangan sosial dan profesional di masa depan, terutama dalam konteks pendidikan kejuruan. Penting untuk meneliti apakah pemahaman nilai Aswaja berkorelasi positif dengan pengembangan soft skill seperti etika kerja, toleransi, atau kemampuan adaptasi yang dibutuhkan di dunia industri. Penelitian ini juga bisa mengkaji bagaimana kurikulum ke-NU-an dapat diintegrasikan secara lebih inovatif dengan kompetensi kejuruan sehingga nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi teori tetapi juga terwujud dalam praktik kerja. Ketiga, untuk mengatasi masalah heterogenitas latar belakang siswa, diperlukan studi yang berfokus pada pengembangan dan evaluasi model intervensi pembelajaran adaptif atau modul pengayaan. Misalnya, penelitian dapat merancang program orientasi yang lebih intensif atau modul pembelajaran diferensiasi yang khusus ditujukan bagi siswa dengan latar belakang non-NU, untuk memastikan mereka dapat mengikuti materi ke-NU-an dengan baik sejak awal. Menguji efektivitas program mentoring sebaya antara santri dan non-santri juga dapat menjadi arah studi yang menarik. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mengidentifikasi masalah, tetapi juga menawarkan solusi pedagogis yang dapat diimplementasikan.
| File size | 411.1 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
INDO INTELLECTUALINDO INTELLECTUAL Dalam pendidikan Islam, pendekatan multikultural dapat merevitalisasi pengajaran agama untuk menciptakan lingkungan yang harmonis, membentuk karakter generasiDalam pendidikan Islam, pendekatan multikultural dapat merevitalisasi pengajaran agama untuk menciptakan lingkungan yang harmonis, membentuk karakter generasi
UNSURYAUNSURYA Penelitian ini mengkaji penerapan algoritma K-Nearest Neighbors (KNN) dalam klasifikasi kendaraan berdasarkan gambar. Tujuan utama penelitian ini adalahPenelitian ini mengkaji penerapan algoritma K-Nearest Neighbors (KNN) dalam klasifikasi kendaraan berdasarkan gambar. Tujuan utama penelitian ini adalah
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Namun, seiring dengan peluang-peluang ini, tantangan seperti kesenjangan digital, penyebaran misinformasi, risiko keamanan, dan pelanggaran privasi jugaNamun, seiring dengan peluang-peluang ini, tantangan seperti kesenjangan digital, penyebaran misinformasi, risiko keamanan, dan pelanggaran privasi juga
UNIBAUNIBA Penelitian ini memiliki keterbatasan berupa pendekatan konseptual tanpa data empiris, sehingga implementasi VRSM dalam praktik pendidikan perlu diverifikasiPenelitian ini memiliki keterbatasan berupa pendekatan konseptual tanpa data empiris, sehingga implementasi VRSM dalam praktik pendidikan perlu diverifikasi
UHBUHB Dalam studi ini, kami membandingkan kinerja algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) dan Support Vector Machine (SVM) untuk memprediksi risiko kehamilan padaDalam studi ini, kami membandingkan kinerja algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) dan Support Vector Machine (SVM) untuk memprediksi risiko kehamilan pada
UNWUNW Manajemen pembelajaran holistik dalam membentuk karakter anak usia dini merupakan pendekatan yang menyeluruh dan integratif, yang mencakup aspek kognitif,Manajemen pembelajaran holistik dalam membentuk karakter anak usia dini merupakan pendekatan yang menyeluruh dan integratif, yang mencakup aspek kognitif,
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Implementasi model terbukti berdampak positif terhadap rasionalitas penggunaan obat dan keselamatan pasien, menunjukkan bahwa keterlibatan aktif apotekerImplementasi model terbukti berdampak positif terhadap rasionalitas penggunaan obat dan keselamatan pasien, menunjukkan bahwa keterlibatan aktif apoteker
IVETIVET Microsite sebagai sistem manajemen program studi terbukti meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan mahasiswa, serta memperoleh kepuasan pengguna sebesarMicrosite sebagai sistem manajemen program studi terbukti meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan mahasiswa, serta memperoleh kepuasan pengguna sebesar
Useful /
UNWUNW Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitianPenelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian
UNWUNW Keterbatasan dalam pelatihan yang relevan dan kurangnya sumber daya mendalam menjadi hambatan utama dalam pelaksanaan pendidikan inklusif di PAUD. MeskipunKeterbatasan dalam pelatihan yang relevan dan kurangnya sumber daya mendalam menjadi hambatan utama dalam pelaksanaan pendidikan inklusif di PAUD. Meskipun
IVETIVET Dengan demikian, sistem ini dinilai telah memenuhi aspek fungsional yang dibutuhkan dan siap digunakan sebagai sarana untuk mendukung evaluasi layananDengan demikian, sistem ini dinilai telah memenuhi aspek fungsional yang dibutuhkan dan siap digunakan sebagai sarana untuk mendukung evaluasi layanan
IVETIVET Uji produk terdiri dari pengujian menggunakan standar ISO/IEC 25010 yang Functional Suitability, Compability dan Usability. Juga dilakukan pengujian validitasUji produk terdiri dari pengujian menggunakan standar ISO/IEC 25010 yang Functional Suitability, Compability dan Usability. Juga dilakukan pengujian validitas