UMMAUMMA

Jurnal BinomialJurnal Binomial

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis video interaktif H5P terhadap motivasi belajar siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup di SMP Negeri 1 Turikale. Metode penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan model Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VII E sebagai kelas eksperimen yang menggunakan media video H5P dan kelas VII I sebagai kelas kontrol yang menggunakan buku paket, masing-masing berjumlah 32 siswa. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar dan dianalisis secara kuantitatif menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen mencapai rata-rata 82,75% dengan kategori sangat baik, sedangkan kelas kontrol hanya memperoleh rata-rata 64,5% dengan kategori baik. Perbedaan signifikan tersebut mengindikasikan bahwa penggunaan video H5P mampu meningkatkan motivasi belajar siswa secara lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan media pembelajaran interaktif untuk mengatasi keterbatasan metode tradisional, khususnya pada materi abstrak seperti klasifikasi makhluk hidup. Oleh karena itu, media berbasis H5P direkomendasikan sebagai alternatif inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di tingkat SMP.

Penggunaan video interaktif berbasis H5P secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup.Kelas eksperimen mencatat rata-rata motivasi sebesar 82,75% (kategori sangat baik), lebih tinggi daripada kelas kontrol yang hanya mencapai 64,5% (kategori baik).Integrasi media interaktif H5P terbukti efektif dalam menyampaikan materi yang kompleks dan abstrak serta menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan partisipatif.

Pertama, perlu diteliti efektivitas video H5P dalam jangka panjang terhadap retensi pemahaman siswa, apakah peningkatan motivasi juga diikuti oleh pemahaman konsep yang lebih tahan lama dibanding metode konvensional. Kedua, perlu dikaji penerapan video H5P pada materi IPA lain yang bersifat abstrak, seperti sistem peredaran darah atau struktur atom, untuk melihat sejauh mana adaptabilitas media ini terhadap berbagai topik sains. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengembangan versi offline dari video H5P agar dapat diakses siswa di daerah dengan keterbatasan internet, sehingga keberlanjutan pembelajaran tidak terganggu oleh faktor teknis infrastruktur. Penelitian-penelitian ini dapat mengisi celah yang belum terjawab dari studi ini, terutama terkait aspek durasi efek, variasi materi, dan keterjangkauan media. Dengan demikian, inovasi pembelajaran berbasis H5P dapat dikembangkan secara lebih luas dan inklusif untuk berbagai konteks pendidikan di Indonesia.

Read online
File size576.33 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test