JURNALBIKESJURNALBIKES
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)Dalam era globalisasi yang semakin kompleks, media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari Generasi Z. Media sosial dipandang sebagai media online yang memungkinkan interaksi antarindividu melalui teknologi berbasis web yang mengubah pesan menjadi percakapan interaktif. Namun, penggunaan media sosial juga dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan mental. Kegiatan ini dilaksanakan pada 10 Februari 2025 di SMA IT Muhammadiyah, Desa Geulanggang Teungoh, Kec. Kota Juang, Kab. Bireuen, melibatkan 68 remaja sebagai partisipan. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan kesehatan mental bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang kesehatan mental dan penanganannya. Penyuluhan ini menekankan pentingnya intervensi dan strategi pengelolaan penggunaan media sosial yang sehat, serta meningkatkan kesadaran akan dampak potensial media sosial terhadap kesehatan mental.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan mental Generasi Z.Intensitas penggunaan media sosial yang tinggi dapat memengaruhi berbagai aspek kesejahteraan emosional dan sosial.Oleh karena itu, diperlukan intervensi dan strategi untuk mengelola penggunaan media sosial secara sehat, serta meningkatkan kesadaran akan dampak potensialnya terhadap kesehatan mental.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai jenis konten media sosial tertentu yang paling berpengaruh terhadap kesehatan mental remaja, misalnya konten yang mempromosikan citra tubuh yang tidak realistis atau perbandingan sosial yang konstan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan efektivitas program intervensi berbasis sekolah atau komunitas yang bertujuan untuk meningkatkan literasi media sosial dan keterampilan mengatasi dampak negatifnya. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya dalam memoderasi hubungan antara penggunaan media sosial dan kesehatan mental remaja, serta bagaimana dukungan ini dapat ditingkatkan melalui program-program yang relevan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas hubungan antara media sosial dan kesehatan mental remaja, serta menghasilkan strategi yang lebih efektif untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan generasi muda.
| File size | 336.99 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESEUBSTIKESEUB Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian makan dengan status gizi balitaBerdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian makan dengan status gizi balita
UNNESUNNES Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif yang signifikan (p < 0. 05), yang berarti semakin tinggi kecerdasan spiritual, semakin tinggi pula tingkatHasil penelitian menunjukkan hubungan positif yang signifikan (p < 0. 05), yang berarti semakin tinggi kecerdasan spiritual, semakin tinggi pula tingkat
UNNESUNNES Guru bersuku Jawa mempunyai delapan faktor yang mempengaruhi self efficacy yaitu, (1) dukungan sosial, (2) motivasi, (3) tersedianya sarana dan prasarana,Guru bersuku Jawa mempunyai delapan faktor yang mempengaruhi self efficacy yaitu, (1) dukungan sosial, (2) motivasi, (3) tersedianya sarana dan prasarana,
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Pada tanggal 28 September 2018 pukul 18.02, terjadi gempa bumi dan tsunami di Kota Palu. Data dari BNPB pada tanggal 7 November 2018 menunjukkan bahwaPada tanggal 28 September 2018 pukul 18.02, terjadi gempa bumi dan tsunami di Kota Palu. Data dari BNPB pada tanggal 7 November 2018 menunjukkan bahwa
STIKESEUBSTIKESEUB Semakin tinggi tingkat self-efficacy yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah kecenderungan mereka untuk melakukan prokrastinasi akademik. PenelitianSemakin tinggi tingkat self-efficacy yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah kecenderungan mereka untuk melakukan prokrastinasi akademik. Penelitian
UNUBLITARUNUBLITAR Tiga subjek diwawancarai dan diketahui memiliki perilaku agresif karena faktor internal seperti tidak terpenuhinya keinginan, dan factor eksternal sepertiTiga subjek diwawancarai dan diketahui memiliki perilaku agresif karena faktor internal seperti tidak terpenuhinya keinginan, dan factor eksternal seperti
UNUBLITARUNUBLITAR Peneliti mengakui bahwa penelitian yang dilakukan ini memiliki kekurangan, sehingga peneliti menerima berbagai saran dan kritik terhadap penelitian ini.Peneliti mengakui bahwa penelitian yang dilakukan ini memiliki kekurangan, sehingga peneliti menerima berbagai saran dan kritik terhadap penelitian ini.
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Tahapan kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi identifikasi masalah yang dilakukan dengan teknikTahapan kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi identifikasi masalah yang dilakukan dengan teknik
Useful /
JURNALBIKESJURNALBIKES Hal ini menunjukkan perlunya intervensi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku merokok pada remaja. Peningkatan programHal ini menunjukkan perlunya intervensi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku merokok pada remaja. Peningkatan program
JURNALBIKESJURNALBIKES Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pre-test dan post-test, serta teknik total sampling pada 28 anak usia 4–5 tahun. HasilPenelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pre-test dan post-test, serta teknik total sampling pada 28 anak usia 4–5 tahun. Hasil
JURNALBIKESJURNALBIKES Namun, dalam pelaksanaanya terdapat tantangan signifikan meliputi hambatan geografis, distribusi logistik yang tidak optimal, rendahnya kesadaran masyarakatNamun, dalam pelaksanaanya terdapat tantangan signifikan meliputi hambatan geografis, distribusi logistik yang tidak optimal, rendahnya kesadaran masyarakat
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah aparatur perangkat desa, tokoh masyarakat desa, pelaku UMKM desa, karang taruna dan anggota masyarakat pelaku UKM.Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah aparatur perangkat desa, tokoh masyarakat desa, pelaku UMKM desa, karang taruna dan anggota masyarakat pelaku UKM.