PPICURUGPPICURUG

Langit Biru: Jurnal Ilmiah AviasiLangit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi

Industri penerbangan di era Industri 4.0 membutuhkan profesional yang memiliki keahlian teknis dan kemampuan psikologis yang adaptif. Penelitian ini menyelidiki bagaimana ketangkasan belajar dan kepuasan hidup memprediksi prestasi akademik di antara para kadet pengendali lalu lintas udara tahun pertama di perguruan tinggi penerbangan semi-militer di Indonesia. Menggunakan desain korelasi kuantitatif dengan sampel populasi total (N = 23), data dikumpulkan melalui Skala Ketangkasan Belajar untuk Mahasiswa (α = 0.89) dan Skala Kepuasan Hidup (α = 0.87). Analisis regresi berganda menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 56% variasi dalam prestasi akademik (R² = 0.56, f² = 1.27). Hasil ketangkasan muncul sebagai prediktor terkuat, menekankan orientasi tujuan dan ketekunan dalam lingkungan belajar bertekanan tinggi. Kepuasan hidup juga berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik, menyoroti peran kesejahteraan dalam mempertahankan motivasi. Temuan ini memperluas teori ketangkasan belajar dan menyarankan untuk mengintegrasikan ketahanan, keterampilan lunak, dan program kesejahteraan ke dalam kurikulum pendidikan vokasional penerbangan untuk meningkatkan kinerja dan kesiapan.

Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa ketangkasan belajar dan kepuasan hidup adalah prediktor yang signifikan dari prestasi akademik di antara kadet tahun pertama di pendidikan vokasional penerbangan semi-militer.Dengan menggunakan pendekatan populasi total (N = 23), temuan menunjukkan bahwa kedua konstruk secara bersama-sama menjelaskan proporsi yang signifikan dari variansi dalam IPK (R² = 0.Di antara lima dimensi ketangkasan belajar, hasil ketangkasan muncul sebagai faktor dominan, yang menekankan pentingnya ketekunan, orientasi tugas, dan kemampuan untuk menghasilkan hasil di bawah tekanan.Kepuasan hidup juga menunjukkan kontribusi yang signifikan, yang memperkuat peran kesejahteraan psikologis sebagai fondasi untuk motivasi akademik dan ketahanan.Secara teoritis, penelitian ini memperluas literatur yang ada dengan menunjukkan bahwa ketangkasan belajar berfungsi secara berbeda tergantung pada konteks.Dalam sistem semi-militer, ketahanan yang berorientasi hasil melebihi fleksibilitas kognitif, keterampilan interpersonal, dan kesadaran diri.Secara praktis, temuan ini menyarankan bahwa institusi pendidikan vokasional penerbangan harus mengintegrasikan pelatihan ketahanan yang berorientasi tujuan, pengembangan keterampilan lunak, dan intervensi kesejahteraan ke dalam kurikulum mereka.Penelitian masa depan dapat memperluas kerangka ini dengan memasukkan pendekatan multi-kriteria pengambilan keputusan, seperti Fuzzy-AHP, untuk memodelkan ketidakpastian dan kompleksitas bawaan dari faktor pendidikan dan lingkungan, terutama dalam sistem pelatihan penerbangan yang beroperasi di bawah kondisi yang bervariasi, termasuk konteks cuaca tropis.Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan bahwa prestasi akademik dalam lingkungan yang berisiko tinggi dan teratur dibentuk tidak hanya oleh adaptabilitas kognitif tetapi juga oleh kesejahteraan afektif.Perspektif terpadu ini memiliki implikasi untuk maju baik teori psikologi pendidikan maupun kesiapan profesional tenaga kerja penerbangan.

Untuk memperkuat validitas eksternal, penelitian masa depan harus mempertimbangkan: 1. Desain longitudinal, untuk melacak perubahan perkembangan dalam ketangkasan belajar dan kepuasan hidup selama beberapa semester. 2. Studi komparatif, yang memeriksa perbedaan di antara institusi, program, atau konteks nasional. 3. Pendekatan campuran, yang mengintegrasikan wawancara kualitatif untuk menangkap wawasan yang lebih dalam ke dalam dinamika psikososial adaptasi kadet. 4. Pemodelan statistik lanjutan, seperti Structural Equation Modeling (SEM) atau analisis mediasi, untuk menguji ketahanan sebagai mediator potensial antara ketangkasan belajar, kepuasan hidup, dan prestasi akademik. Dengan mengatasi keterbatasan ini, penelitian masa depan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana adaptabilitas dan kesejahteraan membentuk kesiapan akademik dan profesional di penerbangan dan industri lainnya yang berisiko tinggi.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/1045-3830.23.1.56APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 1045 3830 23 1 56
  2. Brookfield, S. D. (2017). Becoming a critically reflective teacher (2nd ed.). San Francisco, CA: Jossey... jalt.open-publishing.org//jalt/index.php/jalt/article/view/165Brookfield S D 2017 Becoming a critically reflective teacher 2nd ed San Francisco CA Jossey jalt open publishing jalt index php jalt article view 165
  3. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/cpb0000231APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 cpb0000231
  4. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0021-9010.85.4.612APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0021 9010 85 4 612
  5. Relationship between learning agility and innovative work behavior among undergraduate student of University... journal-iasssf.com/index.php/EcoProfit/article/view/839Relationship between learning agility and innovative work behavior among undergraduate student of University journal iasssf index php EcoProfit article view 839
Read online
File size292.86 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test