UNAIUNAI
Jurnal Koinonia: Fakultas Filsafat Universitas Advent IndonesiaJurnal Koinonia: Fakultas Filsafat Universitas Advent IndonesiaThis article examines the controversial leadership of Alexander McLearn as President of Battle Creek College (1881–1882) and its relevance for renewing Adventist education in Indonesias Merdeka Belajar era. McLearn, a former Baptist minister turned Seventh-day Adventist, clashed with Goodloe Harper Bell over student discipline and gender relations, reflecting tensions between tradition and educational reform in early Adventist schooling. Using a biographical narrative method and archival sources, this study analyzes McLearns student-centered disciplinary approach, which anticipated Ellen G. Whites holistic educational philosophy but conflicted with institutional norms. The findings emphasize the importance of flexible leadership and character-based discipline. In response to declining enrollment in Indonesian Adventist schools, this article reinterprets McLearn as a misunderstood innovator and suggests integrating digital learning with Adventist values to address contemporary educational challenges.
Alexander McLearns story highlights the tension between tradition and innovation in Adventist education, a struggle echoed in modern Indonesian schools facing declining enrollment.Whites holistic vision, but his inflexibility led to conflict and ultimately, his departure.The study suggests that Indonesian Adventist schools can revitalize their appeal by embracing adaptive leadership, integrating digital tools with denominational values, and fostering unity through open dialogue to balance academic excellence with spiritual mission.
Further research should explore how successful Adventist schools in Indonesia have integrated Merdeka Belajars principles while maintaining their unique identity, identifying best practices for curriculum development and teacher training. Additionally, a comparative study examining the impact of different disciplinary approaches—traditional versus student-centered—on student engagement and spiritual development within Indonesian Adventist schools is warranted. Finally, investigating the long-term outcomes of graduates from Adventist schools that have actively embraced digital learning platforms, assessing their spiritual and professional success, could provide valuable insights for refining educational strategies and ensuring that Adventist education remains relevant and impactful in the 21st century. These investigations, requiring approximately 150-200 words each, will contribute to a more nuanced understanding of how Adventist education can thrive in a rapidly changing Indonesian context, offering practical guidance for school leaders and policymakers alike.
| File size | 247.17 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Namun, skor pasca-tes naik menjadi 80% - 90%. Keberhasilan ini menyoroti efektivitas program dalam memfasilitasi transfer pengetahuan, pengembangan keterampilan,Namun, skor pasca-tes naik menjadi 80% - 90%. Keberhasilan ini menyoroti efektivitas program dalam memfasilitasi transfer pengetahuan, pengembangan keterampilan,
SGTSGT Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka, yang fokus pada pengembanganTujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka, yang fokus pada pengembangan
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Semua siswa dalam kelompok eksperimen, yang awalnya dikategorikan memiliki kepercayaan diri rendah, menunjukkan peningkatan dan mencapai kategori kepercayaanSemua siswa dalam kelompok eksperimen, yang awalnya dikategorikan memiliki kepercayaan diri rendah, menunjukkan peningkatan dan mencapai kategori kepercayaan
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan naturalistik ini mengkaji implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam pembelajaran IPAS kelasPenelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan naturalistik ini mengkaji implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam pembelajaran IPAS kelas
SERAMBISERAMBI Temuan menunjukkan bahwa internalisasi moderasi beragama terwujud melalui proses transformasi nilai sistematis yang mencakup pengetahuan moral, perasaanTemuan menunjukkan bahwa internalisasi moderasi beragama terwujud melalui proses transformasi nilai sistematis yang mencakup pengetahuan moral, perasaan
AFEKSIAFEKSI Upaya ini ditopang oleh payung hukum yang kuat, seperti UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 dan Perpres No. 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama.Upaya ini ditopang oleh payung hukum yang kuat, seperti UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 dan Perpres No. 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama.
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Transformasi manajemen sekolah menuju model kolaboratif berbasis budaya organisasi partisipatif menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi tantangan pengembanganTransformasi manajemen sekolah menuju model kolaboratif berbasis budaya organisasi partisipatif menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi tantangan pengembangan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Kurikulum Merdeka, sebagai kebijakan Menteri Pendidikan, diimplementasikan secara bertahap pada kelas I dan IV SD, menuntut guru dan kepala sekolah melakukanKurikulum Merdeka, sebagai kebijakan Menteri Pendidikan, diimplementasikan secara bertahap pada kelas I dan IV SD, menuntut guru dan kepala sekolah melakukan
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Kegiatan dilaksanakan melalui metode pelaksanaan yang mencakup identifikasi kebutuhan, pelatihan konsep deep learning dan geocapability, serta pendampinganKegiatan dilaksanakan melalui metode pelaksanaan yang mencakup identifikasi kebutuhan, pelatihan konsep deep learning dan geocapability, serta pendampingan
SEBISEBI Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuisioner skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPenelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuisioner skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media papan flanel dalam mengembangkan keterampilan bercerita siswa kelas V di SD 04Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media papan flanel dalam mengembangkan keterampilan bercerita siswa kelas V di SD 04
SEBISEBI Usaha mikro, kecil, dan menengah umumnya menggunakan modal usaha dari dana pribadi atau modal bersama mitra pada awal pendirian usaha. UMKM memiliki peranUsaha mikro, kecil, dan menengah umumnya menggunakan modal usaha dari dana pribadi atau modal bersama mitra pada awal pendirian usaha. UMKM memiliki peran