UMBJMUMBJM
Tajdid Al-AthfalTajdid Al-AthfalThis research is motivated by the behavioral issues observed in children at TK Harapan Ibu, which indicate a lack of environmental care, such as littering and drawing on walls. This is due to insufficient instillation of environmental care character in the children. This study aims to determine whether collage activities using loose parts affect the environmental care character of children aged 5-6 years at TK Harapan Ibu. This research employs a quantitative method with a pre-experimental design, specifically a one-group pretest-posttest design. The study population consists of 29 children at TK Harapan Ibu Sikaladi, divided into two classes: B1 with 14 children and B2 with 15 children. The sample was selected using random sampling technique, and class B2 with 15 children was chosen as the research sample. The instrument used is a checklist with data collection techniques through observation and documentation. The research results show that the average pretest score is 20.53, and the average posttest score is 28.93. With a degree of freedom (df) of 14, the calculated t-value is 15.97, while the t-table value at the 5% significance level is 1.76131. Since the calculated t-value (15.97) is greater than the t-table value (1.76131), the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected. This indicates that collage activities using loose parts significantly affect the environmental care character of children aged 5-6 years at TK Harapan Ibu Sikaladi. In conclusion, collage activities using loose parts can positively influence the development of environmental care character in early childhood at TK Harapan Ibu Jorong, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar. These findings support the importance of integrating creative and educational activities into the early childhood education curriculum to build environmental care character.
Based on the research conducted, it can be concluded that collage activities using loose parts have a significant impact on the environmental care character of children aged 5-6 years at TK Harapan Ibu Jorong Sikaladi, Tanah Datar Regency.The research results demonstrate an increase in the average score of environmental care character from 20.This indicates that the implementation of collage activities with loose parts effectively enhances childrens awareness and concern for the environment.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi jenis-jenis loose parts yang paling efektif dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada anak usia dini, dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan ketersediaan bahan di lingkungan sekitar. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas kegiatan kolase loose parts dengan metode pembelajaran lain dalam membangun karakter peduli lingkungan, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul atau panduan praktis bagi guru TK untuk mengintegrasikan kegiatan kolase loose parts ke dalam kurikulum pembelajaran, sehingga dapat diterapkan secara luas dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan pada generasi muda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan karakter yang berfokus pada kepedulian terhadap lingkungan, serta menghasilkan praktik pembelajaran yang inovatif dan efektif bagi anak usia dini.
- Asesmen Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini | Jambura Early Childhood Education Journal. asesmen... doi.org/10.37411/jecej.v1i2.59Asesmen Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Jambura Early Childhood Education Journal asesmen doi 10 37411 jecej v1i2 59
- Penanaman Nilai-Nilai Karakter Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan Dan Keteladanan | AT-THUFULY : Jurnal... doi.org/10.37812/atthufuly.v2i2.579Penanaman Nilai Nilai Karakter Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan Dan Keteladanan AT THUFULY Jurnal doi 10 37812 atthufuly v2i2 579
- KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN KOLASE DENGAN BAHAN LOOSE PART PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN DI BANGKINANG... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jote/article/view/1193KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN KOLASE DENGAN BAHAN LOOSE PART PADA ANAK USIA 4 6 TAHUN DI BANGKINANG journal universitaspahlawan ac index php jote article view 1193
| File size | 330.58 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
DINIYAHDINIYAH Ada tiga prinsip pembelajaran berbasis alam dan empat komponen-komponen pembentuk model pembelajaran berbasis alam yang perlu diterapkan guru dalam implementasiAda tiga prinsip pembelajaran berbasis alam dan empat komponen-komponen pembentuk model pembelajaran berbasis alam yang perlu diterapkan guru dalam implementasi
DINIYAHDINIYAH Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa 93% keterampilan motorik halus anak dapat ditingkatkan melalui permainan atau kegiatan melipat kertas denganBerdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa 93% keterampilan motorik halus anak dapat ditingkatkan melalui permainan atau kegiatan melipat kertas dengan
DINIYAHDINIYAH Pada tahap pra penelitian, dari 15 anak hanya 3 anak yang mampu membaca perkata; setelah dilakukan kolaborasi antara peneliti dan guru serta penerapanPada tahap pra penelitian, dari 15 anak hanya 3 anak yang mampu membaca perkata; setelah dilakukan kolaborasi antara peneliti dan guru serta penerapan
DINIYAHDINIYAH Penelitian dilakukan di TK Ansor Kelompok A dengan 17 siswa, terdiri dari 8 laki-laki dan 9 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas menggambarPenelitian dilakukan di TK Ansor Kelompok A dengan 17 siswa, terdiri dari 8 laki-laki dan 9 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas menggambar
POLIBANPOLIBAN Indonesias esports sector is growing rapidly, yet information needs for esports professional player scouting remain underserved. This study models theIndonesias esports sector is growing rapidly, yet information needs for esports professional player scouting remain underserved. This study models the
UNWAHAUNWAHA Pengumpulan data melibatkan wawancara mendalam semi-terstruktur dengan personel kunci di Bakpia Zahrae 215 (termasuk manajemen, staf SDM, dan operasional),Pengumpulan data melibatkan wawancara mendalam semi-terstruktur dengan personel kunci di Bakpia Zahrae 215 (termasuk manajemen, staf SDM, dan operasional),
UNWAHAUNWAHA Sosial, meliputi pengembangan keterampilan sosial peserta didik, membangun rasa kebersamaan dan solidaritas, terjalinnya hubungan yang lebih harmonis antaraSosial, meliputi pengembangan keterampilan sosial peserta didik, membangun rasa kebersamaan dan solidaritas, terjalinnya hubungan yang lebih harmonis antara
DINIYAHDINIYAH Media merupakan alat bentu yang digunakan oleh pengirim pesan kepada penenerima pesan agar pesan tersebut sampai kepada pengirim dengan mudah, cepat danMedia merupakan alat bentu yang digunakan oleh pengirim pesan kepada penenerima pesan agar pesan tersebut sampai kepada pengirim dengan mudah, cepat dan
Useful /
ONERESEARCHONERESEARCH Petani termasuk dalam kategori wajib pajak berdasarkan PP 23 Tahun 2018, tetapi sebagian besar petani di desa belum terdaftar sebagai wajib pajak karenaPetani termasuk dalam kategori wajib pajak berdasarkan PP 23 Tahun 2018, tetapi sebagian besar petani di desa belum terdaftar sebagai wajib pajak karena
IPDNIPDN Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur dengan informan dari Dinas PUPR, BPBD, serta masyarakat, disertai observasi lapangan dan dokumentasi.Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur dengan informan dari Dinas PUPR, BPBD, serta masyarakat, disertai observasi lapangan dan dokumentasi.
UNWAHAUNWAHA Kooperatif Learning merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang memilikiKooperatif Learning merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang memiliki
DINIYAHDINIYAH Guru memainkan peran penting sebagai fasilitator yang menciptakan suasana belajar yang aman dan mendukung perkembangan anak secara holistik, baik dalamGuru memainkan peran penting sebagai fasilitator yang menciptakan suasana belajar yang aman dan mendukung perkembangan anak secara holistik, baik dalam