UMBJMUMBJM

Tefla Journal (Teaching English as Foreign Language and Applied Linguistics Journal)Tefla Journal (Teaching English as Foreign Language and Applied Linguistics Journal)

Di Indonesia, termasuk di universitas Islam swasta, permintaan terhadap lulusan dengan kemampuan berbahasa Inggris yang kompeten semakin meningkat, sehingga pengajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) menjadi prioritas nasional. Peran dosen EFL dalam mengembangkan keterampilan menyimak akademik sangat penting, namun sering menghadapi tantangan signifikan, mulai dari keterbatasan pedagogis dan teknologi hingga kurangnya sumber daya yang sesuai konteks lokal. Studi kasus kualitatif ini meneliti tantangan yang dialami dua dosen EFL dalam mengajar menyimak akademik di sebuah universitas Islam swasta, serta solusi yang mereka terapkan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola pengalaman para dosen. Temuan menunjukkan tantangan bersumber dari faktor mahasiswa (keterbatasan kosakata, kecemasan), faktor institusional (kurikulum yang kurang menekankan menyimak, keterbatasan teknologi), serta kebutuhan bahan ajar yang selaras budaya. Untuk mengatasinya, dosen menggunakan solusi kreatif seperti scaffolding, membuat bahan ajar sendiri, dan memanfaatkan teknologi pribadi. Studi ini merekomendasikan perubahan institusional, termasuk kurikulum berbasis keterampilan dan investasi teknologi, guna meningkatkan pengajaran keterampilan menyimak akademik.

Penelitian ini mengungkapkan tantangan signifikan yang dihadapi dosen EFL dalam mengajar keterampilan menyimak akademik di universitas Islam swasta Indonesia.Tantangan ini berasal dari tiga area utama.faktor mahasiswa seperti keterbatasan kosakata dan kecemasan tinggi.masalah institusional termasuk kurikulum yang kurang menekankan menyimak dan kurangnya teknologi.serta kebutuhan akan bahan ajar yang sesuai budaya.Dosen telah mengembangkan solusi kreatif seperti scaffolding dan pembuatan bahan ajar sendiri untuk mengatasi kekurangan institusional.Temuan penelitian ini menyarankan bahwa mengandalkan strategi individu tidak berkelanjutan, dan diperlukan pendekatan institusional sistemik.Studi ini merekomendasikan agar universitas berinvestasi dalam kurikulum berbasis keterampilan yang memprioritaskan menyimak akademik, memperbarui infrastruktur teknologi dengan Wi-Fi dan peralatan audio yang andal, serta membuat repositori bahan ajar yang sesuai budaya.Pendekatan ini akan memindahkan beban dari dosen individu ke kerangka kerja institusional yang mendukung, mengarah pada instruksi yang lebih efektif dan hasil siswa yang lebih baik.

Untuk meningkatkan pengajaran keterampilan menyimak akademik, disarankan agar universitas melakukan investasi dalam kurikulum berbasis keterampilan yang memprioritaskan menyimak akademik. Selain itu, perlu dilakukan peningkatan infrastruktur teknologi dengan menyediakan Wi-Fi dan peralatan audio yang andal, serta menciptakan repositori bahan ajar yang sesuai dengan budaya lokal. Dengan demikian, beban kerja dosen dapat dikurangi dan kualitas instruksi dapat ditingkatkan. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak langsung strategi koping dosen terhadap kemahiran menyimak akademik siswa, serta efektivitas implementasi kurikulum mendengarkan yang didedikasikan dan sesuai budaya.

Read online
File size240.97 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test