UIMUIM

UIM | AHSANA MEDIA:  Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Ke-IslamanUIM | AHSANA MEDIA:  Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Ke-Islaman

Motivasi belajar diharapkan mampu menggugah semangat belajar siswa sehingga siswa bisa berprestasi, melalui penelitian tentang keterampilan mengajar dan motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rumus korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMPN 2 Proppo Pamekasan: (1) Terdapat pengaruh keterampilan mengajar guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap motivasi belajar siswa dalam memotivasi belajar siswa SMPN 2 Proppo Pamekasan. Hal ini terbukti dari pengujian hipotesis menggunakan rumus Product Moment yang memperoleh nilai 0,468 dari N = 76 atau df = 74. Nilai r hitung tersebut lebih besar daripada nilai kritis r tabel product moment baik pada interval kepercayaan 5% (0,325) maupun 1% (0,418). (2) Pengaruh keterampilan mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam tergolong cukup kuat, karena nilai r sebesar 0,468 berada pada rentang 0,400 hingga 0,600 dengan interpretasi cukup kuat. Implikasi penelitian ini meliputi: peningkatan kualitas pengajaran, peran motivasi dalam pembelajaran, pengembangan keterampilan guru, pembentukan lingkungan pembelajaran yang mendukung, serta penggunaan pendekatan mengajar yang bervariasi.

Terdapat pengaruh keterampilan mengajar guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap motivasi belajar siswa di SMPN 2 Proppo Pamekasan, sebagaimana dibuktikan melalui uji hipotesis dengan nilai r hitung sebesar 0,468 yang lebih besar dari nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% (0,325) dan 1% (0,418).Pengaruh tersebut tergolong cukup kuat karena berada pada rentang koefisien korelasi 0,400 hingga 0,600.Implikasi dari temuan ini mencakup pentingnya peningkatan kualitas pengajaran, pengembangan keterampilan guru, dan penciptaan lingkungan belajar yang mendukung melalui pendekatan mengajar yang bervariasi.

Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan model pembelajaran aktif seperti pembelajaran berbasis proyek berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa dalam konteks Pendidikan Agama Islam di sekolah menengah pertama, terutama di daerah dengan karakteristik sosial budaya khas seperti Pamekasan. Kedua, penting untuk mengkaji secara mendalam faktor-faktor personal guru, seperti kecerdasan emosional dan gaya komunikasi, dalam memengaruhi efektivitas keterampilan mengajar dan dampaknya terhadap motivasi belajar peserta didik. Ketiga, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang desain program pengembangan profesional guru yang terintegrasi dan berkelanjutan, khususnya untuk guru Pendidikan Agama Islam, agar mampu mengimplementasikan pendekatan mengajar yang bervariasi dan responsif terhadap kebutuhan belajar siswa yang beragam. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan landasan yang kuat untuk meningkatkan kualitas interaksi pembelajaran dan memperkuat motivasi intrinsik siswa. Dengan memahami dinamika antara strategi pengajaran dan respons psikologis siswa, sekolah dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih efektif. Selain itu, pendekatan yang berbasis bukti akan mendukung kebijakan pengembangan guru yang lebih tepat sasaran. Studi ini juga bisa mengeksplorasi peran kepemimpinan kepala sekolah dalam mendorong inovasi pembelajaran. Penelitian lebih lanjut dapat melibatkan observasi kelas secara intensif dan wawancara mendalam dengan guru serta siswa. Hasilnya dapat digunakan untuk merancang modul pelatihan yang sesuai dengan konteks lokal. Dengan demikian, peningkatan kualitas pembelajaran akan lebih berkelanjutan dan berdampak luas.

Read online
File size226.89 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test