UIMUIM
UIM | AHSANA MEDIA: Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Ke-IslamanUIM | AHSANA MEDIA: Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Ke-IslamanPondok pesantren Abu Daiman mengadopsi sistem pembelajaran takhassus yang mendalami suatu disiplin ilmu secara intens dengan waktu yng relatif lebih singkat dibandingkan dengan program pembelajaran pada umumnya karena sudah terfokus pada bidang ilmu tertentu yang secara otomatis intensitasnya lebih besar pada disiplin ilmu tertentu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perencanaan kurikulum, implementasi manajemen kurikulum dan faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi program Takhassus di Pondok Pesantren Abu Daiman. Untuk ini maka dilakukanlah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi nonpartisipan, wawancara mendalam, dan metode dokumentasi terhadap sejumlah sumber terkait. Analisis data dilakukan selama dan setelah penelitian berlangsung dan menggunakan model analisis interaktif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum menggunakan kurikulum lokal dan kurikulum secara umum, berkaitan dengan program takhassus yaitu mengarah pada kurikulum lokal dimana selain beberapa perencanaan yang dirancang oleh pondok pesantren juga berpedoman pada kitab yang telah dirumuskan ole pesantren mambaul ulum bata-bata yang berpedoman pada kitab Nubdat Bayan. Implementasi manajemen kurikulum dimulai dari nadzoman bersama, pemberian materi, setoran hafalan, demonstrasi dan evaluasi, ada tiga pembagian evaluasi yaitu evaluasi setiap hari, setiap pekan dan setiap tahun. Beberapa faktor keberhasilan keinginan yang kuat dari pengasuh, dukungan penuh dari tokoh, dan saling bahu membahu para guru dan pengurus.
Setiap lembaga yang memiliki program untuk mencapai sebuah tujuan pasti memiliki beberapa hambatan dan juga ada berbagai faktor pendukung, begitupun di pondok pesantren Abu Daiman, beberapa rumusan yang telah dibuat dan ditetapkan tentunya sudah melalui berbagai pertimbangan dari berbagai pihak, namun pada saat pelaksanaan ada saja beberapa penghambat sehingga beberapa perumusan tidak terlaksana dengan baik.Beberapa faktor tersebut tidak hanya muncul pada saat proses pembelajaran namun juga hadir pada setiap individu santri diluar pembelajaran.Berkaitan dengan beberapa faktor pendukung implementasi kurikulum program takhassus di pondok pesantren Abu Daiman yaitu tidak luput dari dukungan keluarga, dan beberapa tokoh masyarakat.Juga dukungan penuh serta izin dari Mambaul Ulum Bata-bata yang sekaligus memberikan acuan kurikulum yang diterapkan di PP.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran takhassus dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran agama Islam, dengan membandingkan hasil belajar siswa yang mengikuti program takhassus dengan siswa yang mengikuti program pembelajaran reguler. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program takhassus di pondok pesantren, termasuk peran serta partisipasi aktif dari guru, orang tua, dan masyarakat sekitar. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model evaluasi yang komprehensif untuk mengukur dampak program takhassus terhadap perkembangan karakter dan akhlak siswa, dengan melibatkan berbagai indikator yang relevan dan terukur. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas pendidikan di pondok pesantren.
| File size | 266 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STISASABANGSTISASABANG Pembinaan akhlak merupakan salah satu tujuan utama pendidikan Islam yang harus diwujudkan melalui proses pendidikan di sekolah. Guru Pendidikan Agama IslamPembinaan akhlak merupakan salah satu tujuan utama pendidikan Islam yang harus diwujudkan melalui proses pendidikan di sekolah. Guru Pendidikan Agama Islam
UIJUIJ Subyek siswa ini dipakai karena mereka tergolong remaja yang rawan dengan perilaku menyimpang. Pengamatan selama tiga kali salah satunya dengan menyebarSubyek siswa ini dipakai karena mereka tergolong remaja yang rawan dengan perilaku menyimpang. Pengamatan selama tiga kali salah satunya dengan menyebar
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Ketiga, Kendala yang dihadapi oleh beberapa orang tua tungga di MI Maarif Surotrunan Alian penulis simpukan sangat bervariasi, seperti terbatasnya ilmuKetiga, Kendala yang dihadapi oleh beberapa orang tua tungga di MI Maarif Surotrunan Alian penulis simpukan sangat bervariasi, seperti terbatasnya ilmu
UNIMEDUNIMED Oleh karena itu, pengembangan instrumen literasi matematika berbasis konteks lokal Labuhanbatu menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaranOleh karena itu, pengembangan instrumen literasi matematika berbasis konteks lokal Labuhanbatu menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran
UMMUBAUMMUBA Teknik analisis data penelitian ini adalah analisis data kualitatif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianTeknik analisis data penelitian ini adalah analisis data kualitatif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
IICETIICET Informan terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan budaya religius yangInforman terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan budaya religius yang
LATANSAMASHIROLATANSAMASHIRO Pada proses pembelajaran di MTA Khat Al Istiwa, pemanfaatan sumber belajar cetak dan berbasis lingkungan diterapkan untuk mengembangkan pembelajaran aktifPada proses pembelajaran di MTA Khat Al Istiwa, pemanfaatan sumber belajar cetak dan berbasis lingkungan diterapkan untuk mengembangkan pembelajaran aktif
UMADAUMADA Pendidikan karakter berperan penting dalam membentuk moral dan etika siswa, menghasilkan individu yang berintegritas dan bertanggung jawab. ImplementasiPendidikan karakter berperan penting dalam membentuk moral dan etika siswa, menghasilkan individu yang berintegritas dan bertanggung jawab. Implementasi
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta yaitu 10%-35%. Produk BoSanTi yang dihasilkan lebih higienis,Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta yaitu 10%-35%. Produk BoSanTi yang dihasilkan lebih higienis,
UMPOUMPO Studi ini menyoroti pentingnya mengatasi elemen-elemen ini untuk mempercepat transformasi. Implikasi kebijakan dari studi ini mengusulkan bahwa IndonesiaStudi ini menyoroti pentingnya mengatasi elemen-elemen ini untuk mempercepat transformasi. Implikasi kebijakan dari studi ini mengusulkan bahwa Indonesia
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Berasaskan QS. Al-Ahzab:56, komunitas ini menggunakan shalawat sebagai sarana membangun identitas beragama, memupuk solidaritas sosial, dan menyelesaikanBerasaskan QS. Al-Ahzab:56, komunitas ini menggunakan shalawat sebagai sarana membangun identitas beragama, memupuk solidaritas sosial, dan menyelesaikan
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Muir berusaha menyusun ulang kronologi Al‑Quran secara bersejarah dan mengemukakan teori kronologis. Sementara, John menganggap Al‑Quran bukan kitabMuir berusaha menyusun ulang kronologi Al‑Quran secara bersejarah dan mengemukakan teori kronologis. Sementara, John menganggap Al‑Quran bukan kitab