AMORFATIAMORFATI

Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam InterdisiplinerJurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas pada anak usia dini melalui permainan edukatif berbahan alam. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di RA Miftahul Falah Gondosuli Kecamatan Bulu pada 3 guru. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bentuk permainan edukatif berbahan alam di RA Miftahul Falah menggunakan kulit buah, tisu, pewarna makanan, tumbuhan dan daunan kering. Strategi meningkatkan kreativitas anak yaitu eksplorasi dengan membuat kelompok belajar, membiasakan mengenalkan bahan alam, menyediakan alat dan bahan yang memadai, memotivasi anak dalam berkreatif. Kelebihan penerapan permainan edukatif berbahan alam yaitu bahan alam yang mudah diperoleh, tersedia dengan murah meriah dan ketersediaan bahan alam beraneka ragam. Kekurangan dalam penerapan permainan edukatif berbahan alam ialah minimnya pengetahuan pendidik dalam penggunaan bahan alam. Kendala yang dihadapi guru dalam menerapkan permainan edukatif berbahan alam ialah kondisi lingkungan yang berubah-ubah.

Bentuk Permainan Edukatif Berbahan Alam di RA Miftahul Falah ialah anak menceritakan hasil pengamatan setelah mempelajari bentuk dan tekstur kulit buah, membuat tisu dengan pewarna makanan, membuat bentuk binatang dan tumbuhan dari daun-daunan.Strategi Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini dengan Permainan Edukatif Berbahan Alam di RA Miftahul Falah ialah dengan membuat kelompok belajar agar anak berani mengemukakan pemikirannya, membiasakan mengenalkan bahan alam kepada anak, menyediakan alat dan bahan yang memadai, dan memotivasi anak dalam berkreasi.Kelebihan dalam Penerapan permainan edukatif berbahan alam di RA Miftahul Falah ialah bahan alam yang mudah diperoleh, bahan alam tersedia dengan murah meriah dan ketersediaan bahan alam yang beraneka ragam.Kekurangan dalam penerapan permainan edukatif berbahan alam di RA Miftahul Falah ialah minimnya pengetahuan pendidikan dalam penggunaan bahan alam.Kendala yang dihadapi guru dalam menerapkan permainan edukatif berbahan alam di RA Miftahul Falah ialah anak kesulitan berinovasi dengan bahan yang ada, cuara yang kurang mendukung.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai jenis permainan edukatif berbahan alam terhadap aspek perkembangan anak yang berbeda, seperti kemampuan motorik halus, bahasa, atau sosial-emosional. Hal ini penting untuk memahami secara lebih mendalam bagaimana permainan edukatif berbahan alam dapat dioptimalkan untuk mendukung perkembangan anak secara holistik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan guru dalam penggunaan bahan alam untuk meningkatkan kreativitas anak. Pelatihan ini dapat mencakup strategi praktis, contoh kegiatan, dan evaluasi untuk memastikan guru memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung kreativitas anak melalui permainan edukatif berbahan alam di rumah. Dengan melibatkan orang tua, anak dapat memiliki kesempatan belajar yang lebih luas dan berkelanjutan. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat diimplementasikan secara bersamaan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan kreativitas anak usia dini.

  1. Keteladanan Sebagai Metode Pendidikan Karakter | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam. keteladanan metode... riset-iaid.net/index.php/jppi/article/view/363Keteladanan Sebagai Metode Pendidikan Karakter Jurnal Penelitian Pendidikan Islam keteladanan metode riset iaid index php jppi article view 363
  2. PRAKSIS INTERNALISASI KARAKTER KEMANDIRIAN DI PONDOK PESANTREN YATIM PIATU ZUHRIYAH YOGYAKARTA | Nashihin... doi.org/10.18860/jpai.v5i1.6234PRAKSIS INTERNALISASI KARAKTER KEMANDIRIAN DI PONDOK PESANTREN YATIM PIATU ZUHRIYAH YOGYAKARTA Nashihin doi 10 18860 jpai v5i1 6234
  3. Jurnal Pendidikan Karakter. based character education senior high school jurnal pendidikan karakter article... doi.org/10.21831/jpka.v12i2.41957Jurnal Pendidikan Karakter based character education senior high school jurnal pendidikan karakter article doi 10 21831 jpka v12i2 41957
  4. Character Internalization Based School Culture of Karangmloko 2 Elementary School | Nashihin | Abjadia... doi.org/10.18860/abj.v3i2.6031Character Internalization Based School Culture of Karangmloko 2 Elementary School Nashihin Abjadia doi 10 18860 abj v3i2 6031
Read online
File size351.26 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test