APTKLHIAPTKLHI
Indonesian Journal of Forestry ResearchIndonesian Journal of Forestry ResearchPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian limbah tanaman sagu (pelepah sagu) sebagai bahan baku pulp dan kertas berdasarkan kandungan kimia dan karakteristik anatominya. Serbuk pelepah bukuran 40–60 mesh digunakan dalam proses analisis kimia kayu. Kandungan kimia berupa ekstraktif, holoselulosa, α-Selulosa, dan hemiselulosa dan kadar lignin dianalisis dan selanjutnya dianalisis menggunakan Fourier Transform Infra-Red (FTIR). Penghitungan panjang dan diameter serat, diameter lumen, dan tebal dinding sel diukur untuk karakteristik anatomi selanjutnya perhitungan nilai turunan serat dihitung berdasar data yang didapat. Pengambilan gambar dengan beberapa perbesaran yang berbeda menggunakan Scanning Electron Microscop (SEM) dilakukan. Dari penelitian diperoleh data bahwa kadar α-selulosa dan kandungan lignin secara berurutan sebesar 31,585% dan 37,996%. Kadar ligninnya menunjukkan nilai yang relatif tinggi namun kandungan α-selulosa pelepah sagu menunjukkan nilai standar pada produk hasil hutan bukan kayu. Dari nilai turunan serat pelepah sagu tergolong kelas II sehingga dinilai memiliki kesesuaian untuk bahan baku pulp dan kertas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar α-selulosa dan kandungan lignin pelepah sagu adalah 31,59% dan 37,99%, masing-masing.Kandungan lignin relatif tinggi, tetapi α-selulosa memiliki nilai standar untuk produk hasil hutan bukan kayu.Pelepahsagu diklasifikasikan sebagai kelas II berdasarkan turunan serat, yang menunjukkan kesesuaiannya sebagai bahan baku pulp dan kertas.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengeksplorasi lebih lanjut potensi pelepah sagu sebagai bahan baku pulp dan kertas. Studi komprehensif tentang efek pra-perlakuan pada pelepah sagu untuk mengurangi kandungan lignin dapat dilakukan. Selain itu, penelitian tentang karakteristik fisik dan mekanik kertas yang dihasilkan dari pelepah sagu dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang aplikasinya dalam industri kertas. Terakhir, studi tentang dampak lingkungan dan sosial dari penggunaan pelepah sagu sebagai bahan baku pulp dapat memberikan kontribusi penting dalam memastikan keberlanjutan industri kertas.
- CHEMICAL CONTENT AND ANATOMICAL CHARACTERISTICS OF SAGO (Metroxylon sagu Rottb.) FROND FROM SOUTH KALIMANTAN,... doi.org/10.59465/ijfr.2023.10.2.185-194CHEMICAL CONTENT AND ANATOMICAL CHARACTERISTICS OF SAGO Metroxylon sagu Rottb FROND FROM SOUTH KALIMANTAN doi 10 59465 ijfr 2023 10 2 185 194
- Chemical composition, fiber morphology, and kraft pulping of empty fruit bunch of dura variety (Elaies... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/361/1/012024Chemical composition fiber morphology and kraft pulping of empty fruit bunch of dura variety Elaies iopscience iop article 10 1088 1755 1315 361 1 012024
| File size | 370.49 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UWMYUWMY Formula IPK 4% terpilih sebagai formula terbaik berdasarkan hasil uji hedonik. Hasil analisis menunjukkan bahwa formula IPK 4% memiliki kadar lemak lebihFormula IPK 4% terpilih sebagai formula terbaik berdasarkan hasil uji hedonik. Hasil analisis menunjukkan bahwa formula IPK 4% memiliki kadar lemak lebih
STIKESHBSTIKESHB Metode pengujian karbohidrat menggunakan metode Luff-Schoorl dan serat kasar dengan metode gravimetri. Metode pengujian organoleptik dengan metode hedonik.Metode pengujian karbohidrat menggunakan metode Luff-Schoorl dan serat kasar dengan metode gravimetri. Metode pengujian organoleptik dengan metode hedonik.
UWMYUWMY Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi gliserol memberikan pengaruh terhadap semua karakteristik fisik edible film, kecuali WVTR. EdibleHasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi gliserol memberikan pengaruh terhadap semua karakteristik fisik edible film, kecuali WVTR. Edible
UWMYUWMY Terdapat 4 perlakuan dalam penelitian ini yaitu J0 (0 gr J), J1 (0,25 gr J), J2 (0,50 gr J), dan J3 (0,75 gr J). Perlakuan yang dibuat dilakukan beberapaTerdapat 4 perlakuan dalam penelitian ini yaitu J0 (0 gr J), J1 (0,25 gr J), J2 (0,50 gr J), dan J3 (0,75 gr J). Perlakuan yang dibuat dilakukan beberapa
POLINELAPOLINELA (BPS, 2023) Rendahnya hasil ini sebagian besar disebabkan oleh pengelolaan nutrisi yang kurang optimal, khususnya di lahan organik yang tidak menggunakan(BPS, 2023) Rendahnya hasil ini sebagian besar disebabkan oleh pengelolaan nutrisi yang kurang optimal, khususnya di lahan organik yang tidak menggunakan
UYPUYP Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi terbaik substitusi tepung tulang ikan tongkol dan karakteristik crackers roll. Crackers roll denganPenelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi terbaik substitusi tepung tulang ikan tongkol dan karakteristik crackers roll. Crackers roll dengan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Evaluasi menunjukkan 23 dari 25 peserta memiliki pengetahuan baik, dan seluruh peserta memperoleh manfaat dari kegiatan ini. Diharapkan hasil pelatihanEvaluasi menunjukkan 23 dari 25 peserta memiliki pengetahuan baik, dan seluruh peserta memperoleh manfaat dari kegiatan ini. Diharapkan hasil pelatihan
POLITANI KOEPOLITANI KOE Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan tepung kanji sebagai perekat pada konsentrasi 15% menghasilkan briket ranting kesambi dengan kualitas terbaik, sehinggaHal ini menunjukkan bahwa penggunaan tepung kanji sebagai perekat pada konsentrasi 15% menghasilkan briket ranting kesambi dengan kualitas terbaik, sehingga
Useful /
STAIMUNSTAIMUN Penelitian ini menyimpulkan bahwa perundungan di lembaga pendidikan, termasuk SMP Nurul Jadid, merupakan fenomena signifikan yang melibatkan berbagai bentukPenelitian ini menyimpulkan bahwa perundungan di lembaga pendidikan, termasuk SMP Nurul Jadid, merupakan fenomena signifikan yang melibatkan berbagai bentuk
POLINELAPOLINELA Faktor kedua adalah takaran pupuk urea dengan 4 aras yaitu n0 (tanpa pemberian pupuk urea), n1 (urea ¼ takaran anjuran), n2 (½ takaran anjuran) dan n3Faktor kedua adalah takaran pupuk urea dengan 4 aras yaitu n0 (tanpa pemberian pupuk urea), n1 (urea ¼ takaran anjuran), n2 (½ takaran anjuran) dan n3
UNSURUNSUR Di sisi lain, sebagian besar rumah tangga di Indonesia menghasilkan sampah organik setiap hari namun belum dikelola secara optimal. Penelitian ini bertujuanDi sisi lain, sebagian besar rumah tangga di Indonesia menghasilkan sampah organik setiap hari namun belum dikelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan
UNSURUNSUR Untuk hasil R/C rasio di Najaa Farm didapatkan senilai 5,68, yang berarti usaha ini layak untuk dijalankan. 000 yang terdiri dari biaya tetap sebesar RpUntuk hasil R/C rasio di Najaa Farm didapatkan senilai 5,68, yang berarti usaha ini layak untuk dijalankan. 000 yang terdiri dari biaya tetap sebesar Rp