UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI
Journal of English Teaching and LearningJournal of English Teaching and LearningThis research aims to improve secondary school students speaking skills in English as a Foreign Language (EFL) learning through the use of Digital Storytelling. The research employs a Classroom Action Research (CAR) design, involving 10 eighth grade students in a junior high school in Banyuwangi. Over four weeks, students participated in various stages of learning, including creating, presenting, and reflecting on digital stories. The data were collected from observation, interviews, and speaking tests. The qualitative data gathered from observation and interviewed were analyzed thematically where as data from speaking test were statistically analyzed. The findings reveal that implementing Digital Storytelling significantly enhanced students speaking skills, such as fluency, pronunciation, and confidence. This method also fostered an engaging and interactive learning environment, helping students overcome their anxiety when speaking English. Moreover, students exhibited increased motivation, engagement, and creativity in storytelling. The process encouraged active participation and improved their ability to organize ideas coherently. Additionally, students demonstrated improvement in contextual vocabulary usage, grammar accuracy, and pronunciation. The results suggest that Digital Storytelling is an effective and innovative approach for enhancing students speaking skills in EFL classrooms, making learning more meaningful and enjoyable.
This study demonstrates the significant role of digital storytelling in enhancing students speaking skills and engagement in English learning.By integrating narrative techniques with digital tools, digital storytelling fosters creativity, confidence, and collaboration while improving fluency, pronunciation, vocabulary, and overall communication.Despite challenges such as limited technology access and varying digital literacy levels, digital storytelling proves to be a transformative tool in language learning, equipping students with essential 21st-century skills and making English learning more effective.
Further research could explore the long-term effects of digital storytelling on students speaking proficiency and confidence beyond the immediate intervention period. Additionally, studies could investigate the optimal integration of digital storytelling with other pedagogical approaches to create a more comprehensive language learning curriculum. Finally, research is needed to develop and evaluate teacher training programs specifically designed to equip educators with the skills and knowledge necessary to effectively implement digital storytelling in diverse classroom settings, addressing challenges related to technology access and varying levels of digital literacy among students. These investigations will contribute to a deeper understanding of how digital storytelling can be leveraged to enhance language learning outcomes and prepare students for effective communication in the 21st century.
| File size | 403.55 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
CAHAYA ICCAHAYA IC Naskah menggambarkan sistem tradisional yang mencakup kepercayaan agama, persembahan ritual, perjanjian supranatural, dan konflik sosio-budaya yang mencerminkanNaskah menggambarkan sistem tradisional yang mencakup kepercayaan agama, persembahan ritual, perjanjian supranatural, dan konflik sosio-budaya yang mencerminkan
UMGUMG Oleh karena itu, isu-isu lingkungan harus dieksplorasi secara kritis, terutama dalam hubungannya dengan cara makna disampaikan melalui mode verbal danOleh karena itu, isu-isu lingkungan harus dieksplorasi secara kritis, terutama dalam hubungannya dengan cara makna disampaikan melalui mode verbal dan
EDUCASIAEDUCASIA Pendekatan penilaian hibrida yang menggabungkan tugas TikTok (misalnya, berbicara) dengan tes tradisional (misalnya, menulis) dapat memberikan evaluasiPendekatan penilaian hibrida yang menggabungkan tugas TikTok (misalnya, berbicara) dengan tes tradisional (misalnya, menulis) dapat memberikan evaluasi
USIUSI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VIII di SMP SwastaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VIII di SMP Swasta
INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE Masalah yang ada adalah siswa kurang menguasai perbendaharaan kata, kesulitan dalam menemukan ide utama, ide pendukung, mengidentifikasi informasi, danMasalah yang ada adalah siswa kurang menguasai perbendaharaan kata, kesulitan dalam menemukan ide utama, ide pendukung, mengidentifikasi informasi, dan
UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI Hal ini dapat dilihat dari hasil tes 1, 2, 3 dan 4. Berdasarkan hasil analisis data dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pada persentaseHal ini dapat dilihat dari hasil tes 1, 2, 3 dan 4. Berdasarkan hasil analisis data dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pada persentase
UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap aplikasi Kahoot positif untuk meningkatkan pembelajaran kosa kata. Tanggapan positif yang sangatPenelitian ini menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap aplikasi Kahoot positif untuk meningkatkan pembelajaran kosa kata. Tanggapan positif yang sangat
UNPATTIUNPATTI Instrumen yang digunakan adalah tes, lembar observasi, dan kuesioner. Kriteria keberhasilan ditetapkan dengan skor >18. Implementasi dianggap berhasilInstrumen yang digunakan adalah tes, lembar observasi, dan kuesioner. Kriteria keberhasilan ditetapkan dengan skor >18. Implementasi dianggap berhasil
Useful /
USIUSI Hasil analisis data menunjukkan bahwa skor rata-rata pre-test adalah 51,56, sedangkan skor rata-rata post-test meningkat menjadi 70,31, yang menunjukkanHasil analisis data menunjukkan bahwa skor rata-rata pre-test adalah 51,56, sedangkan skor rata-rata post-test meningkat menjadi 70,31, yang menunjukkan
INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE Untuk keberlanjutan program, disarankan agar kegiatan pengabdian berikutnya lebih menekankan pada pendampingan lanjutan dalam manajemen konten digitalUntuk keberlanjutan program, disarankan agar kegiatan pengabdian berikutnya lebih menekankan pada pendampingan lanjutan dalam manajemen konten digital
USIUSI Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana penerapan teknik pengajaran STAD dalam meningkatkan kreativitas menulis siswa. Pendekatan penelitianTujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana penerapan teknik pengajaran STAD dalam meningkatkan kreativitas menulis siswa. Pendekatan penelitian
USIUSI Analisis data dilakukan dengan melihat skor pre-test dan post-test siswa dan mencari perbedaan rata-rata skor. Berdasarkan analisis data, ditemukan skorAnalisis data dilakukan dengan melihat skor pre-test dan post-test siswa dan mencari perbedaan rata-rata skor. Berdasarkan analisis data, ditemukan skor