INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE

IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan MahasiswaIKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar penting perekonomian yang berperan besar dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk produsen gula juruh berbahan dasar kelapa. Namun, permasalahan yang dihadapi antara lain pengemasan produk yang masih sederhana, belum adanya identitas merek, keterbatasan legalitas usaha, serta strategi pemasaran yang masih tradisional sehingga daya saing produk rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM gula juruh melalui pelatihan dan pendampingan dalam empat aspek utama, yaitu teknik pengemasan yang higienis dan menarik, penciptaan merek lokal yang memiliki daya tarik konsumen, pendampingan legalitas usaha melalui penerbitan NIB, serta pemanfaatan strategi pemasaran digital berbasis media sosial dan marketplace. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan langsung pelaku UMKM pada setiap tahapan mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, terciptanya merek lokal “Gula Juruh Angah Unggal, terbitnya NIB usaha, serta penerapan strategi pemasaran digital yang berhasil diuji melalui penjualan produk di kegiatan bazar dengan respon positif masyarakat. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM gula juruh, namun keberlanjutan program masih diperlukan melalui pendampingan sertifikasi halal, dan penguatan jejaring pemasaran.

Kegiatan pengadian yang telah dilaksanakan memberikan dampak positif yang nyata bagi pengembangan UMKM gula juruh.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada beberapa aspek utama, yaitu pengemasan, branding, legalitas usaha, dan strategi pemasaran digital.Melalui pendampingan, pengrajin berhasil memiliki identitas merek “Gula Juruh Angah Unggal, kemasan yang lebih menarik dan higienis, memperoleh NIB sebagai dasar legalitas, serta mempromosikan produk secara digital melalui media sosial dan marketplace.Uji coba pemasaran di ajang Bazar MTQ menunjukkan respon positif dengan tingkat penjualan yang signifikan, menandakan daya tarik produk meningkat.Untuk keberlanjutan program, disarankan agar kegiatan pengabdian berikutnya lebih menekankan pada pendampingan lanjutan dalam manajemen konten digital agar pemasaran lebih konsisten dan efektif.fasilitasi pengurusan sertifikat halal dan PIRT untuk memperluas akses pasar.pengembangan jejaring kemitraan dengan took modern atau platform e-commerce.serta pelatihan manajemen keungan sederhana guna memperkuat daya saing UMKM secara berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai strategi pemasaran digital yang berbeda, seperti influencer marketing atau konten video, dapat memberikan wawasan tambahan untuk meningkatkan jangkauan pasar UMKM gula juruh. Kedua, studi tentang dampak sertifikasi halal dan PIRT terhadap peningkatan kepercayaan konsumen dan akses pasar dapat memberikan informasi penting bagi pengembangan UMKM gula juruh. Ketiga, penelitian mengenai model bisnis yang berkelanjutan untuk UMKM gula juruh, termasuk strategi diversifikasi produk dan pengembangan rantai pasok yang efisien, dapat membantu meningkatkan daya saing dan ketahanan usaha di masa depan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan UMKM gula juruh di Desa Terusan Kempas dan wilayah sekitarnya, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi.

Read online
File size1.13 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test