CAHAYA ICCAHAYA IC

Journal of Language, Literature, and Educational ResearchJournal of Language, Literature, and Educational Research

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki representasi budaya pesugihan dalam naskah drama Pesugihan Nayan Tula karya Afrion dengan menggunakan pendekatan antropologi sastra untuk mengungkapkan nilai-nilai budaya, sistem kepercayaan, dan struktur sosio-budaya yang tercermin dalam narasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan antropologi sastra. Sumber data primer adalah naskah drama yang diterbitkan oleh Laboratorium Sastra Medan pada tahun 2016. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan kerangka kategori budaya yang berdasarkan pada teori antropologi Koentjaraningrat dan perspektif antropologi sastra Ratna.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pesugihan dalam Pesugihan Nayan Tula digambarkan sebagai sistem kepercayaan budaya yang berakar pada animisme, praktik ritual, mitos, dan struktur sosial.Naskah menggambarkan sistem tradisional yang mencakup kepercayaan agama, persembahan ritual, perjanjian supranatural, dan konflik sosio-budaya yang mencerminkan penyimpangan moral dan transformasi nilai-nilai komunitas.Penelitian ini menawarkan analisis antropologi sastra yang terfokus pada pesugihan dalam drama Indonesia modern, dengan menggabungkan teori antropologi klasik dengan analisis teks sastra kontemporer.Penelitian ini mendorong studi budaya-sastra dengan mengkontekstualisasikan praktik ekonomi mistis sebagai fenomena budaya terstruktur dalam diskursus naratif drama.

Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan judul, abstrak, dan kesimpulan adalah: . . 1. Menganalisis lebih lanjut representasi budaya pesugihan dalam drama Indonesia modern, dengan fokus pada bagaimana praktik ini merefleksikan nilai-nilai dan struktur sosial masyarakat kontemporer. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pesugihan berfungsi sebagai simbol moral, politik, dan ekonomi dalam masyarakat Indonesia modern.. . 2. Menjelajahi aspek-aspek antropologi sastra dalam drama Indonesia, dengan memfokuskan pada bagaimana teks sastra merepresentasikan dan merefleksikan sistem kepercayaan, praktik ritual, dan konflik sosial dalam masyarakat. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana drama berfungsi sebagai arsip budaya yang menangkap dinamika sosial dan budaya masyarakat Indonesia.. . 3. Mengkaji peran dan pengaruh pesugihan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia yang lebih luas. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana praktik ini terkait dengan isu-isu seperti moralitas, ekonomi, dan krisis nilai dalam masyarakat Indonesia modern. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika kepercayaan budaya dalam konteks sosial dan budaya yang spesifik.

  1. Psychological Well-Being in Persons of Success Ritual | Proceedings of International Conference on Communication... doi.org/10.29303/iccsproceeding.v3i1.809Psychological Well Being in Persons of Success Ritual Proceedings of International Conference on Communication doi 10 29303 iccsproceeding v3i1 809
  2. Pesugihan as a Cultural Belief System in Contemporary Indonesian Drama | Journal of Language, Literature,... doi.org/10.37251/jolle.v3i1.2824Pesugihan as a Cultural Belief System in Contemporary Indonesian Drama Journal of Language Literature doi 10 37251 jolle v3i1 2824
  3. The History of Epilepsy: From Ancient Mystery to Modern Misconception | Cureus. history epilepsy ancient... cureus.com/articles/53579-the-history-of-epilepsy-from-ancient-mystery-to-modern-misconceptionThe History of Epilepsy From Ancient Mystery to Modern Misconception Cureus history epilepsy ancient cureus articles 53579 the history of epilepsy from ancient mystery to modern misconception
Read online
File size452.41 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test