STIBASTIBA
AL-MABSUTH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa ArabAL-MABSUTH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa ArabPenelitian ini mengkaji hukum terkait pengambilan harta wasiat dalam kondisi ketidakcukupan keluarga melalui metode studi kepustakaan (library research) dengan menggunakan kitab-kitab fikih klasik sebagai sumber primer serta literatur sekunder pendukung. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normatif dengan analisis isi untuk memahami pandangan para ulama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilan harta wasiat dalam kondisi ketidakcukupan keluarga tidak dibenarkan secara syariat setelah pewaris wafat. Dalam keadaan demikian, pelaksanaan wasiat tetap wajib dilaksanakan secara utuh sesuai ketentuan syariat, selama tidak melebihi sepertiga dari harta peninggalan. Wasiat tidak boleh dibatalkan atau dikurangi setelah pewaris wafat hanya karena alasan kemiskinan ahli waris. Perlindungan terhadap ahli waris yang lemah menjadi tanggung jawab pewaris semasa hidup sebelum memutuskan wasiat. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan dalam bidang fikih mawaris, khususnya terkait pelaksanaan wasiat, serta menjadi referensi akademik dalam kajian hukum Islam, waris, dan wasiat. Secara praktis, penelitian ini dapat memberikan pedoman bagi para praktisi hukum, hakim syariah, dan masyarakat umum dalam mengatasi konflik pembagian warisan dan wasiat, khususnya ketika ahli waris mengalami kesulitan ekonomi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengambilan harta wasiat oleh ahli waris dalam kondisi ketidakcukupan keluarga tidak dapat dibenarkan secara syariat setelah pewaris wafat.Dalam kondisi ketidakcukupan keluarga, pelaksanaan wasiat tetap wajib dilakukan secara utuh sesuai ketentuan syariat jika tidak melebihi sepertiga harta.Wasiat tersebut tidak boleh dikurangi atau dibatalkan setelah pewaris wafat hanya karena alasan kemiskinan ahli waris.Apabila wasiat jumlahnya melebihi sepertiga dari total harta peninggalan, maka pelaksanaannya membutuhkan persetujuan ahli waris.Perlindungan terhadap ahli waris yang lemah menjadi tanggung jawab pewaris semasa hidup sebelum menetapkan wasiat.Islam menekankan keadilan dan menolak segala bentuk pengambilan hak orang lain secara batil.Wasiat yang sah tetap menjadi hak penerimanya dan wajib dilaksanakan sepenuhnya.Wasiat disunnahkan apabila seseorang memiliki sesuatu yang ingin diwasiatkan sebesar sepertiga harta atau kurang dari itu.Jika ia memiliki harta, maka tidak mengapa berwasiat sepertiga atau kurang.Namun, jika hartanya sedikit, sebaiknya tidak berwasiat, agar semua harta bisa diwariskan kepada ahli warisnya.Tapi jika hartanya banyak, maka tidak ada masalah jika ia berwasiat sepertiga harta, bahkan dianjurkan untuk mewasiatkan sepertiga, seperempat, atau seperlima harta untuk berbagai bentuk kebaikan.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengkaji lebih mendalam tentang dampak sosial dan ekonomi dari pelaksanaan wasiat dalam kondisi keluarga miskin atau ketidakcukupan ekonomi. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana wasiat dapat mempengaruhi kesejahteraan keluarga dan bagaimana solusi alternatif dapat diterapkan untuk memastikan kesejahteraan keluarga tersebut.. . 2. Meneliti lebih lanjut tentang peran dan tanggung jawab pewaris dalam melindungi hak-hak ahli waris yang lemah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pewaris dapat memastikan bahwa wasiat yang mereka buat tidak akan merugikan ahli waris yang membutuhkan, dan bagaimana mereka dapat memastikan bahwa hak-hak ahli waris tersebut dilindungi sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan maqāṣid al-sharīah.. . 3. Menganalisis lebih lanjut tentang peran dan tanggung jawab masyarakat dalam membantu keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana masyarakat dapat mendukung keluarga tersebut, baik melalui bantuan finansial, dukungan sosial, atau bentuk bantuan lainnya, dan bagaimana hal ini dapat membantu mengurangi beban ekonomi keluarga dan memastikan kesejahteraan mereka.
| File size | 660.71 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
DAARULHUDADAARULHUDA G/2025/PN Bks mengungkapkan adanya hambatan administratif dalam proses pengalihan nama sertifikat tanah, meskipun transaksi jual beli telah sah secaraG/2025/PN Bks mengungkapkan adanya hambatan administratif dalam proses pengalihan nama sertifikat tanah, meskipun transaksi jual beli telah sah secara
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Meskipun konsep ini dikenal dalam hukum adat dan hukum perdata, penerapannya di lingkungan peradilan agama masih dipengaruhi oleh beragam penafsiran. PenelitianMeskipun konsep ini dikenal dalam hukum adat dan hukum perdata, penerapannya di lingkungan peradilan agama masih dipengaruhi oleh beragam penafsiran. Penelitian
IAI TABAHIAI TABAH Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi hukum dan penyesuaian regulasi untuk menghadapi fenomena ini secara adil dan maslahat. Fenomena childfreeOleh karena itu, diperlukan penguatan literasi hukum dan penyesuaian regulasi untuk menghadapi fenomena ini secara adil dan maslahat. Fenomena childfree
UNIPASUNIPAS Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Analisis dilakukan terhadapPenelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Analisis dilakukan terhadap
UNTADUNTAD Hasan Bahasyuan Institute (HBI) adalah lembaga studi budaya dan penciptaan seni yang bertujuan utama untuk melestarikan, melindungi, dan mengadvokasi karya-karyaHasan Bahasyuan Institute (HBI) adalah lembaga studi budaya dan penciptaan seni yang bertujuan utama untuk melestarikan, melindungi, dan mengadvokasi karya-karya
ISI DPSISI DPS Keberadaan arsitektur tradisional Lampung dapat dikatakan sebagai warisan leluhur budaya yang sulit ditemukan lagi di lingkungan masyarakat Lampung. SejakKeberadaan arsitektur tradisional Lampung dapat dikatakan sebagai warisan leluhur budaya yang sulit ditemukan lagi di lingkungan masyarakat Lampung. Sejak
UM SURABAYAUM SURABAYA G/2020/PA/Mpr. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan pendekatan yuridis empiris untuk mendapatkan hasilG/2020/PA/Mpr. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan pendekatan yuridis empiris untuk mendapatkan hasil
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan hukum ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep skema syariah dalamPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan hukum ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep skema syariah dalam
Useful /
UNYUNY Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebanyak 65 mahasiswa (71%) memiliki kecerdasan emosi denganAnalisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebanyak 65 mahasiswa (71%) memiliki kecerdasan emosi dengan
UNMUNM Penelitian ini terbatas pada konteks institusi tunggal, yang membatasi generalisasi hasilnya. Ketergantungan pada data kualitatif dan absennya SOP keuanganPenelitian ini terbatas pada konteks institusi tunggal, yang membatasi generalisasi hasilnya. Ketergantungan pada data kualitatif dan absennya SOP keuangan
UM SURABAYAUM SURABAYA Keseimbangan pasangan dalam rumah tangga dapat menumbuhkan kebahagiaan sejati serta menentukan kemampuan seseorang dalam membangun rumah tangga yang kokoh.Keseimbangan pasangan dalam rumah tangga dapat menumbuhkan kebahagiaan sejati serta menentukan kemampuan seseorang dalam membangun rumah tangga yang kokoh.
UM SURABAYAUM SURABAYA Menjawab kebutuhan hukum umat Islam mengenai kepemilikan buku nikah yaitu bagi pasangan suami istri yang telah menikah secara agama namun diragukan kepastianMenjawab kebutuhan hukum umat Islam mengenai kepemilikan buku nikah yaitu bagi pasangan suami istri yang telah menikah secara agama namun diragukan kepastian