UNTADUNTAD

Cultural Diversity: Jurnal Sosial dan BudayaCultural Diversity: Jurnal Sosial dan Budaya

Hasan Bahasyuan Institute (HBI) adalah lembaga studi budaya dan penciptaan seni yang bertujuan utama untuk melestarikan, melindungi, dan mengadvokasi karya-karya yang diciptakan oleh maestro Hasan Muhammad Bahasyuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memahami struktur organisasi HBI, mengidentifikasi kesukubangsaan dalam karya Hasan M. Bahasyuan, dan mengeksplorasi peran kekerabatan dalam HBI. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara tertulis dan tidak tertulis serta dokumentasi. HBI memiliki struktur, peraturan, dan program-program untuk melindungi dan melestarikan karya-karya Hasan M. Bahasyuan serta budaya yang diangkatnya. HBI juga memberikan fasilitas untuk masyarakat yang tertarik dalam seni. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan karya-karya Hasan M. Bahasyuan, serta memperkenalkan budaya dan tradisi dalam karya-karya tersebut kepada generasi baru. Diperlukan etika dan izin dari ahli waris yang merupakan pemegang hak cipta resmi, atau kuasa hukum yang ditunjuk oleh HBI dalam penggunaan karya-karya Hasan M. Bahasyuan.

Hasan Bahasyuan Institute (HBI) dibentuk untuk melindungi dan mengadvokasi karya Hasan Bahasyuan, dengan dukungan kuat dari keluarga pendiri sehingga institusi ini dapat beroperasi secara berkelanjutan.Melalui program-program seperti Culture Forum dan partisipasi dalam festival daerah, HBI berupaya mempertahankan semangat seni serta meningkatkan keterlibatan seniman lokal, meskipun menghadapi tantangan seperti bencana alam.Dengan demikian, HBI berhasil menjaga warisan budaya Sulawesi Tengah, memastikan karya-karya Hasan Bahasyuan tetap hidup, berkembang, dan dapat diakses oleh generasi mendatang.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana digitalisasi arsip karya Hasan Bahasyuan dapat meningkatkan aksesibilitas dan pelestarian jangka panjang, termasuk analisis manfaat platform daring bagi komunitas seni lokal. Selanjutnya, studi longitudinal tentang peran transmisi antar‑generasi dalam keluarga pendiri HBI dapat mengungkap mekanisme sosial yang memperkuat keberlanjutan warisan budaya di Sulawesi Tengah. Terakhir, evaluasi empiris terhadap efektivitas program berbasis komunitas seperti Culture Forum dalam meningkatkan partisipasi seni setelah bencana alam dapat memberikan rekomendasi kebijakan bagi lembaga serupa dalam mengoptimalkan dampak sosial‑kulturalnya.

  1. DISCOURSE ANALYSIS OF KAJAOLALIDDONG PAPPASENG IN THE FORMATION OF STUDENT CHARACTERS IN A MODEL SCHOOL... doi.org/10.20319/pijss.2019.53.432441DISCOURSE ANALYSIS OF KAJAOLALIDDONG PAPPASENG IN THE FORMATION OF STUDENT CHARACTERS IN A MODEL SCHOOL doi 10 20319 pijss 2019 53 432441
Read online
File size678.34 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test