DINUSDINUS
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & MultimediaANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & MultimediaSejarah panjang perkembangan game menjadi digital game saat ini membawa perkembangan di berbagai lini kehidupan manusia. Jika dahulu game hanya dikenal sebagai media hiburan dalam waktu luang, kini digital game telah menjadi sebuah kebutuhan utama masyarakat dalam keseharian. Di berbagai aktivitasnya, digital game selalu mewarnai kehidupan sosial dan budaya masyarakat, khususnya para remaja. Sebagai dampaknya muncul wacana negatif sebagai budaya baru yang merusak seperti membuat kecanduan, memberi efek emosi yang negatif kepada pemain, dan sebagainya. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan sebuah pandangan baru tentang bagaimana fenomena tersebut terjadi. Apakah dampak digital game sebenarnya yang terjadi di masyarakat dan bagaimana hal itu terjadi. Melalui observasi, wawancara, dan studi literatur terhadap pengguna aktif digital game didapatkan data perkembangan digital game di kehidupan masyarakat saat ini. Selanjutnya data dianalisis melalui pendekatan teori kebutuhan Maslow, teori interaksi sosial, dan teori perkembangan budaya masyarakat modern. Sebagai hasilnya digital game telah menjadi ciri masyarakat modern yang dinantikan perkembangan dan kehadirannya sebagai sebuah kebutuhan baru bersosialisasi. Digital game sebagai media komunikasi yang secara simbolik menawarkan simulasi kenyataan yang membuat penggunanya betah untuk berlama-lama memainkannya.
Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa digital game tidak lagi dinilai sebagai sebuah media hiburan semata, karena dalam digital game terkandung aspek-aspek lain yang mempengaruhi kehidupan manusia, seperti aspek ilmu pengetahuan, teknologi, bisnis, dan ekonomi.Keseluruhan aspek yang terkandung dalam digital game sendiri adalah hasil budaya manusia yang timbul dari interaksi sosial masyarakat.Sehingga digital game juga ikut membawa dampak pergeseran budaya di masyarakat, antara lain dengan adanya digital game masyarakat diberikan ruang sosialisasi baru yang tidak lagi mengenal ruang dan waktu.Kini semua orang dapat bertemu di dunia virtual game, khususnya game online.Begitu juga dengan game offline dapat mempertemukan masyarakat penggemarnya dalam satu komunitas kelompok sosial penggemar game.Kemudian digital game juga menciptakan komunikasi simbolik antara pemain dengan game juga antara pemain dengan pemain.Digital game dalam perkembangannya yang ditunjang dengan visualisasi desain interface yang semakin mendekati kenyataan telah menciptakan ruang simulasi kenyataan dimana pemain akan dikondisikan sebagaimana kondisi nyata yang diinginkan seperti pada game The Sims.Hal ini sebenarnya dapat bermanfaat bagi pemain untuk mendapatkan referensi belajar berkomunikasi dan bersosialisasi dengan pemain lain sebagai bentuk representasi sosial mereka dalam banyak hal di dunia nyata, seperti belajar berkomunikasi dengan teman, belajar menggunakan suatu barang misal mengendarai mobil, dan sebagainya.Namun, hal ini juga dapat menimbulkan kondisi hiperrealitas pada pemain, dimana pemain terjebak dalam permainan dunia virtual dengan dunia nyata.
Berdasarkan analisis terhadap fenomena digital game dan dampaknya terhadap masyarakat, terutama remaja, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana digital game dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sosial yang efektif, dengan fokus pada pengembangan game yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, kerjasama, dan empati. Kedua, penelitian kualitatif mendalam mengenai dampak psikologis kecanduan digital game pada remaja, termasuk identifikasi faktor-faktor risiko dan strategi intervensi yang efektif. Ketiga, penelitian komparatif lintas budaya mengenai bagaimana nilai-nilai budaya lokal mempengaruhi persepsi dan penggunaan digital game oleh remaja, serta bagaimana digital game dapat diadaptasi untuk mencerminkan dan melestarikan warisan budaya tersebut. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi dan tantangan digital game dalam membentuk perkembangan sosial budaya remaja, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang tepat untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan dampak negatifnya.
| File size | 825.41 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Perbedaan paradigma akan terus berlangsung di masa depan karena sikap fanatisme dari para penganut paradigma tersebut dan jarang adanya ilmu yang didominasiPerbedaan paradigma akan terus berlangsung di masa depan karena sikap fanatisme dari para penganut paradigma tersebut dan jarang adanya ilmu yang didominasi
POLNAMPOLNAM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep amanah ilahi dan kemanusiaan dalam Islam sebagai prinsip fundamental yang membentuk identitas sertaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep amanah ilahi dan kemanusiaan dalam Islam sebagai prinsip fundamental yang membentuk identitas serta
UNIAUNIA Masyarakat mulai aktif mengikuti kegiatan keagamaan dan sosial yang diinisiasi oleh masjid. Pengurus masjid juga menunjukkan peningkatan kapasitas dalamMasyarakat mulai aktif mengikuti kegiatan keagamaan dan sosial yang diinisiasi oleh masjid. Pengurus masjid juga menunjukkan peningkatan kapasitas dalam
UNIAUNIA Keterbatasan kemampuan bahasa asing di kalangan peserta didik di lembaga pendidikan Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan masih menjadiKeterbatasan kemampuan bahasa asing di kalangan peserta didik di lembaga pendidikan Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan masih menjadi
UNIAUNIA Dengan demikian, penguatan spirit dakwah tidak hanya berdampak pada peningkatan religiusitas individu, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi pembangunanDengan demikian, penguatan spirit dakwah tidak hanya berdampak pada peningkatan religiusitas individu, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi pembangunan
UNTADUNTAD Praktik Mo Laluta, sebagai bagian yang tak terpisahkan dari budaya lisan mereka, bukan sekadar menjadi alat komunikasi, melainkan juga wadah penyampaianPraktik Mo Laluta, sebagai bagian yang tak terpisahkan dari budaya lisan mereka, bukan sekadar menjadi alat komunikasi, melainkan juga wadah penyampaian
UYPUYP Kekayaan kebudayaan yang dimiliki oleh Desa Cikidang (rempug tomat) perang tomat bisa menjadi daya tarik wisata yang baru dan memperkaya jenis wisata yangKekayaan kebudayaan yang dimiliki oleh Desa Cikidang (rempug tomat) perang tomat bisa menjadi daya tarik wisata yang baru dan memperkaya jenis wisata yang
UNISMUHUNISMUH Berdasarkan hasil tersebut, kesimpulan menyatakan bahwa peristiwa masalah sosial dalam cerita ini dapat menjadi pelajaran dan meningkatkan pemahaman sertaBerdasarkan hasil tersebut, kesimpulan menyatakan bahwa peristiwa masalah sosial dalam cerita ini dapat menjadi pelajaran dan meningkatkan pemahaman serta
Useful /
DINUSDINUS Karakteristik film dengan genre horor membuat penonton terbawa suasana dengan alur ceritanya yang menakutkan. Namun, beberapa dari film horor IndonesiaKarakteristik film dengan genre horor membuat penonton terbawa suasana dengan alur ceritanya yang menakutkan. Namun, beberapa dari film horor Indonesia
DINUSDINUS Tidak ada sama sekali dari sepuluh bangunan terkenal itu merupakan bangunan hunian. Faktor penggunaan oleh publik ini membuat bangunan-bangunan itu dikenal.Tidak ada sama sekali dari sepuluh bangunan terkenal itu merupakan bangunan hunian. Faktor penggunaan oleh publik ini membuat bangunan-bangunan itu dikenal.
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Analisis metode momen-area dan SAP 2000 memperkuat hasil laboratorium dengan selisih lendutan dalam batas toleransi. Kombinasi HSC, abu sekam padi, danAnalisis metode momen-area dan SAP 2000 memperkuat hasil laboratorium dengan selisih lendutan dalam batas toleransi. Kombinasi HSC, abu sekam padi, dan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Berdasarkan tinjauan yuridis terhadap Putusan KPPU Nomor 15/KPPU-I/2022 dan UU No. 5 Tahun 1999, dapat disimpulkan bahwa kasus dugaan kartel minyak goreng,Berdasarkan tinjauan yuridis terhadap Putusan KPPU Nomor 15/KPPU-I/2022 dan UU No. 5 Tahun 1999, dapat disimpulkan bahwa kasus dugaan kartel minyak goreng,