UMCUMC

SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiSOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi

Kemajuan teknologi dan internet tidak hanya memunculkan media baru namun sudah menjadi kebutuhan manusia untuk berinteraksi dan bersosialisasi, salah satunya adalah inovasi teknologi komunikasi berupa media sosial. Dengan media sosial yang dapat diakses oleh masyarakat luas, masyarakat di desa maupun di kota pun mendapatkan informasi yang sama mengenai pendidikan, teknologi, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya. Perkembangan penggunaan media sosial sebagai alat komunikasi semakin pesat setelah internet dapat diakses melalui telepon seluler, bahkan kini masyarakat dapat mengaksesnya kapan saja, dimana saja dengan menggunakan smartphone atau muncul istilah gadget yang semakin memudahkan masyarakat untuk mengaksesnya dimana saja dan kapan saja tanpa batasan waktu. Etika komunikasi yang baik dalam mengkonsumsi media sosial dan sesuai dengan ajaran Islam adalah tidak menggunakan kata-kata kasar, pornografi, atau isu SARA dan tidak memposting artikel atau status palsu yang nantinya akan menimbulkan konflik, dan tidak memposting artikel atau status yang tidak benar atau gambar yang memiliki hak cipta.

Etika komunikasi dalam komentar netizen di YouTube adalah juga merupakan suatu norma, nilai, atau ukuran tingkah laku baik dalam kegiatan komunikasi dalam suatu masyarakat baik secara online maupun offline.Ruang pada kolom komentar di konten live sidang ijazah palsu berlanjut Rocky Gerung jadi saksi ahli di Youtube Refly Harun dan konten Refly Harun mencium bau intimidasi soal gugatan penundaan Pemilu 2024 di YoutubetvOneNews menjadi ruang yang tidak terpisahkan dalam melakukan etika komunikasi netizen dalam berkomentar.Hal tersebut dapat disimpulkan melalui beberapa prinsip-prinsip etika komunikasi sebagai berikut.prinsip keindahan, prinsip persamaan, prinsip kebaikan, prinsip keadilan, prinsip kebebasan, dan prinsip kebenaran.

1. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk membandingkan etika komunikasi netizen di platform media sosial lain seperti TikTok atau Instagram, dengan mempertimbangkan perbedaan demografi pengguna dan konten yang dipublikasikan. 2. Penelitian lebih lanjut tentang dampak budaya lokal terhadap etika komunikasi online, khususnya dalam konteks politik dan hukum, bisa menjadi arah studi baru. 3. Menganalisis peran pendidikan digital dalam membentuk kesadaran netizen tentang etika komunikasi, termasuk penggunaan AI untuk mendeteksi komentar tidak etis, bisa menjadi penelitian inovatif. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang dinamika komunikasi di era digital, mempertimbangkan faktor budaya dan teknologi, serta mengembangkan solusi berbasis pendidikan untuk meningkatkan kualitas interaksi online.

Read online
File size510.29 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test