UNISAPUNISAP
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah DasarEdukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah DasarPembelajaran Pendidikan kewarganegaraan sangat penting untuk pendidikan karakter sehingga implementasinya dapat membantu dalam pembentukan karakter generasi bangsa di Indonesia. Melalui pendidikan karakter peserta didik diajarkan untuk memiliki sikap dan perilaku yang baik. Pendidikan karakter bertujuan untuk kembali menghidupkan karakter warga negara yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, antara lain nilai ketaqwaan, nilai keimanan, nilai kejujuran, nilai kepedulian, hingga nilai etika atau sopan santun. PKn merupakan salah satu sarana yang tepat untuk mengimplementasikan nilai-nilai dalam pendidikan karakter kepada peserta didik, karena tujuan PKn pada dasarnya adalah untuk menciptakan peserta didik menjadi warga negara yang demokratis dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, pembelajaran PKn dapat diimplementasikan untuk membentuk karakter generasi muda Indonesia terutama mulai dari peserta didik di Sekolah Dasar.
Pendekatan pendidikan karakter sangat penting untuk membentuk generasi bangsa yang memiliki sikap dan perilaku baik sesuai nilai‑nilai Pancasila.Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) berperan sebagai sarana utama dalam mengimplementasikan nilai‑nilai tersebut, sehingga peserta didik dapat menjadi warga negara yang demokratis dan berkarakter.Oleh karena itu, integrasi pendidikan karakter melalui PKn harus dioptimalkan untuk membentuk akhlak generasi muda.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek dalam mata pelajaran PKn mempengaruhi perkembangan sikap demokratis dan nilai karakter pada siswa kelas 4‑5 SD, dengan mengukur perubahan sikap, partisipasi, dan pemahaman nilai Pancasila secara kuantitatif dan kualitatif. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara pendekatan pembelajaran PKn yang berpusat pada guru dengan pendekatan pembelajaran kooperatif untuk menilai perbedaan dalam peningkatan kompetensi afektif dan psikomotor siswa, sehingga dapat diidentifikasi strategi yang paling efektif dalam mengembangkan karakter. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat meneliti dampak integrasi nilai‑nilai karakter dalam RPP PKn selama tiga tahun terhadap perubahan perilaku sosial dan partisipasi siswa dalam kegiatan kemasyarakatan di lingkungan sekolah, dengan mengikuti perkembangan siswa secara berkelanjutan. Terakhir, eksplorasi penggunaan media digital interaktif, seperti aplikasi mobile berbasis simulasi situasi kewarganegaraan, dapat diujicobakan untuk melihat efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman nilai Pancasila pada siswa SD, melalui uji coba lapangan dan analisis hasil belajar.
| File size | 126.39 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
JOTIKAJOTIKA Sosialisasi ini menjadi acuan bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk mengembangkan program-program pencegahan kenakalan remaja. Kenakalan remaja merupakanSosialisasi ini menjadi acuan bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk mengembangkan program-program pencegahan kenakalan remaja. Kenakalan remaja merupakan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasilnya: menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan siswa untuk mengenali dan memilih jurusan yang sesuai, serta peningkatan motivasi danHasilnya: menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan siswa untuk mengenali dan memilih jurusan yang sesuai, serta peningkatan motivasi dan
TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL Kolaborasi tersebut, terutama melalui pendidikan vokasi, kebijakan pemerintah, dan dukungan industri, berhasil mengurangi kesenjangan keterampilan sertaKolaborasi tersebut, terutama melalui pendidikan vokasi, kebijakan pemerintah, dan dukungan industri, berhasil mengurangi kesenjangan keterampilan serta
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE 79,8% siswa melaporkan persepsi positif, yang masuk dalam kategori tinggi. Siswa melihat perbaikan dalam proses pembelajaran, termasuk materi yang lebih79,8% siswa melaporkan persepsi positif, yang masuk dalam kategori tinggi. Siswa melihat perbaikan dalam proses pembelajaran, termasuk materi yang lebih
MANDALANURSAMANDALANURSA Based on the research results, it can be concluded that Generation Z students require teaching materials that align with their learning styles to strengthenBased on the research results, it can be concluded that Generation Z students require teaching materials that align with their learning styles to strengthen
INSANINSAN Evaluasi untuk menilai ketercapaian tujuannya adalah peserta didik dapat mengimplementasikan semua materi pendidikan akhlak tersebut. Komponen pendidikannyaEvaluasi untuk menilai ketercapaian tujuannya adalah peserta didik dapat mengimplementasikan semua materi pendidikan akhlak tersebut. Komponen pendidikannya
UNPAKUNPAK Diharapkan, upaya seperti ini dapat terus dilakukan dalam rangka memperkuat rasa cinta tanah air dan kepedulian terhadap warisan budaya di kalangan generasiDiharapkan, upaya seperti ini dapat terus dilakukan dalam rangka memperkuat rasa cinta tanah air dan kepedulian terhadap warisan budaya di kalangan generasi
ISIMU PACITANISIMU PACITAN Berdasarkan kriteria pembuatan bahan ajar yang terdiri dari kejelasan potensi, kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, kejelasan sasaran, kejelasan informasiBerdasarkan kriteria pembuatan bahan ajar yang terdiri dari kejelasan potensi, kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, kejelasan sasaran, kejelasan informasi
Useful /
TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL Selanjutnya, kuesioner tanggapan kepraktisan menghasilkan skor 93,57 dari siswa dan 95,14 dari guru, keduanya dikategorikan sangat praktis. PenelitianSelanjutnya, kuesioner tanggapan kepraktisan menghasilkan skor 93,57 dari siswa dan 95,14 dari guru, keduanya dikategorikan sangat praktis. Penelitian
ASSYIFAASSYIFA Post-Covid-19 pandemic, virtual technology is no longer merely a solution for online learning but has become an integral part of modern education. StudentsPost-Covid-19 pandemic, virtual technology is no longer merely a solution for online learning but has become an integral part of modern education. Students
INSANINSAN Kelekatan orang tua berperan penting dalam kehidupan anak, walaupun menginginkan otonomi anak terkait dengan orang tuanya, kelekatan anak dengan orangKelekatan orang tua berperan penting dalam kehidupan anak, walaupun menginginkan otonomi anak terkait dengan orang tuanya, kelekatan anak dengan orang
INSANINSAN Populasi penelitian ini adalah seluruh anak usia 4-5 tahun (kelompok A) dengan jumlah sampel sebanyak 12 orang anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPopulasi penelitian ini adalah seluruh anak usia 4-5 tahun (kelompok A) dengan jumlah sampel sebanyak 12 orang anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa