UNKRISWINAUNKRISWINA

Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP UNKRISWINAProsiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP UNKRISWINA

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman Bivalvia di Pantai Warambadi serta menjadikannya sebagai media pembelajaran biologi berupa Poster. Metode yang digunakan adalah metode transek kuadrat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Di Pantai Warambadi Kabupaten Sumba Timur, ditemukan 697 individu yang terdiri dari 11 spesies, yaitu Asaphis violascens, Anadara pilula, Tridacna maxima, Tivela tripla, Hyphantosoma crassum, Austroneaera eastera, Magallana gigas, Mactra cygnus, Codakia tigerina, Anadara gubernaculum, Gafrarium tumidum. Nilai kepadatan tertinggi adalah pada spesies Mactra cygnus (13,975) dengan frekuensi 1, sedangkan kepadatan terendah pada spesies Tridacna maxima (0,025) dengan frekuensi 0,05. Berdasarkan jumlah jenis dan nilai kepadatan, indeks keanekaragaman Bivalvia di Pantai Warambadi adalah 0,850709 dengan kategori rendah. Hasil uji validasi poster oleh validator 1 adalah 97,72%, validator 2 adalah 94,45%, dan validator 3 adalah 93,18%. Artinya, poster tentang Keanekaragaman Bivalvia di Pantai Warambadi sangat cocok digunakan sebagai lingkungan belajar dan dapat menunjang proses pembelajaran.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pantai Warambadi memiliki 11 spesies bivalvia dari 6 ordo, 9 famili, dan 11 genus dengan total 697 individu.Keanekaragaman jenis kerang di lokasi tersebut tergolong rendah, yaitu 0,850709.Hasil penelitian ini dimanfaatkan untuk membuat poster sebagai media pembelajaran materi filum moluska, khususnya kelas bivalvia, yang telah teruji validasinya oleh para validator dengan hasil yang sangat layak.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengkaji lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya keanekaragaman bivalvia di Pantai Warambadi, seperti pengaruh aktivitas manusia dan kondisi lingkungan perairan. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada potensi pemanfaatan berkelanjutan bivalvia sebagai sumber daya lokal yang dapat mendukung perekonomian masyarakat sekitar, namun tetap memperhatikan kelestarian ekosistem. Pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti aplikasi mobile atau virtual reality, juga dapat dieksplorasi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran tentang keanekaragaman hayati laut, khususnya bivalvia, bagi siswa dan masyarakat umum. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif dan relevan untuk upaya konservasi dan pemanfaatan sumber daya bivalvia di Pantai Warambadi secara berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut.

Read online
File size730.11 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test