PELITABANGSAPELITABANGSA

Pelita TeknologiPelita Teknologi

Vatulemo Park is an open space in the Palu City. In 2024, Vatulemo Park underwent a revitalization. The goal of this revitalization is to increase quality and aesthetics of the park while expanding the coverage of public services to the surrounding area. The aim of this research is to use GIS to distribute of visitor patterns and coverage area services of Vatulemo Park. The data collected through field observations, interviews, and visitor surveys were then analyzed using GIS. The study shows that visitors to Vatulemo Park do not only come from the parks service radius but also from outside the service radius. The visitation pattern is distributed based on location and the coverage area services of the park, which can be optimized. Vatulemo Park have a good condition and can be clearly depicted through thematic maps that display the data. provides recommendations for park managers in planning the development of more efficient and inclusive infrastructure and services. impact Therefore, the visualization of revitalization on visitation patterns and coverage area services of Vatulemo Park can be successfully carried out using GIS techniques. This study provides recommendations for park managers in planning the development of more efficient and inclusive infrastructure and services.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Taman Vatulemo pascarevitalisasi telah berhasil menjadi ruang publik yang menarik bagi masyarakat Kota Palu.Sebagian besar pengunjung berasal dari dalam radius pelayanan taman, menunjukkan daya tarik taman yang kuat bagi masyarakat sekitar.Pemanfaatan GIS terbukti efektif dalam memetakan pola kunjungan dan menganalisis cakupan pelayanan taman, sehingga dapat mendukung perencanaan dan pengelolaan taman yang lebih baik.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas fasilitas taman dalam memenuhi kebutuhan pengunjung dari berbagai kalangan, dengan mempertimbangkan preferensi dan karakteristik demografis. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan taman sebagai ruang publik yang inklusif, misalnya dengan menambahkan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas atau kelompok rentan lainnya. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pemanfaatan teknologi augmented reality (AR) atau virtual reality (VR) untuk meningkatkan pengalaman pengunjung dan memberikan informasi yang lebih interaktif tentang sejarah dan keunikan Taman Vatulemo, sehingga dapat menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian ruang terbuka hijau di perkotaan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan Taman Vatulemo sebagai ruang publik yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Read online
File size1.21 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test