IAIN SALATIGAIAIN SALATIGA
Indonesian Journal of Islam and Muslim SocietiesIndonesian Journal of Islam and Muslim SocietiesChanel Poligami Asyik merupakan salah satu media yang digunakan oleh Ustad Awan (UA) untuk mesosialisasikan ajakan berpoligami. Bahasa yang digunakan pada youtub poligami ini menggunakan bahasa sensasional. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bentuk resepsi, faktor yang melatbelakangi resepsi dan dampaknya terhadap wacana publik atas syariat poligami. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan analisis teknik interpretasi yang dimulai dari restatement atas data diikuti dengan deskripsi, diakhiri dengan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajakan berpoligami menggunakan bahasa sensasional justru meningkatkan penolakan publik terhadap poligami. Resepsi publik tersebut dipengaruhi oleh ekspresi personal, interpersonal yang diwacanakan di media sosial kemudian direpresentasikan di media hiburan publik (sinetron dan film layer lebar). Perbedaan resepsi yang diwacanakan ini kemudian menjadi hibrida resepsi yang semakin mendramatisir syariat poligami hingga tidak sesuai dengan syariat Islam.
Resepsi publik terhadap ajakan poligami di media sosial sangat dipengaruhi oleh ekspresi personal dan interpersonal yang didiskusikan serta direpresentasikan dalam media publik, menghasilkan resepsi hibrida yang mendramatisasi syariat poligami hingga menyimpang dari ajaran Islam.Ironisnya, penggunaan bahasa sensasional dalam ajakan poligami justru meningkatkan penolakan publik, menyoroti bahwa pengalaman personal dan wacana media lebih dominan daripada sensasi bahasa.Penelitian ini menemukan bahwa resepsi publik terbentuk tidak hanya oleh pengalaman, tetapi juga oleh pengaruh media dan keragaman budaya, menawarkan perspektif baru namun terbatas pada konteks spesifik Poligami Asik Channel, sehingga memerlukan studi lanjutan yang lebih luas.
Berdasarkan temuan penelitian ini tentang resepsi publik terhadap ajakan poligami di media sosial, ada beberapa arah studi lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi lebih jauh. Pertama, penelitian ini terbatas pada saluran spesifik seperti Poligami Asik Channel dan pelatihan online; oleh karena itu, studi di masa depan dapat memperluas cakupan dengan meneliti bagaimana penggunaan bahasa sensasional dalam konten poligami memengaruhi persepsi publik di berbagai platform media sosial yang lebih luas, seperti TikTok, Instagram, atau forum diskusi online lainnya. Pertanyaan pentingnya adalah, apakah pola resepsi yang sama (penerimaan, negosiasi, penolakan) juga muncul secara konsisten di ekosistem media sosial yang lebih beragam, dan bagaimana perbedaan demografi pengguna platform-platform tersebut memengaruhi interpretasi mereka terhadap pesan-pesan poligami? Kedua, temuan bahwa bahasa sensasional justru meningkatkan penolakan publik terhadap poligami sangatlah kontraintuitif. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam mekanisme psikologis dan sosiologis yang menjelaskan mengapa kemasan sensasional, alih-alih menarik, justru memicu reaksi penolakan. Studi ini bisa menggunakan pendekatan kualitatif yang mendalam untuk memahami proses kognitif dan emosional individu saat berhadapan dengan konten sensasional tentang poligami, serta bagaimana pengalaman pribadi dan representasi media yang sudah ada sebelumnya (misalnya dari sinetron atau film) berinteraksi dengan pesan-pesan tersebut untuk membentuk sikap negatif. Ketiga, mengingat adanya resepsi hibrida yang mendramatisasi dan bahkan menyimpang dari syariat Islam yang sebenarnya, studi masa depan dapat merancang dan mengevaluasi efektivitas intervensi edukasi atau kontra-narasi di media sosial. Pertanyaan penelitiannya bisa berupa: Bentuk-bentuk edukasi atau narasi alternatif apa yang paling efektif dalam menyajikan pemahaman poligami yang seimbang dan akurat sesuai syariat Islam kepada khalayak umum, dan bagaimana dampaknya terhadap koreksi pemahaman yang menyimpang di masyarakat awam? Pendekatan ini akan sangat berharga untuk mengembangkan strategi komunikasi yang lebih bertanggung jawab di ranah digital.
| File size | 276.5 KB |
| Pages | 30 |
| DMCA | Report |
Related /
PELITABANGSAPELITABANGSA Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan algoritma DES mampu mengamankan data pelanggan dengan mengubah plaintext menjadi ciphertext yang tidak dapatHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan algoritma DES mampu mengamankan data pelanggan dengan mengubah plaintext menjadi ciphertext yang tidak dapat
PELITABANGSAPELITABANGSA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perancangan sistem informasi penjualan tiket konser berbasis web menggunakan metode Waterfall mampuBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perancangan sistem informasi penjualan tiket konser berbasis web menggunakan metode Waterfall mampu
PIPI LDA menghasilkan lima topik utama yang mencerminkan reaksi publik, isu hukum, pengalaman pribadi, serta berbagai bentuk kekerasan yang dibahas warganet.LDA menghasilkan lima topik utama yang mencerminkan reaksi publik, isu hukum, pengalaman pribadi, serta berbagai bentuk kekerasan yang dibahas warganet.
UNISMUHUNISMUH Pendidikan Agama Islam memainkan peran yang sangat penting dalam membangun kesadaran moral di kalangan Generasi Alpha. Dengan menanamkan nilai-nilai dasarPendidikan Agama Islam memainkan peran yang sangat penting dalam membangun kesadaran moral di kalangan Generasi Alpha. Dengan menanamkan nilai-nilai dasar
STMIK DCISTMIK DCI Penelitian ini berhasil mengembangkan model klasifikasi sentimen berbasis Naive Bayes yang dapat mengidentifikasi opini publik pada platform media sosialPenelitian ini berhasil mengembangkan model klasifikasi sentimen berbasis Naive Bayes yang dapat mengidentifikasi opini publik pada platform media sosial
IAIN CURUPIAIN CURUP Selain itu, literasi digital menjadi kompetensi yang sangat penting dalam menavigasi tantangan lanskap informasi modern. Ulama harus dilengkapi denganSelain itu, literasi digital menjadi kompetensi yang sangat penting dalam menavigasi tantangan lanskap informasi modern. Ulama harus dilengkapi dengan
UNISMUHUNISMUH Namun, masih sangat sedikit studi empiris yang menganalisis perilaku konsumen dalam pembelian produk farmasi halal di Indonesia. Penelitian ini bertujuanNamun, masih sangat sedikit studi empiris yang menganalisis perilaku konsumen dalam pembelian produk farmasi halal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan
IAIN SALATIGAIAIN SALATIGA It touches upon the issue of normative judgments towards FPI and their role in operationalizing distinctions between identity and ideology. Thus circumstancesIt touches upon the issue of normative judgments towards FPI and their role in operationalizing distinctions between identity and ideology. Thus circumstances
Useful /
RISETPRESSRISETPRESS Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, Uji Statistik Inferensial (Uji Wilcoxon Signed rank). HasilTeknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, Uji Statistik Inferensial (Uji Wilcoxon Signed rank). Hasil
STMIK DCISTMIK DCI Hasil perbandingan mengindikasikan bahwa sistem memiliki presisi yang lebih tinggi karena penggunaan nilai desimal yang lebih tepat. Pengujian lanjutanHasil perbandingan mengindikasikan bahwa sistem memiliki presisi yang lebih tinggi karena penggunaan nilai desimal yang lebih tepat. Pengujian lanjutan
STMIK DCISTMIK DCI Namun, metode manual menggunakan buku presensi masih rawan manipulasi, seperti pemalsuan tanda tangan. Untuk mengatasi masalah ini, dikembangkan alat presensiNamun, metode manual menggunakan buku presensi masih rawan manipulasi, seperti pemalsuan tanda tangan. Untuk mengatasi masalah ini, dikembangkan alat presensi
STMIK DCISTMIK DCI Salah satu cara membuat website yang cepat dan mudah adalah menggunakan Content Management System (CMS) seperti Wordpress karena efektif dan lebih menghematSalah satu cara membuat website yang cepat dan mudah adalah menggunakan Content Management System (CMS) seperti Wordpress karena efektif dan lebih menghemat