UNESAUNESA
Journal of Exercise Physiology and Health SciencesJournal of Exercise Physiology and Health SciencesObesity has become a growing global health problem, with a significant impact on a wide range of chronic diseases. This study aims to explore the effect of circuit training on weight loss and Body Mass Index (BMI) in overweight or obese adult individuals. Using a pretest-posttest experimental research design, 30 participants were divided into two groups: an experimental group that followed an eight-week circuit training program and a control group that received no intervention. The results showed that the experimental group experienced a significant weight loss from 73.6 kg to 69.5 kg (p = 0.003) and a decrease in BMI from 29.9 kg/m² to 28.2 kg (p = 0.003). Meanwhile, the control group also experienced weight and BMI reductions, but with smaller changes (body weight from 70.1 kg to 69.1 kg and BMI from 29.0 kg/m² to 28.6 kg), although it remained significant (p < 0.05). These findings confirm the effectiveness of circuit training as an intervention in weight loss programs, as well as the importance of a structured approach in obesity management. This study provides empirical evidence that can be used by health professionals and fitness trainers in designing more effective exercise programs to achieve weight loss goals, as well as improve the overall quality of life of individuals.
The study demonstrated the significant effectiveness of the intervention applied to the experimental group in reducing weight and Body Mass Index (BMI).Both groups experienced weight loss and BMI reduction, but the experimental group showed greater and statistically significant changes.These results emphasize the importance of structured interventions in weight management and obesity prevention, which are risk factors for various chronic diseases.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas program latihan sirkuit yang dimodifikasi dengan mempertimbangkan faktor-faktor individual seperti tingkat kebugaran awal dan preferensi latihan. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan berbagai protokol latihan sirkuit, termasuk variasi intensitas, durasi, dan jenis latihan, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal untuk kelompok populasi yang berbeda. Selain itu, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi peran intervensi perilaku dan dukungan sosial dalam meningkatkan kepatuhan terhadap program latihan dan mempertahankan penurunan berat badan jangka panjang. Studi longitudinal yang melacak peserta selama periode waktu yang lebih lama diperlukan untuk menilai dampak berkelanjutan dari latihan sirkuit terhadap kesehatan metabolik dan kualitas hidup. Terakhir, penelitian lebih lanjut harus menyelidiki mekanisme biologis yang mendasari efek latihan sirkuit terhadap penurunan berat badan dan BMI, seperti perubahan dalam komposisi tubuh, sensitivitas insulin, dan ekspresi gen.
- Strategies for Promotion of a Healthy Lifestyle in Clinical Settings: Pillars of Ideal Cardiovascular... doi.org/10.1161/CIR.0000000000001018Strategies for Promotion of a Healthy Lifestyle in Clinical Settings Pillars of Ideal Cardiovascular doi 10 1161 CIR 0000000000001018
- Evidenceâbased weight loss interventions: Individualized treatment options to maximize patient... doi.org/10.1111/dom.14200EvidenceyAAAabased weight loss interventions Individualized treatment options to maximize patient doi 10 1111 dom 14200
- Excessive Weight Gain, Obesity, and Cancer: Opportunities for Clinical Intervention | Obesity | JAMA... jama.jamanetwork.com/article.aspx?doi=10.1001/jama.2017.15519Excessive Weight Gain Obesity and Cancer Opportunities for Clinical Intervention Obesity JAMA jama jamanetwork article aspx doi 10 1001 jama 2017 15519
| File size | 423.63 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNZAHUNZAH Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata skor posttest yang sangat signifikan pada kelompok eksperimen (dari 77,34 menjadi 92,03), jauh melebihi peningkatanHal ini ditunjukkan oleh rata-rata skor posttest yang sangat signifikan pada kelompok eksperimen (dari 77,34 menjadi 92,03), jauh melebihi peningkatan
AFEKSIAFEKSI Subjek penelitian terdiri dari 54 siswa kelas IV SDN Srengat 1 yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaranSubjek penelitian terdiri dari 54 siswa kelas IV SDN Srengat 1 yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran
AFEKSIAFEKSI Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,030, yang berada di bawah ambang batas 0,05, menandakan adanya perbedaan yang substansial antaraHasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,030, yang berada di bawah ambang batas 0,05, menandakan adanya perbedaan yang substansial antara
AFEKSIAFEKSI Studi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain eksperimen semu tipe Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dariStudi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain eksperimen semu tipe Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari
AFEKSIAFEKSI Tes pilihan ganda yang telah dievaluasi validitas, reliabilitas, tingkat kesulitan, dan daya pembedanya digunakan sebagai alat pengumpul data. Data dianalisisTes pilihan ganda yang telah dievaluasi validitas, reliabilitas, tingkat kesulitan, dan daya pembedanya digunakan sebagai alat pengumpul data. Data dianalisis
ALFARABIALFARABI This study was limited to one school with a relatively small sample size and focused on only one science learning topic. The results of the study fromThis study was limited to one school with a relatively small sample size and focused on only one science learning topic. The results of the study from
AFEKSIAFEKSI Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh minimnya variasi dalam media pembelajaran, di mana guru cenderung mengandalkan buku paket sebagai sumberRendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh minimnya variasi dalam media pembelajaran, di mana guru cenderung mengandalkan buku paket sebagai sumber
AFEKSIAFEKSI Penerapan tahapan Problem Solving yang sistematis dimulai dari perumusan masalah hingga presentasi solusi mampu meningkatkan partisipasi aktif, kolaborasi,Penerapan tahapan Problem Solving yang sistematis dimulai dari perumusan masalah hingga presentasi solusi mampu meningkatkan partisipasi aktif, kolaborasi,
Useful /
UMSJUMSJ Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan prima PDAM berada pada kategori cukup efektif, namun masih terdapat keluhan dari pelanggan terkait kualitasHasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan prima PDAM berada pada kategori cukup efektif, namun masih terdapat keluhan dari pelanggan terkait kualitas
EDUPARTNEREDUPARTNER Penelitian ini berhasil mengidentifikasi bahwa fleksibilitas menjadi faktor kunci dalam meningkatkan adopsi Digipay pada satuan kerja mitra KPPN Metro,Penelitian ini berhasil mengidentifikasi bahwa fleksibilitas menjadi faktor kunci dalam meningkatkan adopsi Digipay pada satuan kerja mitra KPPN Metro,
UNESAUNESA Parameter hematologis dan VO2Max diukur sebelum dan setelah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa VO2Max meningkat secara signifikan sebesar 21,46% (p <Parameter hematologis dan VO2Max diukur sebelum dan setelah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa VO2Max meningkat secara signifikan sebesar 21,46% (p <
UNESAUNESA 3 pmol/l, while at high intensities (80% VO2max), levels increased significantly to about 16. 1 pmol/l. In addition, a comparison between HIIT (High-Intensity3 pmol/l, while at high intensities (80% VO2max), levels increased significantly to about 16. 1 pmol/l. In addition, a comparison between HIIT (High-Intensity