UNESAUNESA
Journal of Exercise Physiology and Health SciencesJournal of Exercise Physiology and Health SciencesA person who is obese may be at risk for a number of health problems due to the abnormal or excessive buildup of fat in their body. Physical exercise is one of the risk factors that can result in obesity. Obesity risk can arise from physical inactivity. It is advised that kids and teens (ages 5 to 12) engage in moderately intense physical activity for at least 60 minutes each day. The purpose of this study is to ascertain how physical activity and the prevalence of obesity in elementary schools serving grades 4-6 are related. This study, which is a case-control observational analytical investigation, involved up to 158 participants, of whom 79 were obese and 79 were normal weight. With an odds ratio of 0.318 and p value of 0.001, the statistical test findings demonstrated a significant correlation between physical activity and the occurrence of obesity among Elementary School students. The studys findings led to the conclusion that physical activity and the prevalence of obesity were significantly correlated.
This study concluded that the prevalence of obesity among elementary school students is significantly correlated with physical activity.The findings suggest that children who engage in little to no physical exercise are more likely to become obese than those who engage in moderate physical activity.In this regard, schools are a crucial setting for implementing programs that can promote physical activity and thus help prevent the onset of obesity.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor spesifik yang memengaruhi hubungan antara aktivitas fisik dan obesitas pada anak-anak sekolah dasar, seperti jenis aktivitas fisik yang paling efektif, durasi yang optimal, dan pengaruh lingkungan sosial dan budaya. Selain itu, studi intervensi yang dirancang secara khusus untuk meningkatkan aktivitas fisik di sekolah dan di rumah perlu diuji coba untuk melihat efektivitasnya dalam mencegah obesitas pada anak-anak. Terakhir, penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara dengan anak-anak, orang tua, dan guru dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang persepsi, motivasi, dan hambatan terkait aktivitas fisik, sehingga dapat membantu dalam merancang program yang lebih sesuai dan berkelanjutan untuk mempromosikan gaya hidup sehat pada anak-anak.
| File size | 926.62 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Pengolahan data memakai uji t sampel berpasangan untuk melihat perubahan pertumbuhan fisik sebelum dan sesudah ikut MBG serta uji chi-square untuk mengertiPengolahan data memakai uji t sampel berpasangan untuk melihat perubahan pertumbuhan fisik sebelum dan sesudah ikut MBG serta uji chi-square untuk mengerti
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Faktor psikososial dan lingkungan lain yang tidak diuji dalam studi ini kemungkinan lebih memengaruhi kualitas hidup remaja, sehingga perlu kajian lebihFaktor psikososial dan lingkungan lain yang tidak diuji dalam studi ini kemungkinan lebih memengaruhi kualitas hidup remaja, sehingga perlu kajian lebih
UnmulUnmul Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi longitudinal untuk memperkuat hubungan sebab-akibat antara aktivitas fisik, pola makan, dan kadar gula darah.Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi longitudinal untuk memperkuat hubungan sebab-akibat antara aktivitas fisik, pola makan, dan kadar gula darah.
UnmulUnmul Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. DenganPenelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Dengan
UnmulUnmul Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan signifikan tekanan darah sebelum dan sesudah senam aerobik. SenamUji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan signifikan tekanan darah sebelum dan sesudah senam aerobik. Senam
YBLIYBLI Meskipun partisipasi langsung masih terbatas, keterlibatan satu individu secara sukarela menunjukkan indikasi awal efektivitas pendekatan ini. StrategiMeskipun partisipasi langsung masih terbatas, keterlibatan satu individu secara sukarela menunjukkan indikasi awal efektivitas pendekatan ini. Strategi
UNRIUNRI Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh peserta Prolanis yang terdiagnosisPenelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh peserta Prolanis yang terdiagnosis
POLTEKKES KEMENKES BENGKULUPOLTEKKES KEMENKES BENGKULU Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan lansia yang berpengetahuan baik sebanyak 52,2% dan sikap positif sebanyak 64,4%.Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan lansia yang berpengetahuan baik sebanyak 52,2% dan sikap positif sebanyak 64,4%.
Useful /
UNESAUNESA Thirty students, split into two groups, made up the sample. Fifteen students in the first group had a normal body mass index, while fifteen students inThirty students, split into two groups, made up the sample. Fifteen students in the first group had a normal body mass index, while fifteen students in
UNESAUNESA Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana berbagai faktor mempengaruhi tingkat beta-endorphin dalam tubuh. Peningkatan tingkatPenelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana berbagai faktor mempengaruhi tingkat beta-endorphin dalam tubuh. Peningkatan tingkat
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Metode kuantitatif dengan analisis deskriptif digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman konsep statistik. Sampel berupa seluruh populasi mahasiswa programMetode kuantitatif dengan analisis deskriptif digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman konsep statistik. Sampel berupa seluruh populasi mahasiswa program
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Berpikir kritis adalah kemampuan untuk menganalisis dan mengevaluasi situasi atau masalah yang kompleks, mengidentifikasi pola dan hubungan, serta mengambilBerpikir kritis adalah kemampuan untuk menganalisis dan mengevaluasi situasi atau masalah yang kompleks, mengidentifikasi pola dan hubungan, serta mengambil