UnmulUnmul

Jurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanJurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan

Nyeri punggung salah satu ketidaknyamanan yang sering dialami ibu hamil trimester III. Hal ini akibat perubahan anatomi dan fisiologi selama kehamilan, seperti pertambahan BB, pergeseran pusat gravitasi, serta kelemahan otot perut dan punggung. Penanganan nyeri secara non‑farmakologis, pemberian kompres hangat, menjadi alternatif yang aman, efektif, dan mudah diterapkan untuk mengurangi intensitas nyeri tanpa menimbulkan efek samping yang berarti. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Dengan metode one group pre‑test dan post‑test, sampel 39 orang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung melalui teknik purposive sampling. Tingkat nyeri menggunakan alat ukur Numeric Rating Scale (NRS). Analisis uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian terdapat penurunan skor nyeri dari sebelum diberikan kompres hangat yaitu 5 (nyeri sedang), setelah intervensi menjadi 2 (nyeri ringan). Hasil uji statistik Wilcoxon nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi kompres hangat. Kompres hangat terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Kompres hangat dapat dijadikan sebagai salah satu upaya penanganan nyeri yang aman, murah, dan mudah dilakukan baik di fasilitas pelayanan kesehatan maupun secara mandiri di rumah.

Pemberian kompres hangat efektif digunakan sebagai salah satu metode non‑farmakologis untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil III, karena aman, mudah dilakukan, dan tidak menimbulkan efek samping bagi ibu maupun janin.Metode ini terbukti mengurangi intensitas nyeri secara signifikan, sebagaimana didukung oleh nilai p <0,05.Hasil intervensi menunjukkan penurunan nyeri rata‑rata sebanyak 1,34 poin pada skala NRS.Kompres hangat dapat diimplementasikan baik di fasilitas kesehatan maupun di rumah.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang kompres hangat terhadap kualitas hidup dan kebutuhan perawatan postnatal pada ibu hamil trimester III, serta membandingkan efektivitasnya dengan intervensi lain seperti senam hamil atau batu air panas. Selain itu, studi yang mengontrol variabel aktivitas fisik, postur tubuh, dan faktor psikologis dapat memberikan gambaran lebih akurat mengenai mekanisme penurunan nyeri yang disebabkan oleh kompres hangat. Terakhir, pendekatan multikultur yang melibatkan pemilihan bahan kompres lokal dan preferensi ibu hamil dapat mengadaptasi strategi ini agar lebih relevan di berbagai wilayah.

Read online
File size429.81 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test