UnmulUnmul

Jurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanJurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan dan menjadi tantangan utama dalam sistem pelayanan kesehatan modern. Kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi berperan penting dalam menjaga stabilitas tekanan darah sekaligus mempertahankan kondisi fisik dan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan antara tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi dengan kualitas hidup pasien hipertensi di RSUD Jailolo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien hipertensi yang menjalani pengobatan di RSUD Jailolo, Maluku Utara pada tahun 2024. Data dikumpulkan menggunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) dan WHOQOL-BREF. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat antihipertensi dengan kualitas hidup pasien pada domain psikologis dan lingkungan, tetapi tidak pada domain fisik dan hubungan sosial.

Penelitian ini menganalisis hubungan antara tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi dengan kualitas hidup pasien hipertensi di RSUD Jailolo.Hasil menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan minum obat memiliki hubungan dengan kualitas hidup pada domain psikologis dan lingkungan, sedangkan pada domain fisik dan hubungan sosial tidak ditemukan hubungan yang bermakna.Temuan ini menunjukkan bahwa kepatuhan terapi antihipertensi tidak berdampak secara merata pada seluruh aspek kualitas hidup, melainkan lebih berpengaruh pada dimensi tertentu yang berkaitan dengan kondisi mental serta persepsi terhadap lingkungan dan layanan kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan desain longitudinal atau mixed-method untuk mengidentifikasi mekanisme hubungan tidak langsung antara kepatuhan pengobatan dan kualitas hidup pasien hipertensi. Selain itu, perlu dipertimbangkan faktor-faktor lain yang memengaruhi kualitas hidup, seperti dukungan sosial, lama menderita hipertensi, dan jumlah komorbiditas. Penelitian selanjutnya juga dapat memperluas populasi ke berbagai tingkat pengetahuan, motivasi, dan fasilitas kesehatan, serta menambahkan variabel psikososial seperti dukungan keluarga. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika kepatuhan minum obat dan kualitas hidup pada pasien hipertensi.

Read online
File size367.7 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test