UNIMMANUNIMMAN

Jurnal Kesehatan AmanahJurnal Kesehatan Amanah

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian di berbagai negara. Salah satu metode sederhana yang dapat membantu menurunkan tekanan darah adalah hidroterapi melalui rendam kaki menggunakan air hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi tersebut terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Bahu. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pre-post test dan melibatkan 15 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji McNemar dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang signifikan setelah intervensi diberikan, dengan nilai p untuk tekanan sistolik sebesar 0,02 dan untuk diastolik sebesar 0,04. Temuan ini membuktikan bahwa rendam kaki air hangat efektif membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Dengan demikian, terapi sederhana dan mudah diterapkan ini berpotensi menjadi metode pendukung dalam pengelolaan hipertensi di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Diharapkan masyarakat dan tenaga kesehatan dapat mempertimbangkan penggunaan terapi nonfarmakologis ini sebagai alternatif untuk membantu mengontrol tekanan darah.

Penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh partisipan memiliki tekanan darah yang melebihi rentang normal.Setelah intervensi rendam kaki air hangat diterapkan, terjadi perubahan bermakna pada kategori tekanan darah responden, dengan sebagian mengalami penurunan tekanan darah.Secara umum, pemberian hidroterapi melalui rendam kaki air hangat berperan nyata dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Bahu, Kota Manado, dan dapat dijadikan pilihan terapi nonfarmakologis yang praktis dan potensial.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengkaji efektivitas rendam kaki air hangat pada kelompok usia yang berbeda, mengingat elastisitas pembuluh darah dan fungsi jantung dapat bervariasi seiring bertambahnya usia. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan rendam kaki air hangat dengan terapi nonfarmakologis lain, seperti relaksasi atau yoga, untuk menentukan pendekatan mana yang paling efektif dalam menurunkan tekanan darah. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi pasien hipertensi terhadap rendam kaki air hangat, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan dan keberhasilan terapi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai manfaat rendam kaki air hangat dalam pengelolaan hipertensi dan membantu mengembangkan intervensi yang lebih personal dan efektif bagi pasien.

Read online
File size529.43 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test