UNIMMANUNIMMAN

Jurnal Kesehatan AmanahJurnal Kesehatan Amanah

Hemoglobin berperan penting dalam transportasi oksigen ke seluruh tubuh. Penurunan kadar hemoglobin dapat mengakibatkan defisiensi oksigen pada jaringan tubuh, yang berpotensi menyebabkan anemia. Anemia ditandai dengan gejala seperti kelelahan, pusing, dan penurunan konsentrasi, dan merupakan masalah kesehatan yang harus diselesaikan, terutama di kalangan remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi yang diteliti terdiri dari 516 siswi berusia 15–18 tahun di SMAN 3 Cikarang Utara, dengan 92 siswi terpilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2025. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 33 siswi (35,9%) memiliki kadar hemoglobin rendah dari total 92 siswi yang menjadi sampel penelitian. Selain itu, ditemukan 45 siswi (48,9%) memiliki asupan protein yang kurang. Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi protein (p = 0,000) dengan kadar hemoglobin pada remaja putri.

Anemia masih menjadi masalah kesehatan global, terutama pada remaja putri yang rentan mengalami defisiensi zat gizi penting, termasuk protein.Data Riskesdas menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia cukup tinggi dan berkaitan erat dengan pola konsumsi makanan sehari-hari.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi protein dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di Kabupaten Bekasi.Remaja putri dengan asupan protein baik cenderung memiliki kadar hemoglobin tinggi, sedangkan remaja putri dengan konsumsi protein rendah lebih berisiko mengalami kadar hemoglobin rendah.Dengan demikian, kecukupan konsumsi protein berperan penting dalam menjaga kadar hemoglobin dan mencegah anemia pada remaja putri.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak konsumsi protein spesifik seperti protein hewani versus nabati terhadap kadar hemoglobin secara longitudinal. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi nutrisi berbasis komunitas untuk meningkatkan asupan protein pada remaja putri. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran faktor sosial ekonomi dalam keterjangkauan akses protein dan implikasinya terhadap status anemia di wilayah perkotaan.

  1. gema kesehatan. asupan protein berhubungan anemia siswi sman medan gema kesehatan intake related incident... gk.jurnalpoltekkesjayapura.com/gk/article/view/444gema kesehatan asupan protein berhubungan anemia siswi sman medan gema kesehatan intake related incident gk jurnalpoltekkesjayapura gk article view 444
  2. One moment, please.... one moment please wait request verified ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/3175One moment please one moment please wait request verified ejournal sisfokomtek index php jpkm article view 3175
  3. Macronutrient, nutritional status, and anemia incidence in adolescents at Islamic boarding school | Pibriyanti... journal.ugm.ac.id/jgki/article/view/63122Macronutrient nutritional status and anemia incidence in adolescents at Islamic boarding school Pibriyanti journal ugm ac jgki article view 63122
Read online
File size484.15 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test