JMHSAJMHSA

Journal of Midwifery and Health Science of Sultan AgungJournal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung

ASI Eksklusif adalah pemberian Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir hingga usia 6 bulan tanpa tambahan makanan dan minuman apapun sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 15 tahun 2014. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab keberhasilan pemberian ASI Eksklusif pada ibu yang memiliki bayi berusia 6-11 bulan di Puskesmas Kelurahan Sukapura. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, menggunakan wawancara mendalam (indepth interview) dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman memberikan ASI sebelumnya, informasi yang diperoleh dari tenaga kesehatan, keluarga, dan media membantu ibu mengatasi hambatan. Keyakinan ibu dalam memberikan ASI Eksklusif mampu membentuk perilaku positif dalam menyaring mitos dan budaya yang tidak mendukung, serta manajemen waktu yang baik dengan dukungan keluarga dan tenaga kesehatan turut berkontribusi terhadap keberhasilan pemberian ASI Eksklusif.

Keberhasilan pemberian ASI Eksklusif dipengaruhi oleh pengalaman ibu dalam menyusui sebelumnya, adanya keterikatan batin antara ibu dan anak sejak lahir, serta dukungan lingkungan yang positif.Meskipun terdapat mitos dan budaya yang menghambat, keyakinan diri ibu mampu membentuk perilaku yang mendukung pemberian ASI secara eksklusif.Manajemen waktu yang baik, didukung oleh keluarga dan tenaga kesehatan, sangat penting dalam mempertahankan praktik ASI Eksklusif secara konsisten.

Pertama, perlu diteliti bagaimana peran suami secara lebih mendalam dalam mendukung manajemen waktu ibu menyusui, terutama dalam konteks ibu rumah tangga yang memiliki tugas ganda mengurus rumah dan bayi, untuk melihat model dukungan rumah tangga yang paling efektif. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas program edukasi ASI di posyandu dan Puskesmas dalam mengubah persepsi masyarakat terhadap mitos seputar menyusui, dengan fokus pada metode penyampaian informasi yang paling mudah dipahami oleh ibu dari berbagai latar belakang pendidikan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi pendekatan psikologis, seperti penguatan self-efficacy, dalam program pendampingan ibu menyusui sejak masa kehamilan, untuk melihat apakah intervensi tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi dampak negatif dari tekanan sosial atau budaya terhadap keberlangsungan pemberian ASI Eksklusif.

  1. #asi eksklusif mp#asi eksklusif mp
  2. #asi eksklusif#asi eksklusif
Read online
File size542.91 KB
Pages22
Short Linkhttps://juris.id/p-24x
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test