UnmulUnmul
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanJurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanRemaja menjadi populasi yang berisiko melakukan perilaku melukai diri atau non-suicidal self injury (NSSI). Bentuk koping maladaptif ini terjadi karena remaja rentan mengadapi masalah emosional dalam kehidupannya. Tujuan: Mengetahui gambaran perilaku NSSI pada remaja di salah satu sekolah menengah atas (SMA) kota Pontianak. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif, sampel pada penelitian ini berjumlah 272 orang dari kelas X dan XI. Instrumen yang digunakan ialah Inventory of Statement about NSSI (ISAS). Hasil: Sebanyak 197 orang (72,4%), responden yang mengalami perilaku NSSI sedang sebanyak 24 orang (8,8%) dan responden yang mengalami perilaku NSSI berat sebanyak 51 orang (18,8%). Rata-rata perilaku NSSI yang dialami oleh responden sebagian besar adalah melakukan perilaku menarik rambut dengan (M,SD) (3,96, 9,931) serta jumlah minimum sebanyak 0 kali dan jumlah maksimum sebanyak 100 kali. Sedangkan jumlah rata-rata yang paling kecil adalah responden melakukan perilaku menelan zat berbahaya dengan (M,SD) (0,18,1,581) serta jumlah minimum sebanyak 0 kali dan jumlah maksimum sebanyak 24 kali. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar remaja di Kota Pontianak menunjukkan perilaku NSSI, dengan bentuk yang paling umum adalah menarik rambut dan menelan zat berbahaya. Tingkat perilaku NSSI remaja berada dalam level ringan, yang pada umumnya perilaku ini dilakukan dalam jumlah yang bervariasi, dengan sebagian besar responden melakukan perilaku menarik rambut secara berulang. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi dini dan pendekatan preventif untuk mengurangi risiko perilaku NSSI di kalangan remaja, serta program edukasi yang menargetkan remaja dan orang tua mengenai bahaya perilaku NSSI dan cara mengatasi masalah emosional secara sehat.
Tingkat perilaku NSSI remaja berada dalam level ringan, yang pada umumnya perilaku ini dilakukan dalam jumlah yang bervariasi, dengan sebagian besar responden melakukan perilaku menarik rambut secara berulang.Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi dini dan pendekatan preventif untuk mengurangi risiko perilaku NSSI di kalangan remaja, serta program edukasi yang menargetkan remaja dan orang tua mengenai bahaya perilaku NSSI dan cara mengatasi masalah emosional secara sehat.
Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan untuk melakukan intervensi dini dan pendekatan preventif dalam mengurangi risiko perilaku NSSI di kalangan remaja. Selain itu, perlu dikembangkan program edukasi yang menargetkan remaja dan orang tua mengenai bahaya perilaku NSSI dan strategi mengatasi masalah emosional secara sehat. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan intervensi yang efektif untuk mengurangi perilaku NSSI, serta mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi perilaku ini, seperti dukungan sosial dan lingkungan keluarga. Dengan demikian, upaya pencegahan dan intervensi dapat lebih terarah dan efektif dalam mengurangi risiko perilaku NSSI di kalangan remaja.
| File size | 278.42 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Guru memegang peran kunci dalam menerjemahkan nilai abadi Quran ke dalam pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Keterbatasan utama meliputi kurangnyaGuru memegang peran kunci dalam menerjemahkan nilai abadi Quran ke dalam pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Keterbatasan utama meliputi kurangnya
UnmulUnmul Data dikumpulkan menggunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) dan WHOQOL-BREF. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis. HasilData dikumpulkan menggunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) dan WHOQOL-BREF. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil
UnmulUnmul Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persebaran kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Temindung Kota Samarinda. Metode penelitian ini menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis persebaran kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Temindung Kota Samarinda. Metode penelitian ini menggunakan
UnmulUnmul 5 dan retinopati diabetik (DR) dengan konsumsi alkohol sebesar 1,29 (1,01–1,66). Kejadian DR untuk setiap peningkatan 10-μg/m³ pada partikulat dengan5 dan retinopati diabetik (DR) dengan konsumsi alkohol sebesar 1,29 (1,01–1,66). Kejadian DR untuk setiap peningkatan 10-μg/m³ pada partikulat dengan
UNTARUNTAR Selain itu, mediasi meminimalkan dampak negatif terhadap pasar dan konsumen, memastikan bahwa hasilnya tidak hanya menguntungkan pihak yang terlibat tetapiSelain itu, mediasi meminimalkan dampak negatif terhadap pasar dan konsumen, memastikan bahwa hasilnya tidak hanya menguntungkan pihak yang terlibat tetapi
UNTARUNTAR Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 5 guru di SMP X. Analisis data dilakukan dengan teknik tematik untuk mengidentifikasi pola ketahanan yang muncul.Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 5 guru di SMP X. Analisis data dilakukan dengan teknik tematik untuk mengidentifikasi pola ketahanan yang muncul.
UNTARUNTAR Remaja merupakan periode transisi dari masa anak-anak ke dewasa yang ditandai oleh berbagai perubahan biologis, kognitif, dan sosioemosional. PrevalensiRemaja merupakan periode transisi dari masa anak-anak ke dewasa yang ditandai oleh berbagai perubahan biologis, kognitif, dan sosioemosional. Prevalensi
UMAUMA Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa individu dapat memperlemah efek dari infleksibilitas psikologis dengan meningkatkan kepuasan hidupnya. Hasil penelitianOleh karena itu dapat disimpulkan bahwa individu dapat memperlemah efek dari infleksibilitas psikologis dengan meningkatkan kepuasan hidupnya. Hasil penelitian
Useful /
UnmulUnmul Pemanfaatan layanan kesehatan yang optimal merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan komplikasi penyakit infeksi, di mana perawat memiliki peranPemanfaatan layanan kesehatan yang optimal merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan komplikasi penyakit infeksi, di mana perawat memiliki peran
UNIPASUNIPAS Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kemampuan peserta, khususnya pada aspek pembibitan dan budidaya kopi berkelanjutan.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kemampuan peserta, khususnya pada aspek pembibitan dan budidaya kopi berkelanjutan.
PDGIPDGI Penemuan gigi supernumerari seringkali bersifat insidental dan dapat teridentifikasi pada radiografi panoramik. Posisi gigi supernumerari bervariasi diPenemuan gigi supernumerari seringkali bersifat insidental dan dapat teridentifikasi pada radiografi panoramik. Posisi gigi supernumerari bervariasi di
PDGIPDGI Pasien menjalani eksisi lesi sebagai pengobatan. CBCT dapat digunakan sebagai pemeriksaan pendukung yang dapat diandalkan dalam mendiagnosis kasus neoplasmaPasien menjalani eksisi lesi sebagai pengobatan. CBCT dapat digunakan sebagai pemeriksaan pendukung yang dapat diandalkan dalam mendiagnosis kasus neoplasma