UNIPASUNIPAS
Jnana KaryaJnana KaryaProgram Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Teknik Universitas Panji Sakti dilaksanakan di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, yang dikenal sebagai sentra kopi Arabika unggulan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam penerapan Good Agricultural Practices (GAP) serta penguatan agribisnis kopi berbasis agrowisata. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning System (PALS) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembibitan, budidaya kopi berbasis GAP, serta pencatatan keuangan kelompok. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, tingkat pemahaman peserta meningkat dari 38,33% menjadi 66,67% dengan kategori baik. Penerapan alat ukur pH tanah portabel dan penggunaan media pembibitan berbasis biochar terbukti meningkatkan kualitas bibit kopi. Selain itu, kegiatan ini telah dipublikasikan melalui media daring untuk memperluas dampak diseminasi. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas, kemandirian kelompok tani, dan penguatan ekosistem agribisnis kopi berkelanjutan di Desa Wanagiri.
Program Pengabdian kepada Masyarakat ini berhasil meningkatkan kapasitas dan kompetensi petani dalam penerapan teknologi budidaya kopi berbasis Good Agricultural Practices (GAP).Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kemampuan peserta, khususnya pada aspek pembibitan dan budidaya kopi berkelanjutan.Selain itu, peningkatan pemahaman terhadap pencatatan keuangan kelompok turut memperkuat manajemen agribisnis kopi di tingkat petani.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak ekonomi dari penerapan agrowisata kopi terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani di Desa Wanagiri. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis agribisnis kopi yang terintegrasi, mulai dari hulu hingga hilir, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas berbagai jenis media pembibitan kopi, termasuk biochar, terhadap pertumbuhan dan kualitas bibit kopi, serta adaptasinya terhadap perubahan iklim. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan agribisnis kopi berkelanjutan di Desa Wanagiri dan wilayah sekitarnya, serta meningkatkan daya saing produk kopi Bali di pasar global. Dengan demikian, desa Wanagiri dapat menjadi contoh sukses dalam pengembangan agrowisata kopi yang memberdayakan masyarakat lokal dan melestarikan lingkungan.
| File size | 1013.58 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASUNIPAS Komposisi optimal terdiri dari 3 g tandan kosong kelapa sawit (A1), 16 g cangkang kernel kelapa sawit (B2), 40% getah pinus (C3), dan 20% sulfur (D3),Komposisi optimal terdiri dari 3 g tandan kosong kelapa sawit (A1), 16 g cangkang kernel kelapa sawit (B2), 40% getah pinus (C3), dan 20% sulfur (D3),
POLIWANGIPOLIWANGI Penelitian ini dilakukan pada bulan maret hingga juni 2023 di Laboratorium Lapang Politeknik Negeri Jember. Penelitian dilakukan menggunakan RAK faktorialPenelitian ini dilakukan pada bulan maret hingga juni 2023 di Laboratorium Lapang Politeknik Negeri Jember. Penelitian dilakukan menggunakan RAK faktorial
UMBJMUMBJM Evaluasi dilakukan menggunakan metode Cost Effectiveness Analysis (CEA) melalui perhitungan Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental CostEvaluasi dilakukan menggunakan metode Cost Effectiveness Analysis (CEA) melalui perhitungan Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost
ARSILMEDIAARSILMEDIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pariwisata, harga kopi internasional, total produksi kopi, luas lahan perkebunan rakyat penghasil,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pariwisata, harga kopi internasional, total produksi kopi, luas lahan perkebunan rakyat penghasil,
UNIMALUNIMAL Limbah agro-kopi seperti ampas kopi mengandung glukosa, bahan organik, protein, nitrogen, dan mineral tinggi. Oleh karena itu, ampas kopi dapat menjadiLimbah agro-kopi seperti ampas kopi mengandung glukosa, bahan organik, protein, nitrogen, dan mineral tinggi. Oleh karena itu, ampas kopi dapat menjadi
INSCHOOLINSCHOOL Oleh karena itu, kerja sama yang sinergis antara pemerintah, pemilik bisnis, petani kopi, investor, dan sektor terkait sangat dibutuhkan. Kopi gambut yangOleh karena itu, kerja sama yang sinergis antara pemerintah, pemilik bisnis, petani kopi, investor, dan sektor terkait sangat dibutuhkan. Kopi gambut yang
UNIPASUNIPAS Optimization of saccharification parameters, specifically 20 hours of incubation, 15 g solid loading, and 0. 55% enzyme concentration, significantly improvedOptimization of saccharification parameters, specifically 20 hours of incubation, 15 g solid loading, and 0. 55% enzyme concentration, significantly improved
UNIPASUNIPAS Laju penurunan pH dan kadar gula brix untuk sistem pengumpulan yang dirancang lebih lambat daripada sistem pengumpulan tradisional karena desainnya sebagaiLaju penurunan pH dan kadar gula brix untuk sistem pengumpulan yang dirancang lebih lambat daripada sistem pengumpulan tradisional karena desainnya sebagai
Useful /
ALJAMIAHALJAMIAH Amanat lengkap beliau kami muat sepenuhnya didalam majalah ini. Perguruan tinggi berperan penting dalam membangun kesatuan bangsa melalui pendidikan danAmanat lengkap beliau kami muat sepenuhnya didalam majalah ini. Perguruan tinggi berperan penting dalam membangun kesatuan bangsa melalui pendidikan dan
ALJAMIAHALJAMIAH G. W. J. Drewes mengenai Snouck Hurgronje, kontribusinya dalam penelitian Islam, pemanfaatan hasil penelitiannya oleh pemerintah Belanda untuk tujuan kolonial,G. W. J. Drewes mengenai Snouck Hurgronje, kontribusinya dalam penelitian Islam, pemanfaatan hasil penelitiannya oleh pemerintah Belanda untuk tujuan kolonial,
UMAUMA Metodologi yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Analisis data menggunakan SPSS 24. Korban kekerasan seksual didominasi oleh perempuan,Metodologi yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Analisis data menggunakan SPSS 24. Korban kekerasan seksual didominasi oleh perempuan,
PDGIPDGI Seorang pria berusia 51 tahun datang ke RSGM Saraswati dengan keluhan gusi bawah kiri sering bengkak, nyeri, dan mobilitas. Pemeriksaan klinis menunjukkanSeorang pria berusia 51 tahun datang ke RSGM Saraswati dengan keluhan gusi bawah kiri sering bengkak, nyeri, dan mobilitas. Pemeriksaan klinis menunjukkan