PDGIPDGI

Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI)Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI)

Cone-beam computed tomography (CBCT) is increasingly used in dentistry for diagnostic purposes. This study aims to evaluate the value of cone-beam CT (CBCT) in the diagnosis and orientation of impacted supernumerary teeth in the dental arches. Examination of the images from the CBCT shows an impacted supernumerary teeth in the area of teeth 44 and 46. A 50-year-old man came to the Udayana University Hospital with the chief complaint of missing bilateral posterior teeth of the mandible and wanted to make denture. Before the treatment begin, a panoramic radiographic examination was performed. The panoramic image shows an impacted supernumerary teeth on the inferior from lower right premolar. Due to the inability to determine the precise position of those teeth within the mandible and the possible vital structures surrounding, a CBCT imaging was taken. CBCT imaging two supernumerary teeth were found in the tooth area 44-45 and 45-46. apical of the two formed germ supernumerary crowns between teeth 44-45 inclined buccally & between teeth 45-46 lingually. CBCT is crucial for exact localization, for treatment planning, and for the surgical approach in cases of multiple supernumerary teeth.

Penemuan gigi supernumerari seringkali bersifat insidental dan dapat teridentifikasi pada radiografi panoramik.Posisi gigi supernumerari bervariasi di mandibel dan seringkali menyebabkan komplikasi pada dentisi permanen.Pencitraan CBCT menghasilkan gambaran tiga dimensi yang akurat dari gigi supernumerari, struktur dental dan tulang lokal, yang bermanfaat untuk diagnosis dan orientasi gigi supernumerari.CBCT sangat penting untuk lokalisasi yang tepat, perencanaan perawatan, dan pendekatan bedah pada kasus gigi supernumerari ganda.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor genetik dan lingkungan yang berkontribusi terhadap perkembangan gigi supernumerari, dengan fokus pada analisis pola ekspresi gen dan interaksi lingkungan yang memengaruhi diferensiasi sel dental. Kedua, penelitian prospektif dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai teknik bedah untuk mengangkat gigi supernumerari, dengan membandingkan hasil jangka panjang dalam hal stabilitas gigi, penyembuhan jaringan, dan kepuasan pasien. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak gigi supernumerari terhadap perkembangan dan erupsi gigi permanen, dengan menggunakan CBCT untuk memantau perubahan posisi dan orientasi gigi dari waktu ke waktu, sehingga dapat memberikan informasi yang lebih baik untuk perencanaan perawatan ortodonti.

  1. Incidental finding of impacted supernumerary teeth in cone-beam computed tomography 3D | Jurnal Radiologi... jurnal.pdgi.or.id/index.php/jrdi/article/view/1059Incidental finding of impacted supernumerary teeth in cone beam computed tomography 3D Jurnal Radiologi jurnal pdgi index php jrdi article view 1059
  2. DOI Name 10.32793 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 43z crossref email support... doi.org/10.32793DOI Name 10 32793 Values doi name values index type timestamp data hs serv 43z crossref email support doi 10 32793
Read online
File size483.58 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test