UnmulUnmul
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanJurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanLatar Belakang: Penyakit infeksi seperti ISPA, diare, pneumonia, dan TB paru masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita di Indonesia dan berkontribusi terhadap meningkatkan morbiditas serta risiko gangguan tumbuh kembang. Pemanfaatan layanan kesehatan yang optimal merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan komplikasi penyakit infeksi, di mana perawat memiliki peran strategis dalam deteksi dini, edukasi keluarga, dan penguatan layanan kesehatan primer. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kejadian penyakit infeksi dan pemanfaatan layanan kesehatan pada balita di Indonesia berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan studi potong lintang (cross-sectional) menggunakan data sekunder SSGI 2024. Unit analisis adalah balita usia 0–59 bulan. Variabel independen adalah kejadian penyakit infeksi (ISPA, diare, pneumonia, TB paru), sedangkan variabel dependen adalah pemanfaatan layanan kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang mengalami penyakit infeksi memiliki kecenderungan lebih tinggi dalam memanfaatkan layanan kesehatan dibandingkan balita yang tidak mengalami penyakit infeksi. Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kejadian penyakit infeksi dan pemanfaatan layanan kesehatan pada balita (p < 0,05). Balita dengan ISPA dan diare lebih banyak memanfaatkan fasilitas kesehatan primer, sedangkan pneumonia dan TB paru lebih sering ditangani di fasilitas rujukan. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara penyakit infeksi dan pemanfaatan layanan kesehatan pada balita di Indonesia. Temuan ini menegaskan pentingnya peran perawat, khususnya di layanan kesehatan primer dan komunitas, dalam melakukan deteksi dini penyakit infeksi, memberikan edukasi kepada keluarga, serta mendorong pemanfaatan layanan kesehatan yang tepat guna mendukung peningkatan derajat kesehatan balita.
Penelitian menunjukkan bahwa penyakit infeksi masih menjadi masalah kesehatan signifikan pada balita di Indonesia, terutama ISPA dan diare.Ada hubungan bermakna antara kejadian penyakit infeksi dan pemanfaatan layanan kesehatan, di mana balita yang terkena infeksi lebih cenderung memanfaatkan layanan kesehatan, terutama di tingkat primer.Pola pemanfaatan fasilitas kesehatan mencerminkan sistem rujukan yang berjalan sesuai tingkat keparahan penyakit.
Penelitian lanjutan dapat meneliti dampak longitudinal intervensi edukasi perawat di posyandu terhadap penurunan prevalensi ISPA dan diare; serta mengevaluasi efektivitas program penguatan konseling gizi di tingkat primer melalui desain cluster randomized controlled trial; dan meneliti penerapan sistem rujukan digital berbasis mobile health untuk meningkatkan waktu respons dan kualitas rujukan balita dengan pneumonia atau TB paru, guna mengoptimalkan penggunaan sumber daya kesehatan di Indonesia.
| File size | 276.77 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UINUIN Temuan menegaskan perlunya program multikomponen di tempat kerja yang mengintegrasikan edukasi gizi, aktivitas fisik terstruktur, pengelolaan berat badan,Temuan menegaskan perlunya program multikomponen di tempat kerja yang mengintegrasikan edukasi gizi, aktivitas fisik terstruktur, pengelolaan berat badan,
UINUIN 8%) rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara tingkat kepatuhan dengan kualitas hidup secara bermakna p value < 0,05 dengan8%) rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara tingkat kepatuhan dengan kualitas hidup secara bermakna p value < 0,05 dengan
UNTADUNTAD The review concludes that unhealthy lifestyle habits are strongly associated with the rising rates of adolescent obesity in Southeast Asia. Key contributingThe review concludes that unhealthy lifestyle habits are strongly associated with the rising rates of adolescent obesity in Southeast Asia. Key contributing
UNTADUNTAD Populasi penelitian adalah seluruh 53 siswa SDN 8 Batu dan seluruh populasi diambil menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan hubunganPopulasi penelitian adalah seluruh 53 siswa SDN 8 Batu dan seluruh populasi diambil menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan hubungan
UNTADUNTAD Disimpulkan bahwa partisipasi ibu dalam pencegahan diare masih belum optimal, sehingga perlu diperkuatnya program kesehatan berbasis masyarakat yang bersifatDisimpulkan bahwa partisipasi ibu dalam pencegahan diare masih belum optimal, sehingga perlu diperkuatnya program kesehatan berbasis masyarakat yang bersifat
UNTADUNTAD Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara beban kerja, siklus shift, intensitas pencahayaan, dan usia dengan stres kerja pada perawat psikiatriPenelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara beban kerja, siklus shift, intensitas pencahayaan, dan usia dengan stres kerja pada perawat psikiatri
UNTADUNTAD Studi ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara anemia pada wanita hamil dan hasil persalinan bayi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Studi ini merupakanStudi ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara anemia pada wanita hamil dan hasil persalinan bayi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Studi ini merupakan
Useful /
UGMUGM Hasil penelitian menegaskan bahwa kebijakan fleksibilitas kerja merupakan faktor penting untuk meningkatkan loyalitas dan kinerja tenaga kesehatan di negaraHasil penelitian menegaskan bahwa kebijakan fleksibilitas kerja merupakan faktor penting untuk meningkatkan loyalitas dan kinerja tenaga kesehatan di negara
UnmulUnmul Temuan ini menunjukkan bahwa kepatuhan terapi antihipertensi tidak berdampak secara merata pada seluruh aspek kualitas hidup, melainkan lebih berpengaruhTemuan ini menunjukkan bahwa kepatuhan terapi antihipertensi tidak berdampak secara merata pada seluruh aspek kualitas hidup, melainkan lebih berpengaruh
UnmulUnmul Rata-rata perilaku NSSI yang dialami oleh responden sebagian besar adalah melakukan perilaku menarik rambut dengan (M,SD) (3,96, 9,931) serta jumlah minimumRata-rata perilaku NSSI yang dialami oleh responden sebagian besar adalah melakukan perilaku menarik rambut dengan (M,SD) (3,96, 9,931) serta jumlah minimum
UKSWUKSW Peserta didik diberikan tontonan berupa media audio-visual Upin dan Ipin mengenai ekosistem yang sesuai dengan mata pembelajaran yang ditempuh. MembandingkanPeserta didik diberikan tontonan berupa media audio-visual Upin dan Ipin mengenai ekosistem yang sesuai dengan mata pembelajaran yang ditempuh. Membandingkan