UNTARUNTAR

International Journal of Application on Social Science and HumanitiesInternational Journal of Application on Social Science and Humanities

Remaja merupakan periode transisi dari masa anak-anak ke dewasa yang ditandai oleh berbagai perubahan biologis, kognitif, dan sosioemosional. Prevalensi gangguan kecemasan pada remaja meningkat secara signifikan, yang dapat menyebabkan munculnya gangguan kesehatan mental lain seperti depresi. Studi terbaru menunjukkan bahwa kesejahteraan spiritual, yang mencakup rasa tujuan, keterhubungan, dan kedamaian dalam diri, berperan sebagai faktor pelindung terhadap gejala kecemasan. Namun, penelitian yang fokus pada populasi remaja masih terbatas. Analisis sistematis enam studi menunjukkan hubungan negatif antara kesejahteraan spiritual dan kecemasan, menunjukkan bahwa kesejahteraan spiritual membantu remaja mengelola kecemasan melalui peningkatan ketahanan, pola pikir yang lebih positif, dan perilaku koping yang efektif. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menjelaskan peran kesejahteraan spiritual dalam konteks perkembangan dan populasi yang beragam.

Kesejahteraan spiritual memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan kecemasan pada remaja, membantu mereka mengelola kecemasan melalui peningkatan ketahanan dan pola pikir positif.Dimensi kesejahteraan spiritual seperti keterhubungan dengan Tuhan dan makna hidup berkontribusi pada kesejahteraan psikologis remaja.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran kesejahteraan spiritual dalam konteks perkembangan berbeda dan populasi yang beragam.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh kesejahteraan spiritual dalam konteks budaya yang berbeda, seperti membandingkan peran agama dan spiritualitas di antara remaja di negara dengan latar belakang religius yang berbeda. Selain itu, penelitian longitudinal yang memantau perubahan kesejahteraan spiritual dan tingkat kecemasan selama masa perkembangan remaja akan memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika hubungan tersebut. Terakhir, integrasi kesejahteraan spiritual ke dalam program pendidikan sekolah atau kebijakan kesehatan mental dapat menjadi arah penelitian untuk mengembangkan strategi intervensi yang efektif dalam mengurangi kecemasan pada remaja.

  1. Spiritual Well-Being: Conceptualization and Measurement - Craig W. Ellison, 1983. spiritual well measurement... journals.sagepub.com/doi/10.1177/009164718301100406Spiritual Well Being Conceptualization and Measurement Craig W Ellison 1983 spiritual well measurement journals sagepub doi 10 1177 009164718301100406
Read online
File size410.24 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test