UnmulUnmul

Jurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanJurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas apabila tidak dikelola dengan baik. Aktivitas fisik, termasuk senam aerobik, diketahui berperan dalam membantu mengontrol tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas senam aerobik terhadap pengendalian tekanan darah pada klien hipertensi di Desa Genteng Kulon, Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Sampel terdiri dari 38 klien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi senam aerobik menggunakan sphygmomanometer dan stetoskop. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden berada pada kategori hipertensi derajat 1 (47,4%) dan derajat 2 (31,6%). Setelah intervensi, terjadi perbaikan kategori tekanan darah, dengan 39,5% responden berada pada hipertensi derajat 1, 36,8% prehipertensi, dan 21,1% kategori normal. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan signifikan tekanan darah sebelum dan sesudah senam aerobik. Senam aerobik terbukti efektif dalam membantu mengontrol tekanan darah pada klien hipertensi dan dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis pendukung dalam pengelolaan hipertensi di masyarakat.

Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah pelaksanaan senam aerobik pada klien hipertensi di Paguyupan Senam Ceria Desa Genteng Kulon, Banyuwangi.Sebelum intervensi, responden sebagian besar berada pada kategori hipertensi derajat 1 dan derajat 2.Setelah dilakukan senam aerobik, terjadi pergeseran kategori tekanan darah ke arah yang lebih baik, ditandai dengan meningkatnya proporsi responden pada kategori prehipertensi dan tekanan darah normal.Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai signifikansi (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan bermakna antara tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi senam aerobik.Temuan ini menunjukkan bahwa senam aerobik dapat berperan sebagai upaya nonfarmakologis pendukung dalam pengendalian tekanan darah pada klien hipertensi.

Penelitian berikutnya dapat meneliti efek jangka panjang senam aerobik dengan durasi dan frekuensi yang lebih tinggi serta mengkaji perubahan gaya hidup lain seperti pola makan dan manajemen stres sebagai faktor pendukung kontrol hipertensi. Penelitian kontrol teracak dengan kelompok kontrol dapat memberi bukti lebih kuat mengenai efektifitas senam aerobik dibandingkan intervensi lain. Selain itu, studi kuantitatif bisa dipadukan dengan pendekatan kualitatif untuk memahami persepsi dan motivasi klien hipertensi dalam melanjutkan program senam aerobik secara mandiri.

Read online
File size266 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test