CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS

JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia UtamaJKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama

Program Pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan sebuah gagasan pemerintah untuk meningkatkan kondisi gizi dan menunjang pertumbuhan jasmani siswa sekolah dasar yang lagi pesat masa tumbuhnya dan butuh asupan nutrisi pas. Perkembangan fisik yang baik, khususnya soal bobot dan tinggi badan, sangat dipengaruhi oleh gizi cukup yang didapat anak secara rutin. Riset ini ingin melihat kaitan antara penerapan program MBG dan perkembangan fisik murid di SD Negeri 08 Cibadak. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan rancangan potong lintang. Sampelnya ada 30 murid yang dipilih sengaja dari peserta tetap program MBG. Data dikumpulkan lewat kuesioner untuk menilai penerapan MBG dan mengukur ukuran tubuh seperti berat badan, tinggi badan, dan Indeks Massa Tubuh. Pengolahan data memakai uji t sampel berpasangan untuk melihat perubahan pertumbuhan fisik sebelum dan sesudah ikut MBG serta uji chi-square untuk mengerti relasi antarunsur. Hasil riset memperlihatkan kenaikan berarti pada berat dan tinggi badan anak setelah ikut MBG dengan nilai p nol koma nol nol nol, namun perubahan pada Indeks Massa Tubuh tidak terlihat beda nyata. Uji chi-square menunjukkan ada kaitan penting antara penyediaan MBG dan pertumbuhan fisik anak dengan nilai p nol koma nol nol satu. Bahasan dan temuannya bilang kalau pemberian makanan bergizi rutin bisa mendukung perkembangan fisik anak secara proporsional tanpa bikin risiko kelebihan nutrisi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan ada hubungan berarti antara program MBG dan pertumbuhan fisik murid di SD Negeri 08 Cibadak dalam lingkungan sekolah yang terus berjalan.

Studi ini menunjukkan bahwa anak sekolah dasar di SD Negeri 08 Cibadak memiliki hubungan yang signifikan dengan pertumbuhan fisik.Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti program Makan Bergizi Gratis mengalami peningkatan berat badan dan tinggi badan yang signifikan secara statistik.Di sisi lain, indeks massa tubuh mereka tetap dalam rentang proporsional.

Penelitian lanjutan dapat menanyakan bagaimana variasi menu dan kualitas gizi di dalam program MBG memengaruhi komposisi tubuh anak, dengan menggunakan desain longitudinal untuk memantau perubahan jangka panjang. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel aktivitas fisik dan pola konsumsi di rumah untuk menilai interaksi antara gizi sekolah dan perilaku hidup sehari-hari dalam mempengaruhi pertumbuhan fisik. Terakhir, studi lebih luas dengan sampel besar di beberapa wilayah dapat dibandingkan efektivitas program MBG di konteks sosial ekonomi yang berbeda, sehingga dapat disusun kebijakan yang lebih adaptif dan benar-benar berkelanjutan.

Read online
File size189.78 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test